
.....🌸🌸.....
Dua pasang kaki terlihat melangkah menyusuri tiap lantai rumah sakit ..
" Ibu.. ! " suara lèmbut Ameena memanggil .
Lisa mengarahkan tatapan tanya pada gadis berjilbab besar yang berada disamping nya ...
"I-i- ibu .. benar - benar sudah sehat ?!" Tanya Ameena dengan tatapan ragu.
"Kamu meragukan ucapan ibu - nak!?" Jawab Lisa.
" Ma.af Ibu.. Meena hanya takut ibu nanti akan lelah karena berjalan hingga lantai dasar rumah sakit ini .. !?" Jelas Meena yang menyadari rumah sakit yang dipilih sang kakak adalah rumah sakit terbesar dan terlengkap dikota ini.
Lisa tersenyum dengan mengusap pipi sang putri..
" In syaa Allah .. ibu masih kuat nak !?" Jawab Lisa dengan senyuman bersyukur akan perhatian Ameena.
*
*
Tanpa terasa .. kini ibu dan anak itu telah sampai di parkiran rumah sakit.. namun mata tua Lisa menatap heran kearah Ameena ...
" Meen.. ! " panggil Lisa .
" Iya ibu !?" Sahut Ameena yang masih setia membawa sebuah tas yang berisikan pakaian ganti Lisa , selama menginap diHOTEL BERBINTANG alias rumah sakit
" Kamu parkir motor nya dimana nak... !?" Tanya Lisa dengan raut wajah heran.
Meena mengarahkan jari jempol nya kearah suatu tempat ...
*
*
*
Di depan portal rumah sakit...
Lisa mengerutkan dahi yang telah nampak kerutan - kerutan halus pada wajah tua nya.
" Ibu tunggu disini ! Meena ambil motor dulu ya bu' !?" Jelas Ameena dengan melangkah sedikit tergesah - gesah.
Lisa mengangguk akan ucapan sang putri seraya menggerakkan mata tua nya pada pemandangan sekitar....
Selang detik berganti menit...
Sepasang mata tua itu berhenti pada sebuah motor matic SCROOPY 🙏🏻😁didepan nya..
Meena terlihat meng standarkan kendaraan roda dua nya.. lalu gadis muda itu mengambil dua buah masker untuk dirinya dan sang ibu..
Lisa terlihat enggan memakai benda penutup mulut dan hidung itu.. namun Ameena dengan kesabaran nya berhasil merayu sang ibu..
"Permisi ya bu' Ameena bantu pakek in !? " Jelas Ameena ... setelah memakai masker kini giliran pengaman kepala ....
" Ibu pakai helm juga ya .. ! " sambung Ameena dengan berdiri didepan sang ibu.
" SERRIBET INI MEEN... ?!" Cicit sang ibu yang melihat sebegitu sefty nya sang putri dalam akan berkendara.
*
*
Kini Lisa dan Ameena telah berada diatas motor yang hendak melaju..
Lisa menatap tanya sekali lagi pada punggung Ameena.. lalu menepuk nya...
__ADS_1
" Nunggu apa lagi nakkk... ? Ibu uda enggap INIII !!?" Keluh Lisa yang melihat terik nya matahari sianģ ini yang siap mengGOSONG KAN kulit yang telah tak muda lagi.
Meena yang tengah khusyuk dengan kedua telapak tangan nya yang menengadah tak menjawab sesaat akan pertanyaan sang ibu...
"AMMIN..." ucap Ameena dan mengusap kedua tangan nya kewajah.
" SATU JAM BARU SADAR " istilah itu yang pada akhir nya terlontar dari batin sang ibu...
" Ma.af ibu .. Meena berdoa dulu kepada Al-Waliyy yang arti nya Yang Maha Melindungi ... !?" Jelas Ameena kepada sang ibu..
" Ma.af kan ibu ya nak... !? " ucap Lisa yang tak tahu.
Meena mengangguk dengan mengarahkan senyuman pada sang ibu yang berada dibelakang nya.
" Pelan -pelan saja ya bu' ! Yang penting selamat sampai rumah !?" Ucap Meena pada Lisa.
Dilanjut...
" BISMILLAH ...!" Ucap bersamaan Lisa dan Meena.
*
*
Ditengah perjalanan....
Lisa terlihat mengarahkan kepala nya beberapa kali kearah belakang motor Ameena yang tengah melaju dengan kecepatan sedang.
Kendaraan silih berganti mendahului motor berwarna hitam milik Ameena.
Akan tetapi mobil mewah itu dengan setia mengekor dibelakang kendaraan gadis muslimah .
Lisa terdiam , rasa tak tenang tengah menghinggapi pikiran wanita paruh baya itu..
Hingga pada suatu tikungan jalan BESAR... nampak Ameena kesusahan dalam membelokkan motor nya karena begitu banyak nya kendaraan yang lewat tak memberi cela pada kendaraan Ameena.
Hingga suatu mobil berwarna putih yang akan membelokkan kendaraan nya tiba - tiba berhenti . Seolah menghalau kedaraan yang akan melintas yang membuat gadis itu kesulitan ..
Gadis itu seperti menganggukkan pelan kepala yang tertutup HELM kearah pemilik mobil sebagai ucapan rasa terima kasih.
Nampak sang pemilik kendaraan roda 4 menurunkan kaca mobil milik nya...
Meena menajamkan mata kearah pria yang ada dibalik kaca tersebut dengan tatapan tak percaya.....
..... ?!"
" PAMAN... !!" ... pekik Ameena.
*
*
Sesampainya dikediaman Leon....
Nampak Lisa sedang menatap intimidasi pada sosok beranting dihadapan nya.. disebuah ruang tamu.
" Tampan , kulit nya bersih walau tak seputih putra ku !" Batin penilaian seorang ibu....
"Tapi ... !!" Lisa nampak menajamkan mata kearah kilapan benda yang bertengger didaun telinga sang don juan.
Hingga suara es yang berada dalam gelas yang Meena bawa mengalihkan pemikiran Lisa.
Meena menduduk kan tubuh langsing nya di atas lantai dan meletak kan satu persatu gelas yang berisikan minuman dingin dan sebuah cemilan sederhana diatas meja .. setelah itu Meena berdiri dengan tetap menundukkan pandangan nya didepan Tomy dan hendak kembali kedapur. ...
Lisa melihat pria tampan seumuran putra nya yang beranting duduk disofa yang ada di sebelah kiri Lisa , terlihat pria tampan itu enggan mengedip kan mata dari sosok Ameena didepan nya , gadis muda yang mengenakan pakaian syar' i , yang senantiasa menjaga tubuh nya dari suatu hal yang tak baik .
Akan tetapi suara tak wajar nampak membuyar kan tatapan yang tak seharusnya itu....
__ADS_1
" HUAT..TTZZCIII...!!!!!!!!!!? " pria beranting alias Tomy tersentak akan suara Lisa yang dengan sengaja diarah kan pada samping kiri sofa.
Meena membalikkan tubuh dengan wajah panik kearah sang ibu...
" Minum dulu ibu... !?" Ucap Meena dengan membuka tutup gelas milik Lisa.
Lisa nampak meneguk minuman nya ...
" Cukup nak.. !?" Ucap Lisa ... " Dan duduk lah dulu ... !" pinta Lisa.
Meena sengaja membuatkan minuman untuk Tomy dan sang ibu , karena sang ibu yang meminta nya ... Lisa mencoba menguji keyakinan seorang pria yang terlihat tertarik kepada sang putri semata wayang nya...
Kebetulan Lisa wanita paruh baya itu sedang berhalangan .. seakan situasi dan kondisi siang sangat mendukung untuk wanita paruh baya itu berulah....
*
*
Sekilas Tomy melihat kearah wanita paruh baya yang saat ini duduk dihadapan nya dengan tatapan sukar diartikan...
*
*
*
Begitu pun Lisa.. .. wanita itu mengarahkan tatapan mata nya kearah sang Tomy...
"Apa sebenarnya tujuan anda !? Saya tahu pasti anda tak hanya kebetulan - searah dengan arah rumah kami !" Jelas Lisa dengan tatapan menyelidik.
Meèna hanya menunduk dengan menggenggam erat ujung nampan kayu yang ada dipangkuan ....
Tomy menaikkan satu alis nya , akan tatapan dan ucapan tanya sang ibu gadis incaran nya.
" Ini yakin ibu nya Meena !?" Tanya batin Tomy .😒
Dengan membenahi posisi duduk nya ...
" Ma.af TAN - n.. !?" Baru juga suara Tomy terdengar ditelinga .... langsung di sumpal bentakkan oleh Lisa.. ...
" TAN..!! Kamu kira saya SETAN !!?" Suara Lisa nampak terdengar sinis dan agak meninggi dipendengaran Tomy -
Tomy menghela nafas panjang akan situasi tak nyaman nya saat ini ...
" HAAAAAHHHH..... ... !?"...
"Ma.af kan saya ibu !? Saya memanggil ibu dengan sebutan Tante karena wajah ibu masih sangat lah cantik dan terkesan masih muda... !?" Ucap GOMBALAN MAUT Tom - Tom.
Meena nampak menahan tawa akan jawaban Tomy .. ..
Lisa tercekat akan ucapan gombalan Tomy...
"Wahai kamu pria beranting .. kamu berhasil membuat ku berpikir baik terhadap mu... ! Kata kan ... apa maksud mu datang kemari nak ... !?" Ucap meluluh nya hati Lisa.
Dengan pembawaan yang tenang Tomy mulai menjelaskan maksud kedatangan nya... !.
25 menit berlalu... dari pukul 4 sore..
" BOLEH ... .!! Tapi jika mendekati waktu berbuka - ibu tidak mengizin kan mu ... !?" Ucap Lisa dengan mengarah kan pengelihatan nya pada suatu benda... ....
Tomy nampak tak percaya akan jawaban sang wanita paruh baya ..
" Ibu nya lebih mudah ditahkluk kan dari pada anak nya.. !?" gumam batin Tomy dengan senyum yang mengembang dibibir merah nya...
Dengan cepat Ameena mengangkat wajah nya yang sedari tadi menunduk dan menatap heran akan ucapan sang ibu....
Seolah wanita paruh baya itu tak keberatan akan permintaan Tomy yang mengajak Ameena sang putri pergi untuk mencari makanan berbuka seperti alasan pria beranting itu ... kepada dirinya..
__ADS_1
" ... ?"..
.....🌸🌸.....