True Love

True Love
EPISODE 74 KENAPA.


__ADS_3

.....🌸🌸.....


Sesampainya didalam ruangan...


Ameena menajam kan mata kearah wanita yang dulu nampak cantik dan begitu luar biasa dalam penampilan .


Gadis berkrudung lebar melangkah lebih mendekat kearah bad wanita muda .


Sebuah tatapan tanya kini menancap pada benak gadis berkrudung lebar..yaitu Ameena..


"KENAPA ?! Wajah cantik yang dulu senantiasa ia banggakan ! kini nampak tua , KENAPA ? bibir yang merah seolah menjadi penegas ditiap ucapan merayu nya kini nampak mengering dan mengelupas , KENAPA ? tubuh pada bagian dada yang dulu dengan sengaja ia tonjol kan demi menàrik perhatian pria agar tertarik kepada nya kini tak ada lagi seiring mengurusnya tubuh seorang Tari .. !? "


Satu kata KENAPA yang ada dalam batin seorang gadis muda yang kini duduk tepat berada di samping ranjang Tari.


Tangan yang telah bersih coba ia arah kan pada lengan yang kurus dengan urat dan otot yang mulai terlihat pada lengan wanita muda yang tergolek lemah..


"Tar-i..!?" Ucap tak tertahan Ameena karena syok...


Tari nampak tersenyum getir dibibir pucat nya..


Tanpa berkata apa pun Ameena langsung memeluk tubuh kurus itu.


"Apa yang terjadi sama kamu Tar... ? Kenapa keadaan mu sampai seperti ini? " suara tanya Ameena seraya menangis sesegukan dengan memeluk tubuh Tari.


"Maaf kan aku Meena !" Jawab Tari terdengar sesal.


Meena menarik tubuh nya dari tubuh lemah Tari..

__ADS_1


"Kamu sahabat pembohong !!" Seru Meena dengan maksud tak sebenarnya.


Sebuah anggukan disertai linangan air mata dari diri Tari...


"Iya .. ! aku memang pembohong Meena !?" Sahut Tari dengan suara yang bergetar terarah pada gadis berkrudung besar itu.


"Iya kamu memang pembohong hebat ! Saking hebat nya aku tak mampu menyadari nya !?" Sahut Ameena dengan menahan suatu sesak yang berada didalam dada.


"Maaf kan aku Meena !" Jawab Tari dengan tersenyum keçil , Tari tahu Meena begitu syok melihat akan keadaan nya saat ini.


Kini Ameena terdiam saat indra pendengar gadis muda tersebut mendengar suatu seruan untuk semua umat muslim ..


Gadis muda itu berucap kepada Tari ..


"Aku sholat dzuhur terlebih dulu.. !"


Secerca senyuman dan anggukan dari wanita muda bernama Tari - kepada Ameena..


6 menit berlalu..


"Alhamdulillah .. !" Terdengar Ameena mengucap syukur akan ibadah yang telah ia tunaikan.


Setelah menengadahkan kedua telapak tangan , dilanjut merapikan peralatan sholat nya ..


Kini gadis muda kembali kepada bangku kecil yang berada disebelah ranjang Tari..


35 menit telah berlalu ..kini mata Ameena nampak sembab , oleh sepenggal cerita kehidupan Tari yang telah ia dengar.

__ADS_1


Jari seorang Amanah terlihat mengusap ujung mata seorang Tari yang membasah oleh air mata kejujuran ..


Ameena mengarahkan tatapan kepada Tari.. " Nanti kamu ceritakan semuanya sama aku ! sekarang sudah siang ! Kamu harus makan dulu Tar.. !?" Ucap Meena.


"Aku tidak lapar Meena... !?" Tolak Tari.


"Kamu tidak boleh menyiksa tubuh mu seperti ini !.. itu namanya dzolim terhadap diri sendiri -itu dosa Tar.. !?" Jelas Meena dengan pelan..


"Tapi beneran Meena aku tidak lapar.. ! Aku serasa kenyang !" Suara Tari tertahan..


"Aku kenyang akan suatu rasa bahagia dan syukur ku telah memiliki sahabat seperti diri mu -Ameena !?" Lanjut Tari.


Dengan mengarahkan mata pada langit -langit ruangan tersebut.. Tari mulai melanjutkan akan cerita kehidupan yang telah ia lalui.


"Apa kamu tahu Ameena ? " suara Tari terdengar begitu mengiba


"Hampir satu bulan lebih aku berada ditempat ini Meena.. !"suara Tari dengan mengarahkan mata panda nya kepada gadis berkrudung lebar.


Ameena terdiam dengan penuh kesabaran , mendengarkan tiap cerita kehidupan Tari..


"Sendiri ! Tanpa sanak keluarga yang menemaniku..


"Sendiri ! berjuang untuk menahan rasa sakit yang selalu menyerang diri ku...


"Hanya sendiri.. !! "... pungkas Tari.


.....🌸🌸.....

__ADS_1


__ADS_2