
🌸🌸
Disebuah rumah makan bertema out door..
Seorang pria tampan sedang duduk dan terlihat menunggu !
Pria berbadan tinggi berkulit putih itu duduk seorang diri, tatapan nya yang kosong mengarah pada objek lain.
*
*
Di tepi jalan ..
Nampak Alex menurun kan Ameena ditempat tujuan .
" Terima kasih pak !?" Ucap Ameena pada atasan nya , Dan di sambung ucapan salam dari gadis berjilbab besar ....
" Assalamualaikum !" Suara Meena dengan sedikit membungkuk kan tubuh nya pada Alex.
" Wa' alaikum salam.. " jawab Alex dengà n tersenyum kecil menatap sosok gadis muda yang telah turun dari mobil dan berdiri di bibir jalan.
*
*
*
3 detik berikut nya..
Kendaraan Alex mulai melaju ,
Pria berlesung pipi yang akan segera memiliki momongan pada tahun ini mengarah kan netra nya akan pantulan diri Ameena melalui kaca spion - terlihat gadis muda itu masih berdiri dibibir jalan dengan menatap pada mobil Alex yang mulai menjauh.
*
*
Alex tersenyum kecil dan berkata dalam batin ..
" Kamu begitu misterius ! ?" Ucap batin Alex pada sosok yang mulai tak terlihat dari pandangan
" Sisi keinginan tahu ku rasa nya tergelitik ingin mengulik akan jati diri mu sesungguh nya ?! " jelas pria yang kini menjadi bos dari gadis berpakaian syar'i
" Akan tetapi ... !? kabut tebal seolah menghalangi arah tujuan ku !? " lanjut Alex dengan memalingkan wajah nya kearah luar mobil seraya memikirkan sesuatu yang belum menemukan kunci jawaban dari pertanyaan nya.
*
*
Seorang gadis sedang berdiri melihat kearah kendaraan sang atasan yang telah hilang dari pantauan ... kini gadis muda itu pun melangkah masuk kedalam rumah makan...
Sesampai nya didalam!? Ameena melihat seorang pria dewasa yang ia panggil KAKAK! Ameena berdiri tepat berada dibelakang sang kakak yang sedang menunggu dalam lamunan.
"Assalamualaikum KAKKK ..!?" suara Ameena terdengar lembut menembus lubang telinga Leon.
Pria dewasa itu berdiri seraya membalikkan tubuh nya yang tinggi kearah suara gadis , jauh dalam lubuk hati Leon menaruh rasa rindu yang berbeda pada sosok gadis muda berpakaian syar'i yang kini berada dihadapan nya.
"... ?..
" Meena.. !" Ucap Leon dengan tersenyum semringah.
__ADS_1
Kaki pria tinggi itu melangkah kearah Meena dengan kedua tangan terentang akan memeluk tubuh langsing Ameena.
Akan tetapi .. ..
"Ma.af Kak .. !" Elak Ameena dengan mundur dan menunduk saat Leon ingin menyentuh diri nya.
Pria tinggi itu tersenyum kecut akan penolakan Meena atas diri nya...
" Kamu sekarang berbeda Ameena.. !" Ucap Leon dengan menatap gadis berbadan langsing .
Namun Ameena hanya mampu menundukkan pandangan nya tanpa menjawab ..
Selang detik berganti menit....
" Apa hidup mu diluar sana sangat lah susah Meena ?!" Suara Leon terdengar bertanya pada Ameena . Pria dewasa yang selalu menjaga kebersihan nya itu meneliti tiap inci wajah dan postur tubuh sang adik walau tak sampai pada lekukan tubuh sang Ameena .
Setelah terhenti beberapa detik Leon melanjutkan ucapan nya... dengan posisi yang masih sama ..
" Kamu terlihat kurus , namunnnn !" Ucapan Leon ia tahan sekali lagi . Ia sadar pria itu telah memiliki Arta dan tak mungkin ia memuji kecantikan wanita lain.
Ameena mengangkat pandangan nya kearah Leon , dengan tersenyum lembut Meena mulai bersuara..
" kalau boleh jujur .. aku banyak belajar bertahan hidup diluar sana kak ! balajar menghidupi diri sendiri dan menjaga diri !?" Jelas Meena terdengar pelan dan hambar.
Leon tersenyum sekilas setelah mendengar penjelasan Ameena ..
Kini telapak tangan besar itu menarik sebuah kursi untuk sang adik..
" Duduk lah ! Selepas adzan magrib pelayan akan membawa makanan yang telah aku pesan untuk berbuka puasa mu hari ini !" Jelas Leon .
*
*
Suara adzan terdengar dan telah usai mengumandang..
Dan pelayan pun datang dengan membawa beberapa menu yang telah dipesan Leon ...
*
*
Ameena melihat ada beberapa hidangan favorit nya yang telah tersaji...
Sejenak Ameena menatap ke arah Leon ..
" Makan lah ! " ujar Leon dengan sayang..
Ameena terlihat mengadahkan kedua telapak tangan ..berdoa.
Setelah membaca doa berbuka -diterus kan dengan doa sebelum makan...
" Bismillahhirohmanirrohimmm... allhumabariklana fima rozaktana wakina adhabannar .. aamiin.. " Ameena berdoa sebelum melahap hidangan nya .
Terlihat Ameena meneguk minuman manis dan dilanjut memakan 3 buah kurma sebagai sunnah nya..
Setelah makanan pembuka, Ameena meneruskan melahap makanan berat nya ....
Mata Leon menatap lekat wajah Ameena yang kini nampak tirus , tak ada pipi cabi nan gembul macam dulu..
Leon menajamkan mata pada bibir Ameena , ada kuah yang blepotan di ujung bibir adik angkat ...
__ADS_1
Terlihat pria dewasa itu mengulurkan tangan dan akan mengusap kuah dibibir Ameena dengan ibu jari . Sontak Ameena mematung dengan tindakan sang kakak.
Ameena mencoba menghindar dan sedikit menegak kan tubuh - yang tadi nya agak membungkuk untuk menikmati makanan nya.
Leon tersenyum kecut ! Lagi - lagi pria dewasa itu menerima penolakan Ameena secara halus.
Tak ada perbincangan antara mereka berdua, karena Ameena yang begitu fokus dengan makanan nya , sedang kan pria dewasa yang sedari tadi hanya menjadi penonton merasa kan kekauan dalam pertemuan nya kali ini..
Pada akhir nya pria tampan berkulit putih mencoba memecah kecanggungan antara keduanya..
" Kamu tidak takut gemuk lagi Meen ? " tanya Leon mencoba mencairkan suasana.
Ameena menggeleng sembari terus mengunyah makanan nya.
Dengan logat khas gadis muda itu ..menjawab.
" Kak.. ! " suara Ameena dengan mengangkat pandangan pada Leon
" Niat ku mau KURUS bukan mau MATI ! Jadi harus tetap makan !?" Seloroh Ameena dengan cengiran.
Leon akhirnya bisa tersenyum kembali setelah beberapa bulan terakhir , senyuman itu musnah seiring kepergian Ameena ....
*
*
Selang jam - menit dan detik berlalu..
Makanan sudah ludes -minuman pun telah tandas..
Ameena kini menatap lagi ke arah Leon ..
" Kak aku mau sholat dulu ! " ucap Meena dengan mulai berdiri
"Apa kakak mau menjadi IMAM KU !?" Tanya gadis muda .
Akan tetapi pria dewasa itu mengartikan lain akan ucapan sang adik ...
*
*
Dengan berjalan mengarah pada mushollah , pikiran cerdas Leon mendadak buntu untuk mencerna ucapan Ameena . Alhasil kebaperan pria egois itu makin menambahðŸ¤..
" APA AKU BISA JADI IMAM MU Meena.. ??!" Tanya Leon dengan berdiri didepan dan membelakangi Ameena yang bersiap akan menjadi IMAM SHOLAT untuk Ameena..
Dengan polos Ameena menjawab .. " Dicoba dulu kak ! Tidak ada yang tidak BISA di dunia ini !? Selama kita mau berikhtiar dan memunajah pada Allah ... !? " jelas Ameena .
Bibir pria dewasa itu melengkung dan mulai khusyuk melaksanakan kewajiban nya sebagai mukmin.
*
*
Sholat pun usai... Ameena sedang melipat perlaatan sholat yang telah disiap kan oleh pengelola tempat makan itu.
Batin Leon mulai beradu !? meyakin kan diri akan pilihan makmum untuk diri nya.
Namun... "...?!" Suara gadis muda nan lembut terdengar..
" Kak... aku mau ketemu ibu ... !?" Pinta Ameena dengan penuh harap.
__ADS_1
Pada akhirnya Leon pun tersadar ...
🌸🌸