
.....🌸🌸.....
Tiada kata syukur - selain Alhamdulillah yang mampu menggambarkan rasa bahagia seorang Amenaa .. Memiliki suami seorang putri dengan segala keistimewaan pada diri .
Pagi -pagi sekali Ameena bangun , memasak dan menyiap kan bekal untuk kedua orang terkasih . Setelah selesai .. Meena beralih melangkah kekamar Akia..
"Masya Allah cantik nya sholeha nya bunda dan Ayah.. " puji Ameena kepada Zakia- yang kini telah memakai seragam Taman kanak- kanak , lalu Ameena terlihat memasukkan bekal pada tas sang putri.
*
*
Dari kamar Kia -Ameena beralih kekamar sang suami...
Didalam kamar - wanita berjilbab besar sedang memasang kan dasi untuk Tomy.
Tak lupa tangan besar melingkar dan menekan pinggul sang istri.. agar menempel kearah nya , "Terima kasih sayang " ucap Tomy dengan mencium pipi sang istri.
"Jangan lupa kakek mengundang kita makan malam ?" Ucap Ameena yang masih didalam dekapan Tomy.
"HMMM.. in syaa Allah sayang .. , " sahut pria tampan dengan memperhatikan wajah cantik sang istri.
*
*
Didepan pintu
Terlihat seorang istri bercadar hitam tengan mencium punggung tangan Tomy lalu beralih merapi kan kembali krudung besar sang putri.
"Kia yang pinter ya nak sekolah nya ! ?" Seru Ameena dengan duduk bertumpu pada kedua lutut menghadap kearah sang putri..
" iya bunda.. !" Terdengar suara yang lucu menjawab.
" Kia mau ! naik punggung ayah sampai di parkiran bawah !?" Tawar Tomy dengan berjongkok dan mengarahkan wajah kebelakang.
"Mau ayah .. !?" Sahut girang bocah itu .
"Pelan -pelan kak , kaki kakak baru sembuh !" Ucap khawatir Ameena.
"Jangan khawatir sayang .. ! Kami berangkat dulu .. Assalamualaikum.. " ucap Tomy dan Kia kecil - namun Zakia yang tak mampu melihat dimana posisi sang bunda - melambaikan tangan kearah yang berbeda , Tomy yang tahu akan tingkah lucu itu langsung membenahi arah lambaian sang putri.
*
*
Setelah kepergian kedua orang terkasih -kini giliran Ameena membereskan rumah .
Hampir setengah jam berlalu...
"Alhamdulillah .. beres .. " ucap Ameena dengan tatapan puas.
Berdiri didepan cermin seraya membenahi cadar . Dan bergegas menuju kantor dimana ia bekerja.
*
*
Siang menjelang ..
Usai menjemput Kia - Tomy memacu kendaraan nya ketempat Ameena bekerja saat ini...
Kini kedua nya telah sampai dipelataran sebuah perkantoran - dengan menggandeng tangan mungil Zakia , pria gagah yang memiliki paras tampan melangkah dengan jiwa kebapak an nya...
Saat ini wanita bercadar tengah mempresentasikan rancangan busana nya kepada para client .. namun dari arah samping Tomy yang telah tiba - melihat mata seorang pria bernama Leon terus memperhatikan Ameena sang istri , hal itu membuat rasa cemburu Tomy sebagai suami terpatik .
Tak lama metting pun usai - terlihat wanita bercadar datang menghampiri kedua belahan hati .
Dengan mengucap salam Ameena meraih telapak tangan sang suami..
Dan mencium pipi - sang putri ..
**
Setelah pamit kepada Ketty - Ameena bergegas pergi..
Didalam mobil - Tomy terlihat hanya diam, bicara sepatah dua patah saja .. namun Ameena tetap berpikir baik ..dan tak ingin langsung bertanya...
Hampir 10 menit diam dalam satu kendaraan ..
"Kita tidak jadi ketempat kakek Surya -kak?" Tanya Ameena dengan hati -hati...
"Kita pulang saja ! Aku juga sudah kabari kakek - bahwa lain kali kita akan kesana !?" Jelas Tomy dengan nada datar.
Ameena hanya mengangguk , begitu mendengar penjelasan sang suami.
**
Setiba nya dirumah , Tomy langsung menuju keruang kerja , saat makan malam pun Tomy enggan keluar.
"Bunda .. kenapa suara ayah tidak ada ? Apa ayah tidak ada dilumah?" Tanya Kia yang tidak merasakan kehadiran sang Ayah.
"Ayah sedang berada diruang kerja , nanti biar bunda antar makanan nya ke ayah ?!" Ucap Ameena kepada putri kecil nya.
*
*
Usai makan malam Ameena menemani Kia untuk belajar dengan buku -buku khusus untuk tuna netra - hingga bocah yang kini telah terbiasa mengenakan krudung besar itu - telah terlelap , Ameena menuju ruang kerja Tomy dengan membawa makan malam disebuah nampan.... akan tetapi Tomy hanya menatap sekilas pada Ameena yang berdiri sembari meletakkan makanan.
Setelah lama berdiri dibelakang Tomy - Ameena memutuskan keluar dan menunggu didalam kamar- berpikir sang suami akan datang menghampiri ..
__ADS_1
Akan tetapi saat Ameena terbangun pada tengah malam -wanita muda itu tidak mendapati kehadiran sang suami . Hati kecil Ameena semakin gelisah -pikiran nya bertanya - tanya.. ?
Ameena mencoba merayu dengan cara yang tak pernah terbayang dalam benak nya..
Ameena membuka lemari dan mengambil sebuah paper bag dan meraih isi didalam nya..
"I-i ni apa .....??" Gumam Ameena dengan membentangkan sebuah Lig..
Cukup lama Ameena mencoba mengenakan pakaian tidur itu - setelah dirasa benar ...
Ameena menyemprotkan wewangian yang disukai Tomy pada tubuh nya - lalu menatap diri pada sebuah cermin seraya berhias diri...
Setelah dirasa cukup .. Ameena dengan cepat meraih selimut tipis guna membalut tubuh kecil nya dan bergegas menghampiri Tomy
Didalam ruangan -Tomy masih berdiri disebuah balkon - dengan memakai kemeja berwarna army dengan celana panjang semata kaki berwarna hitam . Sedang menikmati kesendirian dengan menatap malam yang sunyi.
Tiba -tiba dengan pelan tangan lembut nan dingin Ameena memeluk tubuh tegap Tomy dari arah belakang .
Lalu...
"Ma.af !" Suara lembut seorang istri menyapa pendengaran suami.
"Ma.af kan Meena kak !? " lanjut Ameena dengan menyandarkan kepala dipunggung Tomy.
Tomy tersenyum hangat.. saat mendapat perlakuan manis semacam itu dari seorang istri .. dengan perlahan Tomy membalikan tubuh kearah Ameena ..
Tanpa disangka .. wajah Tomy serasa panas , jantung begitu memacu... nafas serasa berat saat melihat pemandangan didepan mata .
Dengan cepat Tomy meraih selimut yang terjatuh , dan menutup kembali tubuh sang istri.
" Apa yang kamu pakai Meena ? Dari mana kamu dapat pakaian semacam ini !?" Tanya heran Tomy dengan sibuk menutup tubuh mulus sang istri.
"Ini dari ibu Kak.. ? !" Jawab Ameena dengan tertunduk malu ..
Tomy memejamkan mata sejenak lalu membuka nya kembali ...
"Astagaa.. kenapa kamu memiliki ibu yang sangat menyeramkan Meena ?" Ucap Tomy dengan memeluk erat tubuh sang istri dan mengecup pucuk rambut Ameena yang terurai indah.
"Ibu bilang ! Laki -laki paling suka kalau perempuan memakai pakaian seperti ini kak.. !" Jelas Ameena dengan nada ragu
Tubuh Ameena yang hanya sedada Tomy membuat pria itu harus sedikit membungkuk- saat ingin mencumbu bibir sang istri disaat ini - tak lama ...
Terlihat Tomy mengusap bibir basah Ameena -
dengan ibu jari ... dengan berkata..
"Kamu berbeda sayang tanpa memakai pakaian tipis ini pun aku sudah tergoda serasa menggila dan aku sebagai suami melarang mu memakai nya... " jelas Tomy dengan tegas.
Dengan tetap berada didekapan - Ameena mengangguk tak lupa senyuman cantik selalu ia suguh kan untuk Tomy.
*
*
"Apa Kia sudah tidur ?" Tanya Tomy dengan menarik pelan pinggul Ameena agar duduk dipangkuan pria tampan itu.
Meena mengangguk ...
"Apa kamu tidak bertanya - kenapa , aku mendiamkan mu ?" Ucap Tomy dengan menyentuh pipi Ameena dengan punggung jari telunjuk Tomy.
Ameena terdiam dengan memeluk tubuh sang suami...
Tak lama Tomy berkata kembali...
"Bisa kah kamu risaighn sayang .. ? "Meena menarik tubuh nya dari dekapan Tomy .
"Kenapa kak?" Suara Meena dengan tatapan tanya.
"Aku cemburu Meena , bila ada pria yang menatap mu dan memperhatikan mu -seperti siang tadi !?" Jawab Tomy dengan mencium tangan sang istri .
"Kak.. boleh kah Ameena meminta ?!" Dengan melihat kearah Tomy -Ameena berkata dengan lembut.
"Apa pun ! sebagai suami aku akan berusaha memenuhi keinginan mu !?" Ujar Tomy .
"Meeña minta ! Pabila Meena ada khilaf sebagai istri , tolong di ingat kan !"
"Saya ingin kakak bicara setidak nya menegur- karena saya hanya lah manusia biasa yang tidak luput dari perbuatan dan ucapan khilaf.
"Dengan kakak mendiam kan saya seperti ini , saya tidak tahu dimana letak khilaf saya sebagai istri ..
Tomy tersenyum dengan tatapan sayang...
"Iya sayang .. ma.af kan aku juga , aku terlalu terbakar cemburu hingga tak tahu harus bagaimana mengolah rasa itu ! Karena rasa ini pertama bagiku .. ..!?" Suatu ungkapan Tomy.
"Kita saling mengingat kan ! Karena dengan sering nya kita mengungkap kan kata dalam rasa - kita tahu apa yang kita suka atau yang tidak di suka i oleh pasangan kita.!" sambung Ameena .
Ameena sadar jika sedang berada diluar rumah tidak bisa melarang seseorang untuk tidak melihat kearah nya - dan Meena juga tidak bisa menyalahkan rasa cemburu seorang suami terhadap nya .. dalam hati Ameena -ia sebagai wanita telah berusaha menjaga diri dari segi pakaian dan pandangan.
"Ganti pakaian tipis ini Sayang , aku tidak mau kamu masuk angin.. !" Ujar Tomy dengan mendekap tubuh langsing dan wangi .
"Kata ibu ... banyak para suami menyukai pakaian ini kak...!"..
Lagi -lagi Tomy dibuat menggeleng kepala akan penuturan sang istri...
"Tidak semua suami sama ?!" pungkas Tomy .
*
*
Dihari yang berbeda...
__ADS_1
"Jadi alasan itu kamu diminta resaighn ?? " suara Ketty.
Meena mengangguk..
"Aku tidak bisa melarang mu - semoga suatu saat Tomy akan mengizinkan mu kembali bekerja dan aku bangga atas pilihan mu .. ! " ucap Ketty..
"Sebelum kamu resaighn kamu nggak keberatan kan membuatkan abaya pengantin untuk ku ? " .. Meena menatap tanya ..
Ketty tersenyum malu -akan tatapan yang diarahkan untuk nya...
" Apaa... ? Kamu kira kamu saja yang bisa nikah , aku pun sudah ada yang meminta... ?? " sambung Ketty .
"Siapa kak.. !" Tanya penasaran Ameena.
Ketty hanya menjawab dengan senyuman ..
**
Dua minggu berlalu... didalam kendaraan ...
"Kenapa beberapa hari ini kakak berangkat sendiri ? Kemana kak Wildan???.. " tanya Ameena yang akan menjemput Kia disekolah.
" Dia sudah keluar sayang.. !" Seloroh Tomy dengan sibuk mengemudi.
"Keluar .. !?" Ucap mengulang Ameena -
Tomy terlihat mengangguk
"Iya ! dia akan menikah hari ini..
"Dengan siapa kak.. kenapa kita tidak diundang...
"Dengan Ketty armand ..!"lanjut nya.
Meena termanggu lalu berucap syukur...
"Alhamdulillah.. jadi pria yang dirahasiakan kak Etty adalah kak Wildan ... !" Ucap Meena dengan mengusap ujung mata yang membasah.
❤❤
Diresepsi pernikahan Ketty dan Wildan ...
"Terima kasih atas semua nya Meena !" Seru Ketty.
"Sama -sama kak.. ! Semoga Allah memberkahi pernikahan kak Ketty dan kak Wildan
"Amiin.. " ..
Dari arah samping ..
"Assalamualaikum.. " sapa wanita bercadar bernama Dewi .
" Wa'alaikum salam..." jawab Ameena dan Ketty .
Tomy yang melihat kedatangan Dewi , nara dan Rosa...datang menghampiri sang istri dan Ketty ... lalu berkata...
"Aku kesana dulu sayang !" Ucap Tomy .
**
Dari kejahuan para pria dewasa yang terdiri dari Tomy , Tama ,Alex , Willy dan Wildan menatap kearah para istri ..
"Sekarang kita telah memiliki pendamping masing -masing dan menjadi imam dalam rumah tangga kita ! Bertanggung jawab akan diri seorang wanita ! Walau tak muda- tapi ada ketenangan dalam jiwa ! "Seru Tomy dengan tatapan berbeda.
Tama memeluk pundak Tomy seraya berkata " Itu lah nikmat nya menikah "
🌸🌸
Waktu berjalan begitu cepat dengan segala KEMAHABAIKAN dari sang PENCIPTA -
Ameena duduk disebuah sofa -didekat jendela yang menampak kan cahaya sang surya- dengan mengusap perut yang kini tak lagi rata...
Diraih nya telapak tangan Ameena ..
"Terima kasih telah menjaga amanah pada janji !? Tak pernah terpintas dalam angan akan sampai pada titik ini ! Mungkin janji ini tak akan tertepati bila bukan kamu yang memiliki...
"Dan terima kasih telah mengajar kan cinta sejati - dimana cinta yang kamu tawarkan telah membawa ku semakin dekat dan taat kepada SANG MAHA CINTA.
" Semua karena Allah yang mampu menggerakkan hati dan pikiran manusia .. "ujar Ameena
**
" Dear Allah ... Terima kasih telah memberi MAMPU pada apa yang telah engkau takdir kan untukku . Dan terima kasih telah mempercaya i diriku pada tiap amanah MU yang kau titip kan pada ku .
-Ameena..
...TAMAT...
.....🌸🌸.....
Asslamualaikum .. cerita TRUE LOVE ini saya cukup kan sampai disini... , dan saya minta maaf atas kekhilafan dalam alur atau kata dalam tulisan saya yang masih jauh dibawah rata -rata .. 196 hari menjadi outhor ... suka duka nya nano nano , ketiduran dikelas ... ditegur guru pebimbing... diolok .. sudah saya rasakan ..
Dan terima kasih buat kakak kelas saya -yang sudah mau berbagi cerita dengan saya...
Dan terima kasih yang sudah mendukung dan memberi tanggapan pada karya saya...
In syaa Allah .. tulisan saya akan saya revisi pelan -pelan .
.....🌸🌸.....
.....❄❄.....
__ADS_1