True Love

True Love
EPISODE 72


__ADS_3

.....🌸🌸.....


POV Ketty...


Sebuah mata seorang wanita mengarah pada pria yang hanya terdiam dalam kebimbangan...


Ketty mengarahkan pengelihatan nya kepada sesuatu milik gadis muda yang berada di atas meja .


"Apa yang kamu lakukan dengan barang -barang itu !?"ucap Ketty dengan turun dari atas tempat tidur dan melangkah kearah Tomy yang hanya termanggu dengan tatapan kosong.


Saat Ketty akan meraih miik Ameena tangan wanita cantik itu dicengkram dengan kuat nya oleh tangan besar Tomy.


"Kata kan !" Suara Tomy begitu dingin dengan mata yang lurus kedepan .


Ketty mengerutkan alis akan perkataan Tomy..


"Apa maksud mu ! Aku tak paham ?" Sahut Ketty.


"Aku yakin itu bukan lah milik mu ! "Ucap Tomy yang kali ini mengarahkan mata merah nya menatap Ketty .


Ketty tercekat melihat warna mata Tomy yang memerah seperti menahan emosi yang tak biasa.


"Lepas.! " sergah Ketty. " apa yang ingin kau ketahui ? !" Timpal Ketty dengan tanda tanya.


"Kata kan itu bukan lah milik mu ! Katakan orang lain lah yang memiliki nya ?? Katakan !!! " Suara Tomy terdengar meninggi dengan air mata yang mengalir ..


Ketty tersenyum dengan apa yang ia lihat pada sisi kekecewaan seorang Tomy.


"Akan aku katakan ! Tapi suara adzan telah menyerukan untuk setiap muslim menunaikan kewajiban nya sebagai hamba !? "Tutur Ketty.


Setelah 5 menit berlalu Ketty keluar dari dalam sebuah mushollah


Ketty melihat pria menyebalkan itu duduk disebuah kursi panjang yang berada dilorong rumah sakit tersebut dengan bersandar.


Dalam diam dan kekakuan yang tercipta kini keduanya hanya mampu berkata dalam tatapan mata.


"


"


"Apa kamu pemuda yang ada pada secarik kertas itu ?" Tanya Ketty- yang kini telah ikut duduk dikursi panjang yang sama dengan Tomy .


Tomy hanya terdiam..


Wanita dewasa itu kini mengarahkan tatapan nya kearah depan- dengan sebuah ungkapan yang membuat pria beranting itu mengalihkan mata- menatap kearah diri Ketty.


"Itu bukan lah milik ku Tom ... melain kan milik Ameena. Saudara sepanti ku... !?" Jelas Ketty dengan tersenyum .


"Kami dari bayi hingga remaja tumbuh bersama , dan Ameena adalah gadis kecil yang baik dan selalu tulus dalam hidup nya.

__ADS_1


Tomy memejamkan mata , lalu pria dewasa itu membuka mata nya kembali..


Terlihat pungung jari Tomy mengusap ujung mata yang membasah ..


Dan bibir pria itu mulai melengkung...


"Terima kasih ... Kett.. !" Ucap Tomy dengan tulus.


"Andai kamu tak menceritakan kejadian yang sebenarnya mungkin aku akan beranggapan dirimu lah gadis kecil itu.. !" Sambung ucapan Tomy.


Ketty memicingkan mata akan ucapan Tomy barusan...


"Aku tak sejahat itu Tom , membiarkan diri mu salah dalam asumsi mu !? " jelas Ketty dengan bersandar.


"Sungguh aku tak menyangka Ameena yang begitu taat bisa- bisa nya menunggu pria semacam diri mu ..!!" Ungkapan jujur Ketty dengan lirikan sinis kearah Tomy.


"Ckk... jangan kamu terus kan ucapan mu !!? kita tak jauh beda Ketty armand... !?" Sahut Tomy dengan tersenyum menang...


Ketty terkekeh akan tanggapan Tomy.


"Ya.. aku tahu dan aku masih ingat bagaimana dulu aku !? Bukan kah setiap manusia itu memiliki dua pilihan ... !? Mau merubah diri menjadi lebih baik atau kah sebalik nya ! Setidak nya aku mencoba menjadi pribadi yang lebih baik dari pada diri ku yang dulu !? Untuk diri ku dan untuk sekitar ku !?" Lanjut Ketty tersenyum dengan tatapan mengarah kedepan.


Ketty mengarahkan tatapan nya mengarah pada diri Tomy yang hanya diam dalam rasa yang coba ia tata dalam dada.


"Aku berharap dengan ada nya Meena dalam kehidupan mu - kamu bisa menjadi pria yang lebih menghargai wanita.. !?" Ucap doa Ketty dengan tulus kepada Tomy.


Tomy mengarahkan mata kearah Ketty yang juga menatap nya..


Pria menyebal kan itu memeluk tubuh sexy Ketty ..


"Terima kasih - Kett ! " ucap Tomy dengan memeluk tubuh Ketty yang mematung akibat perlakuan tak biasa Tomy kepada diri nya.


Tangan Ketty mencoba memeluk tubuh gagah nan tinggi Tomy . Namun Ketty ragu melakukan hal itu .. lalu Ketty pun mengurungkan niat nya dengan menurunkan kembali kedua tangan nya.


Tanpa disangka ada beberapa pasang mata para orang tua yang melihat kejadian itu dimana ketty dan Tomy berpelukan dan tak lupa anak buah seorang Tua mengabadikan momen tersebut.


CEKREK....πŸ“Έ


*


*


*


Sinaran menyapa peraduan...


Lisa tengah terduduk dibibir tempat tidur sederhana Ameena dengan memperhatikan gadis muda yang tengah sibuk mengemas beberapa potong gamis dan jilbab nya kedalam sebuah tas rangsel .


"Kamu yakin nak , sepagi ini akan terbang ke Malang?" Tanya Lisa ke pada Ameena .

__ADS_1


"In syaa Allah yakin Ibu..! " Jawab Meena dengan menutup resleting tas rangsel nya.


"Lalu berapa hari kamu disana ? Bagaimana dengan ibu !jika ibu rindu sama kamu nak.. !?" Ucap seorang ibu yang tak rela ditinggal sang putri.


Meena yang tengah bersiap menatap sang ibu yang nampak sedih..


"Meena pasti juga kangen nanti nya sama ibu dan kakak ! Tapi Meena minta izin pada ibu untuk keMalang ! Kasihan Tari ibu - dia sedang terkulai lemah dirumah sakit tanpa ada sanak saudara yang menemani nya !?" Jelas Ameena dengan lembut kepada Lisa .


"Tapi jika ibu tak mengizin kan , Meena tidak akan berangkat ke Malang !?" Ucap Meena dengan tatapan memohon.


Lisa terdiam .. wanita paruh baya itu sedang menimbang dan menakar akan suatu keputusan yang bijak .


"Pergi lah nak ! Doa ibu akan selalu menyertai tiap langkah kaki mu mengarah .!?" Ucap Lisa .


"Ini ada uang untuk pegangan disana nak !? Ibu tahu tabungan mu sudah tak banyak lagi karena kakak mu ! membuat mu terpaksa keluar dari perusahaan pak Alex !" Ungkap Lisa dengan menggenggam kan uang lembaran merah kepada Ameena.


Meena menggeleng..


"In syaa Allah Meena masih ada uang ditabungan ibu walau tak banyak -setidak nya uang itu cukup untuk keperluan Ameena selama disana..!?" Jelas gadis muda dengan mengembalikan uang pada sang ibu .


"Nanti kalau disana kamu kekurangan uang !kamu tinggal hubungi ibu ya nak - nanti langsung ibu kirim uang nya !?" Jawab Lisa mengkhawatirkan keadaan Meena sewaktu diMalang nanti.


Ameena mengangguk dengan mencium punggung tangan Lisa.


Ketika Ameena melangkah , gadis itu teringat akan seseorang..


"Ibu.. bisa kah tidak memberitahukan akan keberadaan Meena pada siapa pun ?!" Mohon gadis itu kepada Lisa.


"TENTU nak ..! Ibu janji tidak akan memberi tahu kan keberadaan mu kepada siapa pun terutama kepada pria beranting satu itu.. !! " ucap Lisa dengan tatapan geram.


Meena memeluk tubuh sang ibu...


"Tidak boleh menyimpan dendam atau rasa marah kepada orang lain ibu .. !!?" Ucap Meena dengan memeluk tubuh Lisa..


"Iya ibu tahu nak ! Tapi itu kamu - bukan ibu !?" Sergah Lisa .


Ameena tak bisa memaksa kan kehendak nya akan suatu pemikiran seorang Ameena kepada sang ibu .. alhasil Meena hanya tersenyum hangat kepada sang ibu..


"Ameena berangkat ya bu'! Biar dapat tiket penerbangan pertama !" Jelas Meena .


"Pergi lah nak ! Ibu doa kan selamat sampai tujuan !" Ucap doa Lisa.


"Ammiiinn.... " jawab Meena .


" Assalamulaikum ibu.. " salam Meena.


"Wa'alaikum salam nak.. !?" Jawab salam Lisa dengan melihat Ameena berlalu dengan sebuah taxi ..


.....🌸🌸.....

__ADS_1


Minta ma.af ada penambahan POV disini .. semalam saya kelewatan menyalin nya dari draf dan baru pagi ini saya tambah kan. πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


__ADS_2