True Love

True Love
Dapat


__ADS_3

Happy reading 🤗


Begitu erat Kevin memeluk, ia sangat takut sekali jika mimpi itu benar-benar terjadi. Jika sampai itu terjadi, maka beribu penyesalan akan menghampiri dan menghantui dirinya sampai akhir nanti.


"Alhamdulillah, alhamdulilah..., ya Allah terimakasih karna sudah menjaga Famira dari kejahatan yang hampir melukainya" ucap Kevin bersyukur karena perlindungan terhadap Famira melalui suster Ida.


Arka pun datang ke kamar dan memberi tahu jika wanita yang menyamar sebagai suster tadi adalah orang suruhan dari Zevana. Ia terlalu terobsesi dengan Kevin, sehingga ia menggunakan segala cara agar bisa merebut Kevin dari Famira. Tapi nasib wanita shalihah akan selalu menang ketimbang wanita yang hanya mengandalkan anggota badannya, mereka bukan dicintai malah mereka akan di caci maki oleh orang lain karna ulah mereka sendiri yang menjatuhkan harga dirinya.


"Kevin, ternyata wanita itu adalah orang suruhan Zevana" ucap Arka.


"Zevana! kurang ajar! Di mana dia sekarang! Aku akan membuat perhitungan dengannya" ujar Kevin berapi-api.


"Dia sudah di penjara bersama dengan wanita tadi. Dan kau tidak perlu khawatir karna dia sudah mendapat imbalan yang setimpal dengan di penjara seumur hidup dan juga hukuman mati. Sebab kasusnya sangat berat untuk diampuni" kata Arka.


"Bagus...., aku akan tertawa senang dan bahagia mendengar kabar ini. Jangan pernah membuat masalah jika kau tidak bisa menyelesaikannya sendiri, dan kini kau merasakannya Zevana" ucap Kevin tersenyum iblis.


"Tapi, satu hal yang perlu kita lakukan lagi'' ucap Arka.

__ADS_1


"Kau benar, kita perlu dan itu adalah mencari pendonor yang pas untuk Famira'' jawab Kevin.


"Anda tenang saja, karna kami sudah mendapatkannya" tiba-tiba ada yang buka suara dari belakang. Dan ternyata itu adalah suara Erni gadis yang tinggal di panti asuhan milik Arka.


"Benarkah? Apa kamu tida berbohong, nak?" tanya Arka.


"Tentu tidak, yah. Kami sudah dapat dan mba Siti akan mendonorkan tulang sumsum untuk mba Famira'' jawab Erni.


"Alhamdulillah...., lalu dimana saat ini Siti berada?" tanya Kevin bahagia.


"Sedang istirahat karna besok akan dilakukannya operasi" jawab Erni.


"Jangan seperti ini, kita adalah saudara dan sudah seharusnya kita saling menolong. Kau bukan orang lain dalam hidupku tapi kau adalah saudara sekaligus ayah bagiku. Karna kau begitu dewasa saat bersama denganku. Bisa mengerti mana yang benar dan yang salah" jawab Arka sambil membalas pelukan Kevin.


Semuanya menangis haru dan bahagia. Pencarian sudah mereka lakukan meski saat detik-detik terakhir mereka sempat menyerah dan pasrah dengan takdir.


Namun, yang namanya usaha pasti akan selalu membuahkan hasil. Jika engkau sabar dan tabah maka keberuntungan akan datang menghampiri dirimu dan memberikan kenikmatan yang berlimpah. Kini Kevin sudah mendapatkannya tinggal menunggu waktunya saja. Besok Famira akan di operasi berati waktu untuk Famira sadar dari koma nya tinggal sebentar lagi.

__ADS_1


"Terimakasih ya Allah, engkau sudah membantu hamba untuk mencari pendonor untuk Famira. Dan terimakasih karna Famira bisa sembuh serta bisa kumpul kembali dengan keluarga kami" gumam Kevin dalam hati.


Setelah itu, Arka pamit pulang dan ia akan kembali lagi besok pagi bersama anak dan istri.


"Baiklah, kalau begitu aku pulang dulu dan segera menyampaikan kabar gembira ini pada Zahra jika Famira sudah mendapat pendonor dan itu berasal dari anak panti yang kami urus" ujar Arka.


"Terimakasih, aku juga turut bahagia karna ini semua berkat bantuan dari kalian berdua" jawab Kevin.


"Aku pulang, semoga besok operasi nya berjalan lancar. Assalamualaikum" ucap Arka.


"Aminnn, waalaikumsalam" jawab Kevin.


Bersambung


.


.

__ADS_1


.


Bentar lagi ceritanya tamat, kalian masih setia kan sama cerita ini? Kalo masih setia, tolong jawabnya di kolom komentar yak readers.


__ADS_2