True Love

True Love
Martabak, Mie ayam dan Bakso


__ADS_3

Happy reading 🤗


2 bulan kemudian, kini usia kehamilan Famira memasuki 3 bulan. Perut kelihatan sedikit membuncit, tapi tak mengurangi kecantikan Famira.


''Istriku sangat cantik akhir-akhir ini....'' puji Kevin


''Benarkah......?'' tanya Famira


''Yup itu benar.....'' jawabnya sambil menarik pinggang Famira


''Waaaa....., kau ini mengagetkan ku mas'' ucap Famira


''Maaf sayangku, tapi aku sangat gemas dengan perutmu'' jawab Kevin


''Kenapa begitu....?'' tanya Famira


''Aku juga ingin merasakan hamil tau'' jawabnya nyeleneh


''Nyeleneh banget jawaban kamu sayang'' ucap Famira sambil geleng-geleng kepala


''Itu benar sayang...., andai saja aku bisa menggantikan posisi mu untuk mengandung, pasti aku sangat bersedia sekali. Aku kasihan melihat para wanita yang hamil sampai sembilan bulan, apalagi saat sudah hamil besar, mereka kesusahan berjalan. Aku tidak tega melihatnya sayang'' ujar Kevin


''Benarkah....., tapi apa kamu tau sayang, memang mereka kesusahan berjalan. Bukan berati mereka menyesal sudah hamil, justru ada kebahagiaan tersendiri dibalik itu semua. Seperti yang sedang aku alami sekarang, aku bahagia sekali sudah bisa hamil anak kamu dan rumah tangga kita langgeng, sampai sekarang'' ucap Famira

__ADS_1


''Iya...., aku percaya padamu wahai istriku tercinta'' jawab Kevin lalu ia menambah erat pelukannya.


Semoga Famira selalu sehat dan bayi nya. Sebentar lagi Kevin akan menjadi seorang papa dan Famira menjadi mama. Status baru akan mereka sandang dalam beberapa bulan ke depan menjadi orang tua.


Baik Kevin maupun Famira mereka sudah tidak sabar ingin sekali menyandang status itu. Betapa bahagianya mereka bisa melihat sang buah hati lahir ke dunia dan melihat indahnya dunia.


''Kapan akan cek kandungan, sayang?'' tanya Kevin sambil mencium kening istrinya


''Minggu depan, apa kamu mau ikut?'' tanya Famira


''Tentu saja, karna aku jarang bisa menemanimu saat ke rumah sakit untuk cek kandungan'' jawab Kevin


''Baiklah..., nanti kita akan pergi kesana bersama'' ucap Famira


Sebenarnya Famira sedikit gelisah, jika nanti Kevin bertanya pada dokter Risa, apakah janinnya sehat dan apakah Famira juga sehat. Takutnya nanti dokter Risa membocorkan semuanya pada Kevin. Famira sangat takut akan hal itu. Semoga saja dokter Risa tutup mulut dan tidak mengumbar kan semua penyakit yang Famira idap.


Hari ini weekend, jadi Kevin menghabiskan waktunya bersama sang istri dan calon buah hati. Mengelus, mencium dan membisikan sesuatu pada calon anaknya. Kevin sangat suka melakukan hal itu, dia merasa sedang berbicara pada anak kecil.


''Anak papa, kalian harus sehat, jangan nakal dan juga harus buat mama kalian bahagia'' ucap Kevin


''Iya papa ku sayang....'' jawab Famira


''Anak pintar.....'' ujar Kevin lalu mencium perut Famira dengan lembut

__ADS_1


Famira saat ini ingin sekali makan martabak telur, mie ayam dan bakso. Dia melihat di google, dan membuat dirinya menelan ludahnya berkali-kali. Kevin yang melihatnya pun langsung menarik ponsel yang Famira pegang. Lalu ia mangut-mangut, ternyata itu yang membuat istrinya seperti ini.


''Kamu ingin makan ini, sayang?'' tanya Kevin sambil menunjuk ponsel


''Iya..., sangat ingin. Apa kamu mau membelikan untukku?'' tanya Famira


''Tentu saja, apa saja yang kamu minta pasti aku akan memberikan padamu. Asalkan itu permintaan yang baik dan tidak konyol, seperti beberapa bulan lalu'' jawab Kevin sambil mengingat saat Famira meminta agar dirinya menikah lagi dengan wanita lain. Sungguh konyol permintaan istrinya itu.


''Iya...., sayangku'' ucap Famira


Lalu mereka keluar rumah dan menuju tempat makanan yang Famira inginkan. Berjalan bergandengan tangan dari masuk mobil hingga keluar mobil menuju restoran.


Hingga mereka menjadi sorotan para pembeli, banyak yang memuji mereka. Apalagi saat melihat Kevin datang kesana, mata yang melihat tak berkedip terutama kaum hawa. Famira yang melihatnya pun langsung mengeratkan genggaman tangannya dan mempercepat langkah nya dan duduk di kursi paling depan.


Awalnya Kevin kaget, tapi saat dilihat lagi ternyata Famira sedang cemburu dan sangat tidak suka jika ada wanita lain yang melirik padanya. Lalu kenapa dulu ia meminta agar dirinya menikah lagi? Konyol tapi Kevin cinta pada istrinya.


Bersambung


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2