True Love

True Love
Gosip


__ADS_3

Happy reading 🤗


Famira langsung mencari tasbih yang ia beli kemarin saat menghadiri acara pengajian bersama Zahra.


"Dimana aku meletakkan tasbihnya, ya Allah bantu lah hamba untuk mencarinya" Gumam Famira dalam hati


Akhirnya pun ketemu, lalu ia mengambil dari dalam lemari dan membawanya ke atas ranjang. Membaringkan tubuhnya menghadap kanan, sambil berdzikir.


Berharap dengan ia berdzikir maka sakit di kepalanya dan diperut bisa hilang. Ia mengucapkan takbir, tasbih dan tahmid.


''Ya Allah, kuatkan hamba. Jangan lemahkan jiwa hamba ini ya Allah'' ucap Famira di sela dzikir nya.


Darah segar terus mengalir dari hidungnya. Kepala serasa nyut-nyutan dan perutnya pun terasa sakit. Mungkin jika itu bukan Famira yang mengalami, pasti wanita itu akan langsung menggugurkan janinnya demi keselamatan nyawanya.


Tapi Famira bukan lah wanita lemah, semenjak suaminya selalu memberi support agar jangan menyerah sebelum mencoba.


Famira akan terus mencoba sekuat mungkin agar tetap bisa mempertahankan janin yang ia kandung. Berharap sampai ia melahirkan dan anaknya sehat.


Karna ia sedang hamil, maka ia tidak di izinkan untuk minum obat dan harus menjalani kemoterapi agar kanker leukimia tidak cepat menyebar.


''Besok aku akan pergi ke dokter Risa untuk melakukan kemoterapi'' ucap Famira sambil menahan sakit di tubuhnya.


***

__ADS_1


Kantor


Kevin sudah sampai didepan kantornya, disana banyak karyawan yang melihat dirinya dan langsung membungkukkan badannya.


''Selamat pagi pak'' sapa karyawati


''Hemm....'' hanya deheman yang dikeluarkan


Berjalan tanpa menyunggingkan senyuman, muka datar dan tatapan tajam. Sangar tapi tampan, itulah julukan yang pas untuk Kevin.


Sesampainya di dalam ruangan, Kevin langsung duduk di kursi kebesarannya.


''Apa jadwalku hari ini?'' tanya Kevin


''Baiklah..., atur jam nya!'' perintah Kevin


''Baik pak.....'' jawab Wandi


Kevin menghadiri rapat dengan tuan Eric dan selesai dengan kerjasama antar perusahaan.


Tuan Eric adalah teman papa Ardian, dulu beliau sering sekali mengunjungi perusahaan ini. Tapi semenjak papa Ardian meninggal, beliau jarang sekali datang kemari. Jika karna bukan masalah pekerjaan maka beliau tidak akan datang.


''Senang bisa bekerjasama dengan anda'' ucap tuan Eric sambil berjabat tangan

__ADS_1


''Saya juga senang, akhirnya kita bisa bekerja sama lagi pak'' jawab Kevin sambil membalas jabatan tangan dari tuan Eric


Lalu mereka keluar sambil berbincang-bincang masalah kerjasama hingga kedepannya nanti. Serta membicarakan masalah lain. Sesekali mereka tertawa dan melanjutkan pembicaraan sampai di depan kantin kantor.


Baru kali ini Kevin mau datang ke kantin kantor, biasanya menyuruh bawahannya untuk membelikan makanan dan mengantarkan ke ruangannya. Dan sekarang Kevin terjun sendiri ke kantin.


Kevin ke kantin hanya untuk melihat karyawannya saja jika sedang berhadapan dengannya selalu hormat, tapi apakah jika dibelakang mereka tidak mengghibahi dirinya? Karna setau Kevin, dia itu selalu cuek dan malas berbicara dengan bawahannya kecuali mengenai masalah penting.


''Wah, pak Kevin datang kesini'' ucap karyawati


''Enggak usah ngehalu napa, beliau itu mau duduk disamping gue'' ujar Citra teman karyawati tadi


"Dasar, kebanyakan makan touge, ngelindurnya ampe keblabasan" ujar Vivi sambil menonyor jidat Citra


Mereka sibuk bergosip ria tanpa mereka sadari kalau Kevin terus memperhatikan mereka.


Karyawati tukang gosip, wajar lah pimpinan mereka kan sangat tampan dan sia-sia jika tidak dimanfaatkan, trending topik pembicaraan di kantor.


Bersambung


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2