
Happy reading 🤗
Flashback
Sebelum Famira datang ke kantor.
Ada wanita datang ke kantornya Kevin.
Berjalan lenggak-lenggok menuju ruangan Kevin. Wanita berparas cantik, pakaian seksi dan sangat anggun ketika berjalan. Ia berjalan menuju resepsionis.
"Dimana Kevin....?" tanya dengan gaya angkuh
"Maaf, nona. Apakah anda sudah membuat janji?" tanyanya dengan sopan
"Heh....., kau pikir aku ini siapa hah. Segala membuat janji untuk bisa menemuinya" bentak wanita itu
Sang resepsionis pun terlonjak kaget, masa iya perempuan cantik sepertinya suka membentak dan berbeda jauh dengan parasnya yang anggun.
Zevana, itu lah nama wanita tadi. Ia adalah seorang modeling dunia. Dulu ia pernah dijodohkan dengan Kevin. Tapi ia menolaknya karna Kevin masih asistennya Arka dan belum mempunyai kekayaan yang berlimpah, kala itu Kevin belum bergelimang harta. Masih menjadi asisten yang paling penurut oleh keluarga Mahesa.
Tapi sekarang semua berbeda, Kevin di wariskan untuk mengurus perusahaan Mahesa dan semua aset atas namanya. Dulu orang tua Arka hendak membagi dua, tapi Arka menolaknya dan memberikan semua pada Kevin. Sebagai rasa syukur atas kebaikan Kevin selama ini.
Ia kembali ke Indonesia hendak mengemis cinta Kevin yang dulu pernah ia hempas kan begitu saja, tanpa mau menunggu. Mungkin jika dulu Zevana mau menunggu, pastinya sekarang yang menjadi istrinya Kevin adalah dirinya bukan Famira.
Saat sampai di depan pintu, Zevana tak mengetuk pintu terlebih dahulu dan langsung menyelonong masuk tanpa permisi.
Zevana masuk dan menuju meja kerjanya Kevin. Berjalan sambil menenteng tas branded nya, yang harganya bisa mencapai harga 1 mobil sport.
Kevin tak mendengar suara pintu terbuka, ia terlalu fokus dengan komputer.
__ADS_1
Dengan entengnya, Zevana mengalungkan tangannya ke leher Kevin dan mencium pipinya. Kevin terlonjak kaget, saat merasakan benda aneh menempel di pipinya.
Lalu ia mendorong kasar tubuh Zevana hingga membuatnya dirinya mundur beberapa langkah kebelakang.
"Astaghfirullah..., kau" ucap Kevin marah, karna sudah ada yang berani mencium pipinya.
"Kenapa sayang...., kenapa kamu kaget?" tanya Zevana dengan nada suara menggoda.
"Tutup mulutmu! Jangan pernah memanggil diriku dengan sebutan sayang'' ucap Kevin tak terima
"Kita kan akan menikah, apa salah jika aku memanggil mu dengan sebutan sayang?" tanya Zevana
"Hahahaha....." tertawa hambar
"Apa kata mu. Menikah??
Kau gila dan sudah tak waras. Sampai kapanpun aku tidak akan menikah denganmu. Sebab aku sudah menikah dan sebentar lagi aku akan menjadi seorang papa" ucap Kevin
"Itu benar. Dan aku sarankan padamu untuk berhenti mengangguku dan keluargaku" jawab Kevin.
"Tidak....., pasti kau sedang berbohong padaku. Aku tak percayaaaaa" teriak Zevana
Zevana tak terima, lalu ia menarik dasi yang Kevin kenakan. Ia hendak mencium bibir Kevin dan memeluk tubuhnya. Kevin langsung m memberontak dan mendorong tubuh Zevana.
Tapi karna high heels yang Zevana kenakan terlalu tinggi, membuat dirinya tak bisa menyeimbangkan tubuhnya dan langsung oleng. Tapi sebelum oleng ia lebih dulu menarik jas yang Kevin kenakan.
Akhirnya mereka terjerembab jatuh di kursi dengan posisi Zevana di atas dan Kevin di bawah. Posisi mereka sangat intim, hingga jika di lihat dari jauh, mereka seperti sedang berciuman. Karna jarak antara mereka hanya beberapa centi saja.
Saat itu Famira sampai di kantor Kevin dan sudah berada di ambang pintu hendak membukanya. Mengetuk beberapa kali tapi tak ada sahutan dari dalam. Lalu Famira membukanya dan langsung kaget melihat Kevin sedang bermesraan dengan wanita lain.
__ADS_1
Hancur
Marah
Sedih
Rantang bawaannya jatuh ke lantai, air mata mengalir deras membasahi pipinya. Tak kuasa melihat Kevin seperti itu pada wanita lain.
Kevin melihat kedatangan Famira pun langsung mendorong tubuh Zevana agar menjauhi dirinya.
Famira sudah berlari keluar dengan air mata yang membanjiri wajahnya. Semua karyawan kaget melihat istri atasannya menangis, karna tadi saat Famira masuk kantor ia selalu tersenyum.
Famira berlari tak tentu arah, asalkan ia bisa keluar menjauh dari kantor itu. Ia sampai lupa jika sedang mengandung. Saat ia sudah lumayan jauh dari kantor, perutnya tiba-tiba sakit, kepalanya pusing dan hidungnya pun mimisan. Menit berikutnya, pandangan Famira kabur dan ia pingsan di pinggir jalan.
Pengguna jalan kaget dan langsung menghampiri Famira, lalu mereka membawanya ke rumah sakit untuk di periksa.
Sedangkan di kantor, Kevin kelimpungan mencari keberadaan Famira. Sangat cepat hingga ia kehilangan jejaknya. Mengusap wajah dengan kasar.
Ia yakin pasti Famira sudah salah paham padanya. Karna adegan tadi, sebenarnya mereka tidak berciuman hanya saja terlalu dekat wajah mereka.
Zevana yang melihat reaksi Kevin pun langsung tersenyum licik.
"Ternyata dia istrinya Kevin. Hemmm....cantik sih tapi tak secantik diriku ini. Akan ku pastikan jika Kevin akan jatuh dalam pelukanku dan pergi jauh dari dirimu. Aku akan menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan Kevin. Lihatlah nanti, bagaimana aku akan menyiksa dirimu hingga kau tak tahan dengan Kevin lalu kau menggugat cerai padanya, hahahaha" Gumam Zevana.
Bersambung
.
.
__ADS_1
.
Nah, author kan sempat bilang ke kakak cantik kalo nanti ada two lakor. Nah sekarang two lakor udah muncul, setelah Sindi lalu sekarang adalah Zevana. Rumit ya kisah mereka. Tapi readers tenang aja, apapun yang terjadi, Kevin dan Famira akan terus bersama.