True Love

True Love
Mulia


__ADS_3

Happy reading 🤗


Maisharoh masih memeluk tubuh Famira hingga Famira merasa baikan. Baru lah ia melepasnya. Ia menatap wajah Famira yang sembab karna menangis.


"Anty kenapa...?" tanya Maisharoh


"La basa....." jawab Famira mencoba untuk tersenyum


"Lalu kenapa menangis...?" tanya Maisharoh


"Ana terharu dengan ucapan anty tadi. Rasanya seperti mendapat tamparan keras, mengenai permasalahan wanita. Sungguh selama ini diriku selalu melalaikan kewajiban seorang wanita untuk menutup auratnya." jawab Famira


"Belum terlambat, jika anty ingin berubah" ucap Maisharoh


"Maksudnya.....?" tanya Famira


"Anty bisa berubah, dengan cara merubah tampilan menjadi wanita yang shalihah. Mulailah menggunakan hijab setiap hari. Awalnya pasti masih susah dan kadang lupa untuk mengenakan nya. Tapi, jika kita niat karna Allah, maka insyaallah akan dimudahkan oleh Allah jika kita niat" jawab Maisharoh


Famira langsung tersenyum manis, benar apa yang dikatakan oleh Maisharoh tadi. Sudah seharusnya ia merubah tampilan menjadi wanita yang shalihah, meski perilaku belum sebaik Fatimah putri Rasulullah, asalkan kita sudah memenuhi syarat sebagai wanita untuk menutup auratnya.


"Insyaallah, akan ku coba setelah pulang nanti, dan semoga ini adalah langkah awal untuk aku. Supaya bisa menjemput hidayahku" ucap Famira


"Aminnn, semoga bisa Istiqomah ya ukhty. Ana seneng dengernya" ujar Maisharoh


Lalu Kevin pun datang sambil membawa es krim pesanan Famira tadi.


Ternyata istrinya sedang berbincang dengan seseorang. Kevin pun menghampirinya dan menyerahkan es krim itu.


"Ini es krim nya, maaf menunggu lama" ucap Kevin ketika menyerahkan es krim


"Tak apa sayang..." jawab Famira saat menerima es krim pemberian dari Kevin


"Oh ya Maisharoh, kenalkan ini adalah suamiku" ucap Famira mengenalkan Kevin pada teman barunya


Maisharoh langsung mengatupkan kedua tangannya untuk berkenalan.


"Maisharoh...." ucapnya

__ADS_1


"Kevin...." jawab Kevin


Lalu ada pria tampan menuju ke arah mereka. Dan ternyata itu adalah suaminya Maisharoh, ia baru datang karna ada urusan mendadak.


Kemudian, Maisharoh juga mengenalkan suaminya pada Kevin dan Famira.


"Kenalkan ini adalah Lathif, suamiku" ucap Maisharoh


Kevin langsung menjabat tangan Lathif untuk mengenalkan dirinya beserta istrinya.


"Kevin Saputra, dan ini adalah istriku" ucap Kevin sambil mengulurkan tangannya


"Muhammad Lathif, dan ini adalah istriku" jawabnya sambil menerima uluran tangan Kevin


Baru bertemu saja sudah akrab, apalagi berteman dengan orang seperti Maisharoh. Pastinya Famira akan mendapatkan banyak ilmu agama Islam darinya.


Sampai-sampai Famira dan Maisharoh bertukar no ponsel agar mudah untuk bisa berkomunikasi nantinya.


Ternyata Maisharoh adalah ibu pondok pesantren di Jawa timur, dan suaminya adalah anak kyai. Pantas saja sikap dan pakaian Maisharoh beda dari yang lain. Hingga Famira malu sendiri, dia memang wanita baik, tapi satu kekurangannya, yaitu ia belum berhijab. Mungkin setelah pulang dari taman Famira akan membicarakan pada Kevin mengenai berhijab.


Setelah lama berbincang, mereka pun pulang ke rumah masing-masing. Saat diperjalanan pulang, Famira membuka suara.


"Hem..., ada apa sayang?" tanya Kevin


"Aku ingin bicara sesuatu padamu" jawab Famira


"Katakanlah...." ucap Kevin


"Aku ingin berhijab...." jawab Famira


Seketika Kevin langsung mengerem mendadak saat mendengar penuturan Famira tadi. Menoleh ke arahnya dan bertanya.


"Apa aku tidak salah dengar?" tanya Kevin


"Tidak....,


Sungguh aku ingin berhijab. Apa aku boleh?" tanya Famira

__ADS_1


"Suami mana, yang menolak permintaan istrinya yang sangat mulia ini. Tentu saja aku memperbolehkan mu untuk berhijab dan aku sangat meridhoi nya, sayang" jawab Kevin


"Alhamdulillah, makasih sayang. Doa kan juga semoga aku bisa Istiqomah" pinta Famira dan diangguki oleh Kevin.


Lalu mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah.


_____________________________________________


Rumah


Mereka sudah sampai rumah setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh.


Famira langsung masuk kedalam kamar dan berjalan menuju kamar mandi. Membersihkan tubuhnya yang sudah lengket. Dan hendak melaksanakan shalat dzuhur berjamaah dengan Kevin.


Famira keluar dari kamar mandi sudah mengenakan hijab, berjalan menuju ranjang dan menemui suaminya.


Kevin yang asyik memainkan ponselnya pun pandangannya langsung teralihkan menuju orang yang sedang berdiri di hadapannya.


"Masyaallah Tabarakallah, cantiknya istriku'' puja Kevin


"Alhamdulillah...., makasih sayang'' jawab Famira


"Semoga engkau bisa Istiqomah, sayang" ucap Kevin lalu diaminkan oleh Famira.


Setelah itu, Kevin beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, lalu melaksanakan shalat dzuhur.


Bersambung


.


.


.


Nih author kasih visualnya Famira Sabila. Semoga cocok yak dengan ekspektasi kalian semua.


Famira Sabila

__ADS_1



Maaf yak, kalo enggak pas sama pemikiran kalian semua readers.


__ADS_2