True Love

True Love
Jalan


__ADS_3

Happy reading 🤗


Bangun pagi, gosok gigi, dan mandi adalah rutinitas pagi. Hati Tania rasanya sangat bahagia, bisa jalan-jalan traveling orang bilang.


"Rasya bangun, ini sudah pagi...." Ucap Tania semangat dengan menggoyangkan lengan Rasya kuat.


"Oh ya Tuhan, Tania. Bisakah kau diam, aku masih mengantuk!" Sahut Rasya dengan sengit dan dengan kasar ia menarik selimut yang mulai melorot sampai paha.


"Dasar kebo, bangun Rasyaaaa....." Teriak Tania melengking sampai membuat gendang telinga Rasya hampir pecah.


"Berisik....., bisakah kau kecilkan volume suaramu, menggangu saja orang tidur" Komat-kamit Rasya berkata.


"Kau sudah berjanji untuk mengajakku jalan-jalan. Mana janjimu ayo tepati!" Tagihnya dengan menengadahkan tangannya.


Jalan-jalan? Rasya sampai lupa jika ia pernah berjanji pada Tania agar mau makan dan minum obat saat sakit dengan mengimingkan jalan-jalan. Lalu sekarang Tania menagih.


"Baik, tapi ini masih jam setengah enam pagi. Nanti saja jam 8 pagi kita berangkatnya"


"Tidak mau! Pokoknya sekarang, ayo berangkat" Rengek Tania dengan bergelayutan di lengan Rasya seperti anak kecil minta mainan.


Rasya begitu mengantuk, malah dia menggendong Tania menuju ranjang dan mendekapnya dengan erat sambil berbisik.


"Nanti akan jalan-jalan, ini masih terlalu pagi" Ucap Rasya dengan pelan lier-lier matanya.


"Awas kalau sampai bohong, akan ku obrak-abrik seisi rumah ini!" Ancamannya yang begitu mengerikan.

__ADS_1


"Silahkan asal kau benahi lagi setelah kau obrak-abrik" Jawab Rasya sambil menguap.


"Kauuuuuu....." Ucapnya sambil memberontak ingin lepas dari dekapan itu.


"Diam! Aku mengantuk. Jangan banyak gerak!" Ujarnya dengan mengunci semua pergerakan Tania, agar tidak lepas dan tidak berisik lagi berceloteh.


Wanita itu pun akhirnya menyerah dan diam dalam dekapan erat sang suami. Awalnya cerewet lama-kelamaan diam dan ikut tidur. Sampai jam setengah delapan pagi. Kali ini Rasya yang bangun lebih awal, melirik istrinya yang tidur seperti jam dinding kalau tidak dijaga bisa gelundung ke lantai.


"Dasar istri pembangkang...." Ucapnya lalu beranjak menuju kamar mandi.


Karena Tania sudah mandi, jadi dia hanya perlu membenahi rambutnya dan juga pakaiannya. Rasya heran karena Tania pakai pakaian biasa tidak modis seperti biasanya ketika dirumah.


"Kau yakin keluar menggunakan pakaian seperti itu?" Tanya Rasya tak percaya.


"Iya, memangnya ada yang salah ya dengan pakaianku?"


"Aku dewasa dan tidak manja lagi. Lagian kita jalan-jalannya di area persawahan dan pedesaan" Sergahnya dengan menghitung jarinya.


"Haah, kau yakin? Aku kira kau akan meminta jalan-jalan ke mall atau tempat wanita bersenang-senang" Ujar Rasya melongo lebar.


"Bosan! Aku sudah sering kesana. Dari kecil sampai menikah, membosankan dan hanya membuang uang dengan sia-sia disana. Lebih baik ke pedesaan yang adem dan masih nyaman. Hanya sekali aku kesana dan rindu untuk mengunjungi lagi, apa kau mau mengantarku Rasya?"


"Terserah padamu, aku hanya akan menurut saja. Itung-itung sebagai janjiku padamu mengajak jalan-jalan kemana saja yang kau mau".


Tania tersenyum hangat pada Rasya. Punya suami ngalah jika istri minta sesuatu. Tanpa sadar Tania menarik tangan Rasya dan menggenggam erat jari-jarinya menuju pintu depan.

__ADS_1


Rasya kaget saat sudah sampai di depan pintu, kenapa ada banyak barang disini, siapa gerangan yang meletakkannya?.


"Tidak udah bingung, ini semua adalah ulah ku" Ucap Tania seraya menatap wajah suaminya.


"Untuk apa semua ini, Tania kau bawa?"


"Akan ku bagikan untuk penduduk desa dan memberi mereka santunan" Jawab Tania bijak.


Rasya terenyuh mendengarnya, istri kecilnya kok bisa berpikir sebijak itu, bahkan dirinya saja belum sempat kepikiran kesana.


Lalu tanpa membuang waktu lagi, mereka berdua berangkat dan meninggalkan rumah untuk menuju pedesaan tempat favorit Tania untuk traveling meski dalam negeri tapi tetap aja indah.


Bersambung


.


.


.


Kali ini Author mau buat si Rasya jatuh hati pada Tania.


Kan dulu ada yang komentar "kenapa sih setiap alurnya pasti wanita yang terus jatuh cinta dulu sama pria yang bahkan tidak pernah jatuh cinta padanya".


Komentar itu yang membuat semangat Author muncul dengan menghadirkan Rasya Tania semua bisa berjalan sesuai ide ku.

__ADS_1


Rasya akan jatuh cinta pada Tania, namun enggan untuk mengungkapnya, masih ragu dan deg-degan.----


__ADS_2