True Love

True Love
EPISODE 58


__ADS_3

๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Disuatu siang ..


*


*


Tok tok .. suara ketukan pintu terdengar ditelinga pria beranting bernama Tomy.


"Masuk !" Ucap Tomy.


Masuk lah pria dewasa berkulit putih dengan raut wajah tak seramah biasa nya dengan menyapa Tomy.


"Siang Tom !" Sapa Leon dengan melangkah masuk keruangan itu.


"Siang juga Lee !" Jawab Tomy


Leon langsung mendaratkan bokong disebuah sofa yang ada diruang kerja Tomy.


Pria berkulit putih serasa tak mampu lagi untuk menahan diri untuk tak berkata kepada pria beranting perihal Ameena .


"Maaf Tom .. bisa kah kita bicara ..!? " ucapan Leon tampak begitu serius terdengar ditelinga.


Mata tajam Tomy mengarah pada Leon dan menyudahi aktifitas nya , seraya berkata..


" Apa ini ada hubungan nya dengan Ameena ?! " tanya datar Tomy kepada Leon.


Leon tersenyum menyeringai mendengar pertanyaan Tomy..


"Bisakah kamu jauhi Ameena !? " pinta Leon dengan menatap tajam pada pria beranting.


" Kenapa aku harus menjauhi nya ! Apa ada masalah dengan mu jika aku mendekati nya ?!" Ucap Tomy dengan menaikan satu alis nya ๐Ÿ˜dan tersenyum sinis .


"Ameena gadis yang berbeda dari kebanyakan wanita yang pernah kamu taklukkan ? Aku tak ingin dia bernasib sama seperti para wanita mu yang telah kau campak kan begitu saja " ucap Leon tersenyum meremehkan kearah Tomy.


Tomy mengerutkan dahi atas ucapan Leon... kali ini kaki tinggi Tomy melangkah kearah Leon..

__ADS_1


"Justru karena gadis itu berbeda ! Aku ingin mengenal nya lebih dalam- sedalam rasa penasaran ku terhadap sosok Ameena .... !" Leon mendadak mengarahkan tatapan mata atas ucapan Tomy..


*


*


" Tom.. ! semua tahu siapa diri mu .. ? Bagaimana sepak terjang mu kepada wanita diluaran sana yang jumlah nya tak terhitung lagi banyak nya !? Tapi seolah diri mu belum puas berpetualang akan wanita.. hingga gadis taat seperti adik ku masih ingin kau buru !?" Jelas Leon terdengar geram kepada Tomy.


" Orang orang disekitar mu hanya memejamkan mata akan kelakuan minus mu yang suka mempermainkan wanita seperti layaknya pakaian , yang telah kotor akan kamu buang dan akan berganti pakaian yang bersih !" Jelas panjang lebar Leon.


Tomy terkekeh akan ucapan Leon..


" Ckk ... perumpamaan mu sungguh berlebihan atas diriku !?" Timpal Tomy tersenyum garing ..


" Lantas bagaimana dengan mu ?! Apa diri mu akan melanjutkan pernikahan dengan putri Adiguna ? Atau kah hati mu telah membelot kepada sosok wanita lain - yang pernah kamu cerita kan !!? " lanjut Tanya Tomy dengan tatapan menduga...


Nampak raut wajah melamun Leon setelah mendengar ucapan tanya Tomy..


" CK.. kamu benar Tom ! Hati ku mulai membelot pada wanita lain, sebenarnya rasa ini sedari dulu telah ada akan tetapi, aku belum menyadari bahwa ada rasa berbeda pada hati ini untuk diri nya !?" Batin Leon dengan senyuman mengembang dibibir merah Leon saat membayangkan wajah Ameena.


Lalu Leon tersadar dari perkataan batin nya..


" Tak ada yang tahu akan rasa ku ini pada wanita itu , sekalipun Arta ..


" Aku seolah tak mampu untuk menyatakan nya ...! ..


" Karena aku tahu - dia menunggu seorang laki - laki dari masa kecil nya yang selalu ia sebut ditiap doa - agar sang pencipta mengabulkan akan pengharapan nya dikemudian hari...


Sekilas Tomy menyelami perkataan Leon akan kesetiaan wanita akan sebuah janji..


" kenapa didunia ini masih ada saja wanita semacam itu ! Yang rela menunggu seorang pria ?" Ucap Batin Tomy heran..


Sekilas ingatan Tomy mengarah pada sosok gadis kecil yang berwajah pucat " Gadis kecil .... apa kah kamu termasuk dari wanita yang Leon cerita kan .. ? Aku berharap kamu melupakan janji itu ... karna aku tak mampu menjaga keteguhan hati ini atas janji ku pada mu... !!?" sambung batin Tomy...


Disaat pria beranting itu larut akan kenangan nya , suara Leon terdengar..


" Tapi aku masih mempunyai rasa tanggung jawab akan perbuatan ku , tak seperti diri mu !?" Ucap Leon menyindir Tomy.

__ADS_1


" CKKK..... OYAH... !!" suara Tomy terdengar tersentak atas ucapan Leon.


" Lalu bagaimana dengan Arta Adiguna? " tanya Tomy akan perasaan Leon " Apa diri mu akan menggenggam dua hati dalam satu kepalan .. Lalu apa bedanya AKU dan DIRI MU .. !?" Ucapan Tomy membuat Leon membisu tak mampu berpikir atas penyataan sang don juan.


Tomy tertawa melihat kegalauan hati Leon akan perbincangan nya dengan Tomy..


" Kita tak jauh beda.. ! ?" Ucap Tomy dengan tatapan menang..


*


*


Selang menit berlalu Leon berdiri hendak meninggal kan Tomy... dan menatap ancam pada pria beranting yang nampak selalu tenang...


" Tom . ... ! untuk kesekian kali nya aku minta - pria seperti mu jangan mendekati gadis seperti Ameena .. karena Aku tidak akan membiarkan itu terjadi !! " Suara Leon terdengar begitu tak ramah pada Tomy.


Tomy menaikkan satu alis nya melirik kearah Leon...


" Ingat Lee.. Ameena memiliki pilihan hidup nya sendiri yang tak harus kamu atur..!?". sergah Tomy yang ikut berdiri dan menepuk pundak Leon.


Leon tersenyum garing kembali...


" Aku tak peduli akan penilaian Meena terhadap ku, yang jelas aku tak akan membiarkan mu mempermainkan nya..!?" Ucap yakin pria dewasa .


"Bagaimana kalau pemikiran mu salah !? " sahut Tomy tiba - tiba.


"Apa maksud mu ?!" Tanya Leon sembari mengarahkan tatapan tak paham akan ucapan Tomy.


" Bagaimana kalau aku mendekati Meena dengan ketulusan ????" lanjut Tomy.. ...


"Ck... Leon tersenyum kecut..


"Sayang nya aku tak mempercaya i mu Tom.... !" sambung Leon .


" Terserah ! Aku tak peduli akan rasa percaya mu !! Yang jelas .. aku serius akan NIAT ku !!!" Ucap Tomy nada.


Tangan Leon mengepal geram akan peryataan sang don juan.... ..

__ADS_1


"...?!".....


.....๐ŸŒธ๐ŸŒธ.....


__ADS_2