True Love

True Love
EPISODE 70


__ADS_3

.....🌸🌸.....


Ditepi jalan yang sepi...


Terlihat seorang pria beranting sedang mengotak atik mesin mobil seorang Ketty..


" Kamu bisa tidak ... !? Kenapa sedari tadi mesin itu tidak menyala .. ! !!" Ucap Ketty yang meragukan kemampuan pria bernama Tomy.


Tomy hanya melirik malas kearah Ketty ..


*


*


Suasana malam makin sepi dengan rintikan air hujan yang mulai menyapa . ..


Dingin nya malam mulai menyerang tubuh wanita dewasa bernama Ketty , tubuh wanita itu nampak menggigil kedinginan berdiri berusaha menghangatkan tubuh nya sendri dengan kedua lengan nya .


Wanita dewasa itu tak ingin terlihat lemah dihadapan pria menyebal kan yang saat ini tengah terlihat berusaha membenahi kendaraan nya..


Tiba -tiba ..


Brugh.. ketty pun jatuh pingsan .


Mata tajam Tomy menatap sekilas penuh kedataran akan keadaan Ketty yang tergeletak tak sadar kan diri diatas trotoar jalan yang sepi ,


pria beranting itu seolah tak memiliki hati nurani terhadap wanita yang terlanjur mendapat predikat penggoda dari diri nya.


Tomy terlihat berusaha menghubungi Wildan untuk datang membantu nya ..


Akan tetapi Wildan tak merespon panggilan tersebut..


Selang 2 menit berlalu..


Pria dewasa itu nampak mendengus kesal akan nasib perasaan nya terhadap Ameena .. sebuah rasa didada yang mulai MENEBAL akan nama nya CINTA yang lagi -lagi harus tertunda..


Baru satu jam yang lalu hati dan peRASAan pria tampan bernama Tomy sedang dipenuhi oleh huruf -huruf C-I-N-T-A ..


Satu jam yang lalu dikamar Tomy..


Nampak pria tampan beranting itu sedang bersiul -seraya bersenandung didepan cermin besar pada kamar pribadi nya .. senyuman tampan pada bibir merah nya mampu menggambarkan betapa bahagianya saat ini diri nya


Sesekali tangan besar nya menyentuh dada yang berdetak sebegitu cepat ketika bayangan seorang gadis muda yang usianya lebih muda 10 tahun dari nya bertebaran dipelupuk mata sang don juan.


"Sial .. kenapa jantung gue DEG-DEG kan begini!?" Sebuah gumaman Tomy .


Sekali lagi pria cukup umur untuk menikah itu melanjutkan kegiatan tangan nya yang tengah menyisir tiap helai rambut dengan sebegitu rapi .


Setelah puas akan hasil didepan cermin , pria dewasa itu pun kemudian membolak balik kan lagi tubuh nya ingin memastikan lagi akan penampilan nya.


Tomy kini memakai celana kain dengan panjang semata kaki berwarna hitam dan dipadupadan kan dengan kemeja lengan panjang yang berwarna navy.


Saat Tomy akan memacu kendaraan nya dan menghampiri sang pemilik janji hati tak lupa bunga mawar merah telah ia siap kan -


Tiada disangka-dan diduga !? satu panggilan suara masuk pada ponsel pria tampan itu, membuat rencana kencan nya menjadi GATOT .. alias gagal total tanpa ia sadari.


Setelah usai dalam percakapan lewat ponsel, Tomy terlihat mematikan benda berwarna hitam itu...

__ADS_1


Dan dengan segala keberatan hati Tomy mencoba menuruti permintaan Abrisam untuk membantu Ketty terlebih dulu ..


*


*


*


Satu jam berikutnya- Tomy...


Kini pria beranting bernama Tomy sedang melangkah pelan mengarah pada Ketty yang tak sadar kan diri .


Dengan menjulurkan satu kaki nya kedepan - kearah kaki Ketty..


DUG -DUG kaki tinggi Tomy menendang - nendang pelan ke arah kaki Ketty bermaksud membangun kan wanita cantik itu tanpa harus menggunakan tangan nya.


" Bangun.. !! jangan pura -pura pingsan !!?" Suara Tomy terdengar begitu datar dan tak peduli.


Tapi wanita cantik itu tak juga membuka mata..


Dug- dug.. kaki Tomy lagi -lagi mencoba membangunkan Ketty , arah mata pria beranting itu mengarah kearah sekeliling tempat mereka berdua berada .


Tomy kali ini mengarahkan mata tajam nya kearah trotoar dimana Ketty tergeletak yang belum juga tersadar ..


Sudi tidak sudi ! akhirnya Tomy mengangkat tubuh wanita cantik itu dengan kedua tangan nya..


"Dasar merepotkan !!" Umpatan tak ikhlas Tomy.


Tercium semerbak aroma parfum mahal dari tubuh wanita itu yang mampu menggugah hasrat seorang Tomy..


*


*


Saat ini Tomy telah membawa Ketty kesebuah rumah sakit terdekat - dimana mobil wanita itu mogok.


Setelah memastikan Ketty Armand telah mendapatkan penanganan ...


Tomy terlihat menghubungi sang papa dan memberi tahu akan kondisi Ketty saat ini .


Tak lupa pria beranting satu itu berkata..


"Pa.. ! Tomy harus pergi " ucap Tomy.


"Tunggu orang tua Ketty datang Tom !" Sergah Sam dari sebrang sana.


" Bagaimana pun Armand telah meminta tolong pada papa untuk meminta mu membantu putri nya !?" Sambung Abrisam kemudian.


"Ma.af paa .. Tomy tidak bisa !?" Tolak Tomy dan menyudahi percakapan nya.


Tomy meraih kunci mobil yang berada disebuah sofa -hendak meninggalkan Ketty seorang diri yang terbaring lemah.


Tanpa disengaja tangan besar Tomy menenggor sebuah tote bag milik Ketty yang diletakkan oleh perawat disebuah sofa dan membuat isi dari tote bag itu berserahkan pada permukaan sofa tersebut.


Tomy yang akan berlalu mendadak kaki nya terpaku akan suatu benda yang ia lihat....


"INI ?!!!! " ... suara Tomy dan tangan yang akan menyentuh barang tersebut.. tatapan mata Tomy terarah pada sosok yang tak sadar kan diri...

__ADS_1


" Aku tidak percaya.. ! Ini tidak mungkin !" Ucap tak rela pria itu dengan terduduk disofa


" aku yakin gadis kecil ku adalah Ameena bukan lah wanita licik seperti diri nya !!" Gumam Tomy dengan segala pemikiran nya akan kenyataan yang tengah berada didepan mata.


"Kenapa bisa seperti ini , kenapa aku seolah dipermainkan dengan keadaan ... !?" ucap Tomy tak terima dengan menarik - narik rambut nya yang rapi.


"Segala petunjuk yang mengarah pada Ameena seolah terpatah kan setelah aku menemukan Al-qur'an ini ada pada didirimu- !?" ucap getir Tomy.


Tomy terduduk mengurungkan langkah nya menghampiri Ameena .


Lama pria itu melamun akan ketidak percayaan nya ...


Netra pria don juan itu membasah , Tomy memejamkan kelopak mata yang bergetar tak percaya .. sebuah cairan membasahi wajah tampan pria beralis tebal yang kini berdiri didekat ranjang Ketty.


Petir menyambar - kilatan menyilaukan mata yang menggores pada langit yang gelap ... Tomy mengarahkan pengelihatan nya pada dunia luar melalui jendela kaca besar, dimana saat ini sedang turun hujan dengan deras nya...


Tomy meraih ponsel milik nya dan mengètik pesan kepada Ameena...


"Ma af !! aku tak bisa datang !?" Isi pesan Tomy kepada Ameena tanpa memberi penjelasan apa pun.


"Untuk kedua kalinya aku berjanji dan kedua kali nya aku mengingkari..!?" gumam Tomy dengan perasaan bersalah..


"Aku harap kamu tak akan datang Ameena !?... Aku harap kamu tak menunggu ku!".. ucap harap Tomy.


Tomy duduk terdiam disebuah sofa dengam segala pemikiran dan perasaan yang tercampur aduk menjadi satu.


🌸🌸


Ditaman kota yang tadi nya ramai kini nampak sepi..


Terlihat seorang gadis berpakaian syar'i sedang berteduh dari tepaan air hujan di sebuah pohon yang rindang..


Setelah membaca suatu pesàn yang masuk yang dikirim oleh Tomy , Ameena tersenyum getir akan isi pesan tersebut.


Gadis itu nampak meringkuh tubuh langsing nya seraya tersenyum miris akan perasaan nya yang lagi -lagi harus kecewa akan sebuah janji .


Dengan menggigil gadis itu bertanya kepada sang pemilik nafas.


" Tuhann .. apa seperti ini yang dinamakan suka ? Aku tahu ini salah dan aku tahu tak seharus nya langkah kaki ini mengarah kepada diri nya ..


"Dia bukan lah mahram ku tapi kenapa aku masih ingin bertemu dengannnya..


"Tuhann .... terima kasih telah mengingat kan ku dikala langkah ini akan menuju sesuatu yang tak sepantas nya ku lakukan.


"Diri ini malu Tuhan ! Malu akan sebuah rasa yang tak sepantas nya ada didalam dada yang tak mampu aku imbangkan dalam taat ku kepada MU .. astagfirullah hal adzim ...... Ini khilaf ku sebagai hamba.. ..maka kumohon ampun untuk - segala kekhilafan yang telah ku lakukan !?" ucap lirih doa Ameena.


Dengan menunduk memeluk lutut nya dengan gamis yang telah basah Wajah Ameena telah memucat dan terlihat bibir yang mulai bergetar menahan akan rasa dingin yang ia rasakan.


Saat Ameena ingin bangkit ...


Terlihat sepasang kaki sedang berdiri tegak dihadapan nya..


Ameena mendongak kan kepala dengan mengarahkan pengelihatan nya kearah depan seraya berharap sang paman lah yang datang... setelah melihat seseorang yang datang bukan lah Tomy .. Meena tersenyum seraya berkata...


"KAKAK......?!"..


.....🌸🌸.....

__ADS_1


__ADS_2