True Love

True Love
EPISODE 19


__ADS_3

.....🌸🌸.....


Leon merogoh kantong celan panjang nya - sesaat setelah mendengar sang adik mulai terlihat lapar , pemuda berbadan tinggi itu melangkah kearah luar rumah dan mençari warung terdekat ..


Kanan -kiri , mata elang itu mencoba menyisir jalan beraspal berukuran 4, 5 meter.


Kaki nya terus melangkah kearah kanan dari rumah bik Ika..


Ditiap perjalanan Leon mendapat tatapan asing dari tiap warga yang berpapasan dengan nya, tak sedikit pula perkataan memuji itu terdengar di telinga Leon.


" Walah ... guantengeeeeee !" Ucap seorang gadis desa dengan tatapan memuja..


Leon yang mendengar pujian itu hanya menanggapi nya dengan datar sedatar jalan aspal yang ia tapaki.


Leon melihat ada seorang ibu penjual Jamu gendong,yang sedang menjajahkan dagangan nya..


" Permisi.. saya mau tanya ! Didekat sini ada toko yang menjual makanan ?!" Tanya Leon dengan sopan.


Ibu penjual jamu mematung melihat pemuda yang begitu tampan dan bibir yang merah berada dihadapan nya.


Leon menyadari sang ibu penjual jamu sedang termanggu menatap nya , lalu Leon pun mengulang panggilan nya..


" permisi ibu.. , apa ibu tahu dimana toko dekat sini? " lalu ibu pun tersadar .


"Walah arep nyarik toko toh.. ?!" Jawab Ibu yang bernama Sopiah...


Ibu Sopiah adalah tetangga bik Ika di desa...Ibu Sopiah adalah ibu rumah tangga yang cukup terkenal keahlihan nya dalam mendapatkan potongan harga dalam berbelanja alias DISKONAN, sekaligus menjajahkan minuman jamu berkhasiat nya sebagai sumber penghasilan nya .


Leon menggangguk dan tersenyum garing akan bahasa ibu Sopiah penjual jamu, dengan sedikit ragu Leon mengikuti arahan sang ibu yang menggunakan bahasa jawa khas jawa timuran.


Setelah mencoba memahami dan mendalami arti maksud ucapan ibu Sopiah, pemuda itu pun akhir nya sampai pada tempat tujuan nya..


" Huufftt.. akhir nya aku dapat juga !" Ucap pemuda itu yang sedari tadi ingin sekedar membeli makanan untuk diri nya dan orang yang ada dirumah. Setelah mendapatkan apa yang diinginkan Leon pun pulang..


Ameena yang melihat sang kakak pulang dengan menenteng sebuah kantong kresek di tangan -menjadi kegirangan.


" WAAHHH .. kakak bawa mie instan ! Kakak kok Tahu perut ku ini minta diisi sesuatu untuk mengganjal nya !" Seloroh gadis gemuk dengan membuka belanjaan sang kakak.


" Masak sana , nanti kalau sudah siap kita panggil mama !?" Perintah Leon dengan datar.


" Siap komandan !?" Sahut Ameena dengan berlalu kedapur.


Saat Leon bersandar dikursi yang berada di ruang tamu , pemuda itu tiba - tiba terganggu akan deringan ponsel milik nya, lalu terdapat nomer pada layar ponsel itu ... ..


"Nomer baru ! ?" Batin Leon.

__ADS_1


"Hallo ..! " ucap Leon kepada orang diseberang sana..


" Leon Kamu dimana ? Om mencari mama - adik dan kamu ?!" Suara khawatir seseorang pria disebrang sana.


" Kami baik om ! terima kasih sudah menghkawatir kan kami!" Jawab Leon.


" Leon kemana mama mu , boleh om bicara denganya.. ?!" Suara Abrisam terdengar disebrang sana.


" Ma.af om .. mama sedang istirahat dikamar .. !?" Jawab Leon dengan dingin.


Pria yang ada disebrang telfon itu ialah Abrisam (Abrisam adalah atasan dan juga sahabat karib nya Jimin semasa kuliah -walau tak seangkatan ).


" Leon ... ! om harap kamu masih melanjutkan kuliah kamu !?" Nasehat Sam terdengar serius.


" Ma.af om ! untuk saat ini saya belum terpikir untuk kearah sana !" Jelas pemuda tampan Itu.


" Om Tahu bagaimana perasaan mu saat ini .. , maka dari itu , om akan salalu membuka lebar pintu rumah om untuk kalian !?" Ucap Sam diseberang telepon sana.


"Terima kasih om sekali lagi saya ucapkan !" Panggilan pun usai.


*


*


Dari arah dapur datang gadis gemuk dengan membawa dua mangkok mie rebus dan satu mangkok kosong.


"Kamu lapar apa doyan ?!" Tanya Leon dengan menunjuk mangkok Mie Ameena.


" Kamu masak semua mie nya ?! " tanya Leon lagi.


" Iya ! Meena kan tukang makan , nanti kalau aku makan sedikit -aku takut masih lapar - nanti nggak bisa tidur !?!" deretan ungkapan dari sang Meena..


Ameena terlihat sedang membagi mie rebus yang ia masak tadi sebelum ia memakan nya ,


Leon menaikan satu alis nya kearah Ameena , dan kini berganti melihat dengan tatapan heran akan tingkah laku sang Ameena..


"Kamu mau kemana?" Tanya pemuda yang sedang menyantap mie instan buatan Ameena .


" Mau kekamar Ibu .., ibu sedari tadi belum makan kak ?!" Jawab Ameena dengan bersiap melangkah kearah kamar Lisa.


Bibir pemuda itu melengkung melihat perhatian adik angkat nya kepada mama yang selalu mendapat panggilan ibu dari gadis kecil berbadan gemuk .


Didalam kamar .. Ameena melihat Lisa sedang tertidur ,


" Assalamualaikum !?" Ucap salam Ameena dengan suara pelan- melangkah masuk.

__ADS_1


Saat Ameena meletak kan mangkuk berisi mie rebus rasa kaldu ayam diatas Meja , netra gadis berkrudung besar menyipit - saat melihat mimik wajah sang ibu dengan dahi yang berkeringat.


🖤🖤


Di alam yang berbeda... ..


Lisa melihat sosok yang 3 kali 24 jam selalu ia rindukan..


" Jim.. kita mau kemana ?" Tanya Lisa pada Jimin yang sedari tadi tersenyum damai pada nya.


Lisa merasa aneh terhadap sikap Jimin yang sedang menggenggam satu tangan nya terus mengarah kesuatu tempat yang terlihat sangat terang..


" Jim.. dimana ini , kenapa ada sungai mengalir dengan jernih , sampai bebatuan sekecil apapun mampu terlihat dari atas permukaan air sungai ????" Tanya Lisa dengan menatap takjup.


*


*


Lagi - lagi Jimin hanya tersenyum kearah Lisa..


Tiba -tiba tangan Lisa terlepas dari tangan Jimin , Kini Jimin berada disebrang sungai sedang menatap Lisa sembari duduk diatas batu besar yang disamping kanan kiri nya ditumbuhi tanaman bunga yang begitu indah .


" Jim .. kamu mau kemana ? Aku ikut sayang ?!" Ucap mohon Lisa dengan mencoba menyebrangi sungai kearah Jimin.


Jimin tersenyum lagi kearah Lisa dengan mengarahkan tangan kearah samping Lisa , Lisa dengan perlahan mengikuti arah tangan pria yang begitu ia kasihi , tanpa Lisa sadari ada sosok gemuk dan tampan sedang menunggunya .


Lisa tersenyum kearah Leon dan Ameena , setelah nya Lisa mengarah kan pandangan kembali kearah Jimin.. namun Jimin kini semakin jauh tak terjangkau oleh Lisa, Lisa terus berlari mengejar sang suami yang menatap nya dengan tersenyum .


Dalam mimpi Lisa terjatuh dengan memanggil -manggil nama Jimin sang suami.


"JIM- JIM- HAH - HAH !" Suara Lisa mencoba memanggil sang suami , dengan nafas terengah engah ..


*


*


Ameena .. yang sedari tadi melihat sang ibu tertidur mendadak berkeringat kembali dibagian dahi , terdengar suara sang ibu memanggil - manggil nama sang papa yang kini telah tiada .


Sedangkan Leon ! pemuda itu baru masuk kedalam kamar sang mama setelah mematikan sambungan ponsel nya .


" Kak.. Ibu kenapa ?!" Tanya cemas Ameena dengan menatap Lee


Pemuda itu hanya terdiam dengan terus menggenggam tangan sang mama seraya memberi tatapan dalam kearah Lisa .


...?!' ..

__ADS_1


.....🌸🌸.....


__ADS_2