True Love

True Love
Makan siang


__ADS_3

Happy reading 🤗


Beberapa jam kemudian, akhirnya Kevin bisa pulang ke rumah untuk makan siang bersama dengan istrinya.


"Wandi...." panggil Kevin


"Iya pak, ada apa....?" sahut Wandi sopan


"Apakah nanti setelah jam makan siang saya ada jadwal?" tanya Kevin


"Oh...., sebentar pak. Saya cek dulu" jawab Wandi


Lalu ia mengambil tablet dimana jadwal rapat di simpan. Melihat dan membaca dengan sangat teliti supaya tidak bingung nantinya.


Setelah selesai, lalu Wandi meletakkan kembali tablet itu.


"Setelah selesai jam makan siang, bapak ada rapat dengan perusahaan PT Chevron untuk membahas tentang pembangunan gedung di daerah Jawa barat" ucap Wandi


"Baiklah...., kau atur semuanya. Nanti kita akan melakukan rapat dengan mereka. Jangan sampai ada kesalahan apapun dalam hal ini!" ujar Kevin memperingatkan pada Wandi.


"Siap pak, saya akan melakukannya dengan hati-hati dan saya jamin rapat ini akan berjalan lancar" ucap Wandi


"Bagus...., saya percaya padamu'' jawab Kevin sambil menepuk pundak Wandi


Setelah itu, Kevin keluar dari ruangan. Berjalan menuju pintu keluar kantor dengan setelan jas hitam.


Tampannya sampe luber, semua karyawati langsung dibuat ngiler dan melongo melihat Kevin melewati mereka tanpa senyum ataupun melirik mereka. Berjalan keluar dengan tatapan mata yang tajam.


"Masyaallah...., ganteng banget pak Kevin'' ucap Cici disana dengan mata yang tak berkedip melihat Kevin lewat


"Halah....percuma lu muji pak Kevin, beliau enggak bakalan nyamperin lu" sahut Dita

__ADS_1


"Ya elah...., ngehalu dikit napa sih. Kan gue juga pengen punya suami kayak pak Kevin'' ucap Cici


"Noh...., lu cari di medsos. Terus lu ajak dia kencan buta. Siapa tau dia ngelirik lu dan ngajak lu nikah" ucapnya Dita sambil tertawa mengejek


"Gue masih waras ya. Ngapain segala kencan buta, kayak disini kurang pria tampan aja" seloroh Cici


"Hahaha....." tertawanya sangat memekakkan telinga Cici, lalu ia menyumpal mulut Dita menggunakan kertas HVS di sampingnya.


Dita langsung kelabakan dan membuang kertas itu dari mulutnya. Menatap Cici dengan tatapan marah.


"Apa...., lu mau marah. Silahkan gue enggak takut sama lu" ucap Cici sambil berkecak pinggang


Dita tak menggubris ucapan Cici, lalu ia kembali ke tempat duduknya dan mulai menyalakan komputer.


***


Rumah Kevin


"Assalamualaikum, aku pulang" ucap Kevin


"Waalaikumsalam, ayo masuk'' ajak Famira sambil tersenyum manis


Kevin mengangguk dan berjalan menuju ruang makan. Di sana sudah tertata rapi, semua menu makanan tersedia disana, hanya saja ikan tidak ada di meja makan. Semenjak Famira hamil, ia tak suka dengan semua jenis ikan. Baik ikan air tawar maupun air laut, baginya semua sama, tidak ada yang enak.


"Banyak sekali menu nya, sayang" ucap Kevin


"Sengaja....., karna aku enggak tau selera makanan kamu. Karna kamu selalu gonta-ganti Makanan" jawab Famira


"Aku suka semua sayuran, kecuali pare dan makanan yang rasanya pahit" ujar Kevin


"Hahaha....., ya sudah sekarang kita makan" ajak Famira

__ADS_1


"Iya...., aku juga sudah lapar" ucap Kevin


Famira mengambil alih piring milik Kevin untuk mengambilkan nasi dan lauk untuknya.


Kevin sempat menggelengkan kepalanya, ia tak mau membuat Famira lelah. Tapi Famira tetap kekeuh dan ia terus mengambilkan makanan untuk suaminya dan meletakkannya di hadapan Kevin.


"Makasih....., seharusnya aku saja yang mengambilnya. Aku bisa sendiri kok, lagian kamu udah hamil besar, kasihan nanti kamu capek'' ucap Kevin


"Sama-sama....


Ya ampun sayang, cuma mengambilkan makanan itu tidak menguras banyak tenaga kali. Kamu makin lebay deh semenjak aku hamil besar" jawab Famira


"Mungkin....,


itu aku lakukan karna sayang istri dan anak" ucap Kevin


Famira langsung mengangguk dan tersenyum, lalu mereka mulai makan.


Makan dengan tenang tanpa ada yang membuka suara sampai makanan mereka habis.


Sebelum kembali ke kantor, Kevin mengatakan pada Famira jika ia nanti akan lembur dan pulang larut malam. Jadi ia meminta agar Famira tidak menunggunya pulang dan meminta Famira untuk tidur terlebih dahulu. Istrinya hanya mengangguk dan membiarkan Kevin kembali ke kantor untuk bekerja.


Bersambung


.


.


.


Part selanjutnya ada hal yang bikin greget.

__ADS_1


__ADS_2