
.....πΈπΈ.....
Diruang rawat Lisa..
Ameena menatap layar ponsel , gadis itu tersenyum kecil saat membaca isi chat dari seorang wanita dewasa..
CLUNING..
" Menn..! Maaf - kakak belum bisa menjenguk tante Lisa ! In syaa Allah setelah kembali kakak akan kesana !" Isi pesan Ketty / Etty.
Meena tersenyum dengan membalas chat tersebut..
*
*
*
Hari - hari Ameena di lewati dengan hanya mengurus sang ibu yang tengah sakit - tak ada raut wajah lelah pada diri gadis muslimah yang kini menjadi incaran sang don juan .
Ameen cukup bersyukur akan kesembuhan sang ibu yang mengalami kemajuan begitu pesat menurut penuturan sang dokter.
Ameena teringat apa yang pernah Leon ucap kan ...
" semakin cepat kamu pulang - maka semakin cepat pula mama akan sembuh !" Ungkap Leon.
*
*
Selang sehari pertemuan antara Leon dan Tomy...
Pria beranting bernama Tomy makin meluruskan niat nya akan rasa berbeda yang ada didada - pada diri Ameena .
Seperti hari ini ..
Tomy terlihat datang menjenguk Lisa dirumah sakit. Jelas bukan hanya itu niat dalam hati sang pria petualang wanita , ada misi terselubung dalam benak pria beranting satu itu ..... Tomy ingin bisa bertemu gadis incaran nya dikala rasa yang berbeda mendera relung hati sang Tomy .
Akan tetapi Tomy sadar , bule pranakan bernama Leon akan selalu menghalangi niat nya mendekati sang adik , nampak nya Leon benar- benar merealisasikan ucapan nya .
*
*
Hari berikut nya..
Pagi - pagi..
Leon meminta Ameena untuk pulang dan tinggal dirumah ..
Ameena pun patuh akan perintah sang kakak.. ..
*
*
Siang pun menyapa , terlihat Kaki panjang seorang pria melangkah menyusuri lorong rumah sakit dengan senyuman yang mengembang dibibir merah nya.
Tak lupa sebucet bunga mawar berwarna merah dalam genggaman.
Sesampainya di depan pintu ruang rawat Lisa..
Nampak tangan besar mengetuk pintu ruangan tersebut..
2 detik ..
Suara ketukan terdengar oleh penghuni ruangan sang mama..
KRIEK ...
__ADS_1
... seorang pria dewasa membuka pintu untuk pria didepan nya yaitu Tomy yang kali ini datang menjenguk bukan dengan sekeranjang buah ditangan - melainkan bunga mawar merah yang begitu indah , untuk siapa lagi kalau bukan untuk gadis berkrudung besar yang ia kira masih berada di tempat itu.
Tomy yang tadi nya tersenyum tampan , mendadak wajah nya berubah suram , ketika melihat siapa yang menyambut nya kali ini..
" Hai Tom.. !" Sapa Leon dan melihat miris pada sebuket bunga mawar yang ada di tangan Tomy..
Tomy tak menjawab ucapan Leon ..
Kepala Tomy mengarah ke kanan dan kekiri seraya mata yang mengarah kedalam ruang rawat Lisa.
Leon menaikkan satu alis nya akan tingkah Tomy..
" Masuk - Tom !?" ucap Leon sekali lagi dengan maksud lain .
Tomy melangkah mengikuti pria penghalang antara diri nya dan Ameena..
" Tumben si bule peranakan ngizinin gue masuk ?!" Batin Tomy heran.π€π
Sesampai nya didalam ...
" Mana dia ?" Ucap batin Tomy dengan menyisir tiap sudut ruangan.
Leon tersenyum puas melihat raut wajah bingung Tomy.
Kali ini Leon mendarat kan bokong diatas bad , dengan melihat kearahTomy yang masih setia berdiri dengan pikiran nya- mencari keberadaan Ameena !!..
*
*
Setelah 30 menit Tomy keluar dari ruang an itu..
Dan begegas menuju parkiran rumah sakit..
*
*
Sekilas mata tajam Tomy melirik sebucet bunga mawar yang berada disamping nya...
*
*
CITTT.. suara rem mobil Tomy yang begitu keras akibat berhenti secara mendadak disamping sebuah warung sate ..
Akibat bunyi rem yang begitu melengking ditelinga , seorang pemuda berpakaian rapi mengarahkan mata kesumber suara..
Terlihat Tomy menurunkan kaca mobil .. .
BRRUGGG.. Sebucet mawar merah telah ia buang pada tong sampah .
Pria kaya itu kembali memacu kendaraan nya yang hanya bisa ditumpangi dengan 2 orang saja menembus ramai nya kota diwaktu senja menyapa..
Setelah kepergian kendaraan sport itu , nampak sebuah tangan meraih sebucet mawar merah yang telah dibuang oleh pria kaya .
"Rezeki nggak kemana EIY... !!" Ucap girang pemuda yang akan pergi ngabuburit , dengan menghadiahkan sebucet mawar merah yang ia pungut dari pinggir jalan untuk sang kekasih yang haus akan hadiah.
*
*
*
HARI KETIGA dan keempat rasa rindu Tomy akan sosok Ameena makin tak terbendung lagi . Pria beranting itu mencoba melampiaskan atas rasa yang menerpa nya saat ini pada wanita lain .
*
*
__ADS_1
Suara c@c#pan dari pasangan ilegal itu menggema dipendengaran ..
Ntah berapa lama nya pasangan itu beradu h#srat antara satu sama lain ...
Sampai seruan adzan menerobos gendang telinga pria yang tengah asik menuang rasa h#srat nya pada seorang wanita cantik dari kalangan model yang sedang naik daun .
*
*
*
Disuatu kamar sederhana .. Seorang gadis sedang terlihat menengadahkan tangan , meminta pada yang maha sempurna akan CITA DAN CINTA nya .
" Ya Allah .. arahkan lah langkah kecil ini pada NYA ! Diri NYA yang telah menitip kan sebuah janji untuk ku jaga . .., semoga Engkau bermurah hati akan janji antara kami yang telah lama saya jaga dalam tiap doa " isi Doa Ameena .
Amiin.. ucap Ameena .
Bayangan seorang paman tampan terlintas kembali pada ingatan Ameena yang masih terduduk diatas sajadah..
" Paman.. !"cicit Ameena gadis muda itu seolah tak sadar akan sikap nya yang tersipu malu ketika wajah tampan pria dewasa itu terlintas pada pikiran Ameena .
Tak lama Ameena terbang dalam angan nya kini wanita muda itu tercekat akan kelakuan nya yang membayangkan wajah pria yang tak seharus nya berada dalam rekaman ingatan nya.
*
*
*
Suara lembut Ameena seolah terbang tertiup angin bersamaan dengan suara adzan subuh... seolah mengetuk relung hati terdalam Tomy ... hingga membuat aktifitas terlarang pria itu tak sepanas tadi...
Tak lama Tomy menyudahi lebih awal akan permainan nya ! Karena pria beranting itu mendadak tak berselera lagi kepada wanita yang tengah berada dibawah kungkungan nya seraya menikmati akan keahlihan r@njang sang don juan .
PLUC.. Tomy terlihat menyudahi penyatuan nya yang tak berakhir kl#m#ks.ππππ»β
Nampak sang model bermuram durja " SAYANG .. aku belum... !?" Suara tak rela dari wanita .
Tomy berdiri meraih pakaian nya dan bergegas memasuki kamar mandi .. tanpa memperdulikan rengekan sang wanita.
"Kenapa dengan ku ? Tak biasa nya hal seperti ini aku alami !" Gumam Tomy dibawa guyuran shower kamar mandi membasahi rambut dan tubuh pβ¬l@s nya.
15 menit berlalu.. ..
Tomy keluar dari dalam kamar mandi , mata Tomy menatap pada sang model yang tengah terbakar akan nafsu nya sendiri yang tak terselelsaikan ...
" Kita sudahi sampai disini ! Aku harus pergi !?" Ungkap Tomy dengan merapikan penampilan nya didepan kaca.
"Tom.. ! Aku sadar , aku bukan lah satu satu nya wanita yang pernah engkau tiduri .. tapi !! Tak seharusnya berakhir seperti ini.. !?" Ucap protes sang model.
Tomy menaikan satu alis nya dan berkata.. ..
"Kalau kamu sadar kenapa masih bertahan !?" Ucap tak perasaan dari Tomy.
Wanita itu menangis seraya memukul mukul dada berotot Tomy yang berbentuk roti yang disobekπ.
Dengan raut wajah datar Tomy mencengkram lengan sang model...
"Jangan pernah mengharap lebih pada ku , karena wanita seperti mu bukan lah yang pantas memiliki hati ku !!" Jelas Tomy melepas lengan sang model dengan kasar.
*
*
*
" ...? .."
.....πΈπΈ.....
__ADS_1