True Love

True Love
Menikah


__ADS_3

Happy reading 🤗


Rumah Tuan Eki


Tuan Eki adalah teman akrabnya Pak Ferdinand Syah, alias papanya Rasya. Beliau mempunyai dua orang putri dan masing-masing belum menikah. Anak sulungnya bernama Elia Oliveira dan anak bungsunya bernama Tania Oliveira. Kedua anaknya mempunyai sifat berbeda, jika Elia dia anaknya begitu keras kepala dan sedikit sombong, namun dia sangat menyayangi adiknya itu. Sedangkan Tania, dia begitu polos, baik dan juga pendiam.


"Anakku Elia sayang, kemarilah nak" Panggil tuan Eki pada Elia.


"Baik ayah...." Jawab Elia sembari menutup buku. Elia segera beranjak dari duduknya dan menghampiri ayahnya.


"Ada apa ayah, memanggil ku" Tanya Elia ketika sudah duduk.


"Aya ingin membicarakan sesuatu hal penting" Jawab ayah dengan mimik wajah yang cukup serius.


"Apa itu ayah?" Tanya Elia penasaran.


"Perjodohan, ayah ingin menjodohkan kamu dengan anak teman ayah". Jawab ayah.


"Tidak!

__ADS_1


Elia tidak akan mau di jodohkan dengan laki-laki pilihan ayah, karena Elia sudah punya kekasih" Tolak Elia tegas, sebab ia tau pasti nanti dirinya yang akan di jodohkan sebab dia adalah anak sulung.


"Nak, ayah mohon padamu. Kamu kan anak sulung dan sudah pantas untuk menikah. Apa kamu tidak ingin menikah?" Tanya ayah pada Elia.


"Ingin, ingin sekali. Tapi Elia akan menikah dengan pria yang Elia cintai yah, dan itu adalah Zafier" Jawab Elia sambil menekan kata paling ujung.


"Sampai kapan kamu akan menunggu dia, sudah dua tahun lamanya kalian berpacaran namun sampai saat ini belum ada kata ingin meminang dirimu" Ujar ayah geram terhadap Zafier yang menggantungkan status anaknya, apakah ingin serius atau hanya mainan saja.


"Dia seorang tentara ayah, jadi tak ada waktu untuk bisa berkomunikasi dengan ayah secara langsung, tapi dia pernah berjanji padaku jika ia akan menikahi ku nanti akhir tahun ini" Jawab Elia dengan nada suara mulai meninggi.


"Ayah sudah tidak percaya lagi dengan janji kekasihmu itu. Hanya janji saja ia ucapkan, dulu dia juga sempat berjanji pada ayah, namun sampai sekarang tidak ada bukti satupun yang menandakan ia serius dengan hubungan kalian. Sudahlah nak, tinggalkan saja kekasihmu itu dan menikah dengan laki-laki pilihan ayah" Ujar ayah.


Ketika mereka berdua sedang beradu mulut, tiba-tiba Tania datang dan bajunya basah kuyup karena air hujan.


"Assalamualaikum, Tania pulang" Ucap Tania sambil membuka pintu.


Pandangan ayah dan Elia tertuju pada pintu dan melihat Tania sedang menggigil karena bajunya basah. Lalu Elia pun punya ide untuk meminta ayahnya untuk menjodohkan Tania saja dengan pria itu, sebab Tania tidak memiliki kekasih.


"Jodohkan saja pria itu dengan Tania, yah" Ucap Elia lalu ia pergi menuju kamarnya dan membanting pintu dengan keras.

__ADS_1


Tania menjadi bingung, dengan ayah dan kakaknya itu. Lalu ia pun langsung menghampiri ayah yang sedang terduduk di sofa. Beliau hanya mampu menghela napas panjang, sangat sulit untuk membujuk Elia menikah.


"Ada apa ini ayah?" Tanya Tania sambil memegang tangan ayahnya.


"Kakakmu menolak untuk ayah jodohkan dengan laki-laki pilihan ayah, nak" Jawab ayah sambil mengusap wajahnya.


Tania mengerti mengapa kakaknya menolak untuk dijodohkan, sebab dirinya sudah punya kekasih hati.


"Apa kamu mau menerima perjodohan ini dan menggantikan posisi kakakmu untuk menikah dengan anak teman ayah?" Tanya ayah pada Tania.


Seketika Tania membelalakkan matanya mendengar penuturan ayah. Menikah?


Bersambung


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2