True Love

True Love
EPISODE 76 BERKELAHI.


__ADS_3

.....๐ŸŒธ๐ŸŒธ.....


Meena termanggu akan cerita Tari tentang sisi lain sang paman tampan..


"Ternyata didunia ini masih ada pria yang baik seperti Tomy - Meen !" Lanjut Tari dengan senyuman diwajah pucat nya..


"Andai aku boleh meminta kepada Tuhan , aku ingin meminta waktu Meena !" Ucap Tari dengan sendu.


Meena tersenyum seraya berkata...


"In syaa Allah Tarr... yang terpenting tetap lah berpikir baik atas segala ketetapan yang telah sang maha kuasa berikan ! " Jelas Ameena.


" Istirahat lah Tar.. kamu terlalu banyak bercerita siang ini !" Lanjut Ameena dengan mengusap punggung tangan Tari .


"Kamu akan selalu disini kan- Meena ..? " tanya Tari dengan raut wajah menunggu.


"In syaa Allah Tar ...?" Jawab Ameena.


"Terima kasih Meena .." Tak lama Tari pun terlelap dengan begitu tenang.


Ameena menatap kesegala arah pada tiap sudut ruangan rawat itu . yang hanya ada satu bad untuk Tari dan satu sofa sederhana untuk Meena merebahkan tubuh lelah nya.


*


*


*


Dihari yang berbeda ..


Disuatu pagi.....


Terlihat kendaraan mewah sedang melaju dijalan bebas hambatan...


"Ameena .. ! " gumam seorang pria beranting dengan sesekali melihat sebuah benda milik Ameena yang ia letak kan disamping kursi kemudi.


Kini pria tampan bernama Tomy berdiri tepat didepan pagar rumah seorang Leon....


Nampak satu alis pria beranting itu keatas - saat melihat pria didepan nya.


"Minggir ..!" Seru Tomy kepada Leon " Aku kesini ingin bertemu Ameena !? Kenapa kamu yang keluar !" Suara Tomy terdengar angkuh .

__ADS_1


Pria berkulit putih terkekeh dengan tertunduk manakala mendengar ucapan Tomy.


Lalu...


BUG !!... .. Leon melayangkan sebuah BOGEM mentah mengarah pada wajah tampan Tomy. Tomy tak tinggal diam .. pria beranting itu membalas pukulan kepada Leon .


Leon tersungkur akibat pukulan Tomy yang begitu keras ..


Leon mencoba bangkit dan kembali menyerang Tomy...


BUG DUG... ....


"Gara -gara pria seperti diri mu Ameena jatuh sakit !


"Gara -gara pria seperti dirimu Ameena hampir mati memucat akan rasa alerginya terhadap air hujan yang coba ia tahan demi menunggu B@J#NG@N seperti diri mu !! Gara- gara pria seperti diri mu Ameena pergi dari rumah !!" ucapan kekesalan telah Leon utarakan dengan menghujam kan pukulan .


*


*


Disuatu kamar ..


Lisa yang sedang melamun memikirkan Ameena nampak terganggu akan suara yang timbul dari pertengkaran antara Tomy dan Leon.


Lisa merasa miris akan kedua pria dewasa yang masih enggan berkata jujur akan perasaan yang ada- terhadap orang yang sama.


Lisa melangkah kan kaki kearah belakang... dan kembali melangkah kearah depan dengan sebuah peralatan pada tangan kanan dan tangan kiri nya...


Berdiri tepat diambang pintu wanita paruh baya memulai aksinya....


*


*


*


TRENG - TRENG -TRENG...


suara pukulan sepatula dan pantat wajan yang menggema kencang mengarah pada telinga para pria itu...


"MASUK!! MALU dilihat tetangga...!" Bentak Lisa..

__ADS_1


*


*


Kini diruang Tamu..


Tomy -Leon duduk disofa yang sama, yang berada tepat didepan wanita yang sedang menahan AMARAH nya.


Dengan tatapan mata menajam .. Lisa meneliti satu persatu wajah babak belur kedua pria dewasa.


Tomy hanya diam dengan rasa bersalah yang telah bersarang pada hati dan pikiran nya , tanpa memperdulikan perangai sadis sang ibu paruh baya -LISA.


Berbeda dengan Leon .. pria itu terlihat lesu akan suatu kebenaran tentang cinta sejati sang Amanah yang telah ia ketahui , dan tak mampu ia terima dengan lapang dada..


"Masih mau berkelahi disini ..! " suara Lisa terdengar mengintimidasi .


"Kalau kalian jentel , kata kan !? apa yang membuat kalian berdua berkelahi ... layak nya anak KECIL berebut mainan ...!!" Ucap sinis Lisa .


Kedua bujangan itu hanya terdiam dan sibuk dalam memikirkan orang yang sama yaitu AMEENA.


"


*


*


*


Seiring waktu bergulir ...


Tanpa terasa sudah sebulan lama nya Ameena merawat Tari dirumah sakit..


Namun keadaan Tari makin lama semakin memburuk..


"HUK -HUK.. !" Suara terbatuk Tari..


"Pelan - pelan Tar.. !" Ucap Meena .


Meena terlihat membersihkan bibir Tari yang kotor ..


" Terima kasih Meen...! "Ucap Tari

__ADS_1


Terlihat anggukan dari Ameena untuk Tari...


.....๐ŸŒธ๐ŸŒธ.....


__ADS_2