
🌸🌸
Disebuah tempat makan berkonsep Cafe and resto.. nampak para petinggi perusahaan pertambangan sedang berkumpul menikmati mettime mereka bersama.. walau Tama dan Wily tak memesan apa pun karena mereka berdua berpuasa , beda dengan Alex dan Tomy - Alex tak puasa hari ini dikarena kesiangan , beda Alex - beda pula Tomy.. pria don juan itu nampak nya belum tersentuh oleh hidayah.
*
*
" Terus Lex.. ?" Tanya Tomy penasaran..
" Ya aa.. mau tak mau , ya harus mau ! Dari pada drama ikan terbang dirumah tangga ku !?" Jawab Alex dengan tatapan serba salah.
" Sabar Lex !?" Lanjut pria berkaca mata dengan menepuk- nepuk pundak sang sahabat..
" KETAWA SUDAH kaliannnn... ! Aku tak akan marah.. !? " Jelas Alex dengan tersenyum hambar.
" Sekarang mana sekertaris elu Lex ? " tanya Wily penasaran.
" Ada ..! tadi dia pamit pergi mencari masjid untuk sholat.!?"sambung Alex.
Beberapa menit berlalu..
Alex nampak mengangguk kan kepalanya kearah luar jendela kaca besar .
Ternyata Alex melihat Ameena yang sedang mengingat kan atasan nya dari arah luar kaca.
Tomy menajamkam mata kearah wanita muda berpenampilan tertutup yang ada diluar sana , terlihat sedang menunggu.
" Gue cabut dulu ..!!? sore ini gue ada meeting dengan perusahaan elu Tom.. !" Ucap Alex dengan mengarahkan tatapan nya kearah Tomy..
" Itu bukan perusahaan gue ! Itu milik bokap !?" Jelas Tomy terdengar datar ditelinga para sahabat nya .
"Lagian Ada Leon .. orang kepercayaan bokap !?" Lanjut Tomy dengan senyuman sinis.
" Kamu memang bos sejati Tom.. !?" Celetuk Alex sembari berlalu.
*
*
Diperjalanan menuju perusahaan ABRISAM..
" Meena ... nanti kamu cukup diam saja ! paham !?" Intruksi Alex
" baik pak saya paham..." jawab Ameena patuh.
__ADS_1
*
*
Sesampai nya diperusahaan Abrisam..
Ameena cukup gugup kali ini , pasalnya Leon sang kakak yang akan menjadi perwakilan dari perusahaan tersebut.
Diruang meeting.. sepasang mata terus terarah pada diri Ameena.
Ameena bukan nya tak tahu siapa yang menatapnya kini ..namun Ameena hanya berdiam dan mencoba profesional.
Insting seorang Alex tiba -tiba terkulik disaat merasakan ke anehan pada pria dewasa yang usianya sama dengan sang Alex , yang terus menerus memperhatikan sekertaris baŕu nya- yang semakin lama menurut Alex semakin cantik...😁.
*
*
Detik berganti menit ... menit berganti jam..
" Terima kasih saya ucap kan atas partisipasi nya .. dan semoga kerja sama ini terus terjalin dan sukses.. !?!" ucap Leon sebagai perwakilan direksi perusahaan Abrisam.
Alex dan Ameena melangkah menuju parkiran , setibanya diparkiran ..Alex terkejut begitu pun Ameena - sama terkejut nya , saat melihat Leon telah berdiri dan menunggu diparkiran ..
Leon pun tersenyum dengan berjalan menghampiri Ameena dan Alex yang berhenti dan berdiri tepat dihadapan nya.
" Ma.af Lex bisa kah aku bicara dengan sekertaris mu.?!" Ucap izin Leon.
Mata Alex menatap tajam pada sosok Ameena yang sedari tadi hanya menunduk.
" HMM.. ! tapi perlu kamu tahu Leon , dia saat ini masih dalam jam kerja dan itu berarti dia masih dalam tanggung jawab ku selaku atasan nya !?" Jelas Alex dengan dingin.
Leon tersenyum kecil mendengar ucapan Alex barusan.
" aku janji tak akan lama !?"ucapan Leon terdengar diingin.
*
*
Alex meninggal kan Ameena dan Leon berdua masuk kedalam mobil..
*
*
__ADS_1
Beberapa waktu berikut nya!? Ameena masuk kedalam mobil milik Alex , nampak mata sembab dari sekertaris nya itu. Hal itu membuat Keahlihan aneh alex akhirnya timbul kepermukaan.
" kenapa kamu menangis ?" Tanya Alex curiga.
" Ini masih masuk jam kerja! jadi jangan libat kan masalah pribadi dalam pekerjaan !" Jelas Alex .
Ameena mengangguk.." Ma.af Pak !?" Ucap Ameena dengan suara yang serak.
Beberapa menit kemudian masih diperjalanan, Ameena pun kini sudah lebin tenang..
Wanita muda itu sedang berpikir atas ucapan sang kakak. .
Percakapan Ameena dan Leon...
" Meen maaf kan kakak ! mungkin aku sebagai kakak masih belum bisa dikata kan baik , aku telah berkata kasar dan menampar mu !?" Ucap Leon dengan sesal
" Apa kamu tahu Meen.. ! " Ucap Leon dengan tersenyum getir.
"Setelah kepergian mu -mama jatuh sakit Meen !!? Dan musti mendapat kan perawatan dirumah sakit hingga saat ini !? " jelas Leon dengan menatap wajah Meena yang cantik.
"pernikahan kakak pun -kakak undur !?" Sambung Leon dengan tatapan kosong.
Ameena yang mendengar akan hal itu hanya menunduk,seiring waktu yang terus berjalan.. ia mengarahkan wajah kearah sang kakak..
" Ck.. mungkin aku terlalu egois terhadap mu , dan terlalu berharap besar kepada mu , aku berharap jika aku menemukan mu dan membawa mu ke Mama - mama akan segera sembuh ..
Ameena hànya terdiam mendengar pernyataan demi pernyataan Leon sang kakak angkat.
Leon pun berhenti sejenak, lalu menatap lagi kearah Ameena yang sedang menahan jatuh nya air mata di saat pria tampan berwajah indo itu menceritakan penderitaan seorang ibu yang berpisah dengan sang putri.
*Lagi - lagi t*atapan netra Leon mengarah pada Ameena yang saat ini nampak lebih kurus namun lebih cantik... tak seperti dulu terkesan lucu.
" Ma.af kan kakak Meena , Mama mungkin bukan lah mama mu dan mungkin juga rasa mu tak seperti rasa ku terhadap mama. " ucap Leon dan membuka pintu untuk Ameena.
" oya Meen!! sejak kapan kamu bekerja sebagai sekertaris nya Alex ?!" Tanya Leon dengan tatapan sukar diartikan.
" Baru 1 minggu kak!?" Jawab Gadis berjilbab besar.
" Selamat ya Meen , aku doa kan kamu selalu sukses !?" Ucap LEON dengan senyuman kecil.
" In syaa Allah kak, dan Meena ucap kan doa yang sama untuk kakak!?" Sahut Ameena dengan menahan air mata yang akan jatuh.
*
*
__ADS_1