
๐ธ๐ธ
KEMBALI pada Ameena dan Alex..
sesampainya di kantor , gadis muda itu melihat jam analog yang ada diponsel sederhana nya , kali ini gadis muda itu berniat pulang lebih cepat ! tapi apalah daya Ameena tak enak hati jika ia akan meminta Izin pulang terlebih dulu karena suatu alasan, sedangkan para senior masih sibuk bekerja.
Tiba tiba suara atasan Ameena terdengar.
" Ameena ! malam ini kamu lembur Yaa!?" Pinta Alex - dan mau tidak mau Ameena pun mengiyakan perintah Alex.
"
Ponsel Alex sedari tadi berdering ! Nampak pria dewasa itu menerima panggilan tersebut - sekitar 15 menit berlalu ! Sambungan telfon pun usai .
Alex sengaja memberi mode getar pada ponsel pintar nya agar tak mengganggu konsentrasi diri nya dan Ameena saat menyelesaikan berkas - berkas yang menumpuk..
Dan benar saja.. Rosa terlihat menelfon pria tampan tersebut , Alex menatap jengah pada layar ponsel milik nya yang bergetar..
KLIK..
" Iya sayanggg..!"Terdengar suara lelah Alex menyapa sang istri
"Sebentar lagi selesai , kamu jangan telfon dulu ya ..?! " jelas sang suami serba salah
"Tinggal beberapa berkas lagi selesai , kasihan sekertaris pilihan mu itu, dia akan pulang larut malam hari ini , kalau aku tak segera menyelesaikan semua kerjaan ku ini !?" Jelas Alex..dengan menatap sekilas kearah Ameena yang terlihat serius didepan komputer.
" Besok lagi kenapa Yankkk... !?" Terdengar suara Rosa .
" Tidak bisa sayanggggg ... besok masih banyak yang dikerja kan , kamu tahu Ameena sekertaris baru itu musti banyak belajar dan bertanya karena kemaren dia kita rekrut secara dadakan !?" Jelas panjang lebar Alex kepada istri tercinta nya ..
*
*
" JADI kamu menyalahkan akรน yankkk... !?" Rajuk Rosa disebrang sana.
Alex mengambil cara aman... MODE TIDAK ADA SIGNAL.๐
" Sayang!! HALO - sayang ...!! tidak kedengaraan sayang... ! Suara nya putus- putus !?" Alasan Alex .. lalu pria berlesung pipi itu mematikan ponsel nya . Klik .. ponsel pun mati ..
__ADS_1
Gadis berjilbab besar seolah tak terganggu akan perbincangan sepasang suami istri itu , Ameena tetap fokus pada pekerjaan nya ..
*
*
Selang jarum jam bergulir..
" Alhamdulillah sudah selesai !? " gumam Ameena dan dapat di dengar oleh Alex , pria dewasa itu tersenyum bangga pada sosok Ameena, Alex melihat betapa gigih nya wanita muda bernama Ameena pada tanggung jawab nya..
Alex kini sedang merapi kan jas yang ia kenakan.. dengan mulai mengarah kearah Ameena .
*
*
" Ameena .... !" Panggil Alex
" Ya pak !?" Jawab Meena dengan berdiri .
"Kita pulang sekarang !" Ucap Alex.
" Biar aku antar kamu pulang ! Ini sudah cukup malam untuk cewek seperti mu !?" Ucap peduli Alex dengan menatap arah jarum jam tangan nya.
" Tapi sebelum nya kita makan dulu .. !? " ajak Alex dengan tulus kepada Meena .
Wanita muda berkrudung besar itu tersenyum seraya menunduk , dengan sesekali menatap ke arah atasan nya .
Lalu semenit berikut nya Ameena mengangkat pandangan nya...
" Terima kasih Pak atas tawaran nya ! Tapi saya pulang sendiri saja ?! " tolak gadis muda itu dengan sopan dan tersenyum indah pada sang atasan.
"Karena saya takut timbul fitnah bila mana saya dan bapak terlihat berdua diluar jam kerja !?" Jelas Ameena kemudian.
Alex tersenyum kecil mendengar penjelasan Ameena , Alex pun teringat akan kekeuh nya filing sang istri pada sosok Ameena sebagai sekertaris baru nya.
" HAAAAHH .. , apa kamu tahu Ameena !? Kenapa saya menolak mu !?" Ucap tanya Alex
Ameena menggeleng..
__ADS_1
" Aku serasa kurang merasa BEBAS jika berhadapan dengan wanita seperti mu ! kamu itu seperti kamera CCTV yang selalu mengawasi diri ku dan menjaga kesetiaan ku pada istri ku , Ibarat kata maju kena mundur kena...!! " jelas Alex dengan tersenyum kikuk.
Ameena pun tersenyum dengan wajah menunduk..
"Pak.... ! " suara Ameena terdengar lembut ditelinga
" MEMANG sesuatu yang BEBAS itu lebih ENAK, akan tetapi keBEBASan yang seperti apa yang bapak maksud ??
BEBAS tak selalu membuat diri ini NYAMAN dan AMAN !?"jawaban Ameena penuh arti.
Alex mengeryitkan kedua alis nya..
" Kata kata mu mengingat kan ku pada seseorang Meena !?" Jelas Alex berikut nya.
**
Setelah obrolan singkat antara atasan dan bawahan itu usai , Ameena pamit dan segera mencari angkutan umum,
Setelah beberapa waktu- Ameena telah sampai didepan gang tempat ia tinggal .
" Ini pak uang nya dan terima kasih ya pak !" Ucap Ameena dengan ramah..
" Sama -sama neng.. !" Jawan si bapak.
Ameena turun disebelah gang , Ameena melihat masih ada beberapa pemuda yang nongkrong duduk di tengah - tengah jalan gang.
Ameena membalikkan tubuh nya menempel pada dinding bangunan ruko , lalu langkah Ameena sedikit bergeser dari gang tersebut , Ameena kini mendudukkan tubuh langsing nya yang lelah setelah bekerja dari pagi hingga malam -di depan sebuah ruko yang telah tutup.
Wanita muda itu memeluk tas milik nya dan menekuk lutut agar sejajar dengan dada Ameena , gadis muda itu pun menundukkan kepalanya bertopang luntut - seraya berdoa.
" Ya Allah saya tak mungkin menerjang pemuda- pemuda berandalan itu lagi , saya tak ingin memancing sesuatu hal yang akan menimbulkan kebatilan pada diri saya ya Allah !?" Batin Ameena berdoa .
" Saya tak mampu harus berpura - pura kuat terus menerus seperti ini .... ya Tuhan ! Saya merindukan nya - saya ingin bertemu dengan nya!! Walau wajah nya tak lagi saya ingat tapi tidak dengah rasa yang ada dalam dada ini Tuhann... !?"
" Ampuni lah rasa ini ya Tuhan .. rasa yang selalu saya jaga dalam tiap doa !!" Batin gadis berkrudung besar itu.
Tanpa disangka ... tiba - tiba Ameena merasakan ada seseorang yang duduk berada disampingnya
.....
__ADS_1
๐ธ๐ธ