
.....🌸🌸.....
Minggu ke 2 dibulan Mei..
KLINING.. suara bel yang menggantung dipintu sebuah toko buku. .. ..
Seorang gadis muda berpakaian syar'i terlihat melangkah kearah luar dari dalam sebuah toko yang menjual buku -buku tentang agama .. ..
Saat kaki kecil gadis muda yang berbalut gamis berwarna hitam pekat hendak melangkah menyebrangi jalan yang nampak sepi
- Mendadak kaki itu terhenti .. !!.. saat sepasang sepatu mengkilat berada tepat berdiri didepan nya.. yaituTomy .
Pria itu terlihat dengan keren nya bersandar di pintu mobil mewah bermerk FORTUNA yang berwarna putih .
Tomy yang melihat Ameena hanya berdiri mematung .. langsung berkata...
"Aku antar kamu pulang . !" Tawar Tomy dengan tatapan yakin seraya membuka pintu mobil .
Tanpa diduga..
"Tidak paman - terima kasih.. ! Saya sudah terbiasa berjalan kaki !?" Tolak gadis itu dengan tetap menjaga pandangan nya.
Walau dapat disembunyikan dari jangkauan mata , sebuah degupan jantung sedang berdetak kencang pada gadis itu saat berjumpa dengan sang paman tampan.
*
*
*
Pada akhirnya.. pria yang memiliki tatapan tajam dan alis yang nampak tegas pun mengalah pada keadaan ..
Langkah kaki yang terlihat seirama ditiap ketukan nya , seraya menapak - pada sang pijakan !..
😒😒raut wajah Tomy..!! Nampak datar .
"Aku ingin mengajak mu ketaman ! Apa kamu bisa !?" Tanya Tomy terdengar agak meragu.
Tomy sadar betùl , Ameena tak pernah menerima ajakan Tomy malah selalu nya menolak ajakan pria itu , dimulai dari ajakan makan malam , buka puasa bersama sampai sahur bersama pun gadis berjilbab besar itu selalu dengan setia menolak nya dengan alasan yang sama .. TIDAK BISA!!..
"Jawaban saya masih sama paman.. !? Jika pertanyaan paman masih juga sama !" Seru Ameena terdengar tegas.
Keduanya terdiam dalam langkah ...
Hingga Ameena teringat akan sesuatu kewajiban nya yang hampir saja ia lupa !?..
"Paman ! Bisa kah kita berhenti sejenak.. ! Ada yang ingin saya kembali kan !?" Ucap Ameena.
Tomy membalik kan tubuh gagah nya mengarah pada Ameena.
Tomy menatap wajah ayu Ameena yang sedang menunduk mengambil sesuatu dari dalam tas yang menggantung dibahu yang selalu tertutup krudung besar nya.
__ADS_1
"Ini paman !" Suara Ameena dengan menyodorkan uang lembaran 75 ribu pada Tomy..
Tomy mengernyitkan dahi melihat selembar uang 75 Ribu itu - tak lebih dan tak kurang... !🙄
" Uang apa itu !" Tunjuk Tomy pada uang yang berada ditangan Ameena.
"Ini uang takjil yang pernah saya pakek !" Tutur Meena
Mendadak Tomy mengingat kejadian itu...
"Haaah..." helaan nafas Tomy..
"Bisa tidak kamu mengganti nya dengan yang lain !?" Suara Tomy terdengar ASAL.
Meena sontak mengangkat wajah menunduk nya dan menatap kearah Tomy.. ..
Tatapan kedua nya bertemu tanpa suatu niat..
"SEMAKIN DEKAT SEMAKIN MEMIKAT!!" Celetuk Tomy yang memandang dalam wajah ayu Ameena .
Meena mengerjap kan mata akan ucapan Tomy , setelah sadar Ameena menunduk kembali..
"Saya tidak punya apa -apa paman , untuk menganti uang itu dengan yang lain.. !" Jelas Meena dengan kembali melangkah dan menghindari tatapan mata Tomy.
"Kamu bisa - andai kamu mau !?" Sahut Tomy... dengan mulai melangkah kembali dengan senyuman mengembang.
Meena menghentikan langkah nya , seraya memahami maksud perkataan Tomy...
"Jangan mengucapkan kata sembarangan semacam itu paman ! Karena .. ... ! " Ucapan Ameena menggantung ketika ...
Ada sebuah mobil berhenti tepat disebuah tikungan yang ada didepan mereka saat ini , dari dalam mobil keluar seorang wanita berpakaian menarik menghampiri pria tampan berjas yang berdiri didepan gadis berpakaian syar'i.
"...? "
"Tomy... !! ? "Suara seorang wanita cantik berpakaian menarik terdengar menyapa.
"Aku rindu , kamu kenapa tidak pernah terlihat ditempat itu lagi !?" Jelas wanita cantik itu dengan bergelayut indah pada tubuh tinggi Tomy.
Ameena memejamkan mata akan pemandangan tak senonoh yang terjadi didepan mata.
"Ma.af kak.. ini tempat umum !?" Seru Meena dengan sopan.
Wanita itu menatap jengah sesaat pada sosok bergamis dan berjilbab besar dihadapan nya ...
Tanpa menjawab ucapan Meena wanita itu terus saja memancing hasrat seorang Tomy.
Tomy menaikkan satu alis nya mencoba berpikir , dalam benak pria don juan itu terlintas akan ide yang jahil..
"Jangan disini sayang!" Suara Tomy terdengar menggoda
"Nanti malam aku akan menghubungi mu jika aku membutuhkan mu !?" Jelas Tomy dengan mengarahkan tangan besar nya mer€m@s b@k$ng wanita cantik itu.
__ADS_1
Tomy sengaja ingin memancing reaksi Ameena ketika melihat adegan tak pantas berada didepan nya...
"Apa kamu menyimpan nomer ponsel ku Tom !?" Suara
wanita itu terdengar sedikit m€nd€s@h akibat ulah Tomy , dengan tetap mendekap tubuh gagah pria itu.
"Tentu ! sudah kuketik didaftar ponsel ku .." Chika.. " sebut Tomy - asal...
Wanita yang sedari tadi bergelayutan pada tubuh Tomy mendadak menarik tubuh nya dan menatap marah pada pria tampan itu.
"Aku bukan Chika - aku Monic.. 😡!!" Seru wanita itu dengan bersendekap.
Meena yang mendengar langsung membekap bibir nya - menahan tawa ..
"ðŸ¤HIHI... SALAH !!" batin Meena terkekeh mendengar Tomy menyebut nama wanita lain.
Tomy yang melihat Ameena menertà wakan diri nya , merasa harga diri nya sebagai laki -laki dilecehkan akibat ucapan jujur Monic .
Dengan kasar Tomy meraih lengan wanita bernama Monic..
"AKKKH ... !!" Pekik Monic.
"Mau nama mu Monic atau Chika.. ! Aku tak peduli .. !" Sergah Tomy dengan tatapan tajam .
"Enyahlah dari hadapan ku !!" Ucap kasar Tomy hingga wanita berpakaian memikat itu terhempas diatas trotoar tepat didepan Ameena.
Meena dengan cepat membantu Monic untuk berdiri .. namun wanita itu malah membalas perlakuan kasar Tomy melalui diri Ameena..
"SANA!!aku tidak butuh bantuan wanita semacam diri mu !!" Tolak kasar Monic dengan mendorong tubuh langsing Ameena hingga hampir terjatuh...
Tomy yang melihat perlakuan kasar Monic kepada Meena - membuat amarah pria itu semakin terpatik ..
Dengan satu kepakan ....
PLACCkkk.. dari tangan besar pria itu..
"Kamu !!" Suara Monic tercekat akibat tamparan yang mendarat dipipi mulus nya.
"Aku tidak akan pernah memaafkan mu Tom !! HAH -HAH... " suara Monic dengan nafas yang memburu dan memegang pipi yang telah memerah.
"Dan kamu cewek sok alim ..!! tunggu giliran mu yang akan menjadi korban berikut nya dari bajiangan ini !!" Ucap Monic dengan menunjuk wajah Tomy.
Tomy dengan cepat meraih telunjuk Monic dan mencengkram wajah wanita itu dengan satu tangan ..
Dengan mengeratkan gigi pada rahangnya Tomy mulai berkata..
"SAYANG nya aku tak pernah BUTUH akan kata ma.af dari wanita m#r$han seperti diri mu...!! "ucapan Tomy terdengar penuh penekanan , seakan menghunus dalam tepat mengenai jantung hati seorang wanita yang begitu rapuh ...
"...?!"....
.....🌸🌸.....
__ADS_1