
.....🌸🌸.....
"Semua orang pernah melakukan salah tuan dan semua orang memiliki masa kelam dalam perjalanan hidup nya... !" Jawab Wildan mencoba menenangkan ..
Tomy melirik kearah Wildan yang menatap lurus kedepan..
"Elu pernah merasakan nikmatnya wanita?!" Tanya Tomy dengan penuh maksud.
"Tidak tuan! Saya hanya akan melakukan dengan pasangan yang telah halal saya sentuh .. karena saya akan merasa tidak adil bila melakukan nya terlebih dulu dengan wanita lain sedang kan - wanita yang akan menjadi istri saya nanti ... masih suci belum terjamah pria lain.
Tomy memicingkan mata mengarah pada Wildan..
"Elu nyindir gue...!!!?" Ucap tajam Tomy .
"Maaf tuan ! Bukan menyindir .. lebih tepat nya saya menjawab ! Apa yang anda tanya kan .. dan itu lah perinsip saya ...!!" Jelas Wildan dengan yakin.
Tomy nampak mendengus kesal akan jawaban Wildan..
"Sudah lah .. !jalan ...!" Perintah Tomy.
"Bukan kah mereka tak akan mampu membedakan nya !!" Timpal Tomy terhadap ungkapan yang dilontarkan Wildan...
CKKK.. nampak senyuman kecil dari pria yang bernama Wildan..
"Apa yang tuan muda kata kan itu benar ! Akan tetapi ... !!?" Wildan menahan ucapan nya dengan mengarahkan tatapan penuh maksud pada sang atasan...
Tomy menaikan satu alis nya , menunggu kelanjutan ucapan Wildan...
"Akan tetapi saya mencoba jujur pada diri saya sendiri tuan.. !? Lanjut Wildan..
"Lalu bagaimana kalau sebalik nya ??" Suara Tomy kemudian..
Wildan mengarah kan tatapan mata kepada Tomy..
Dengan tersenyum kecil disertai tatapan kosong dari Wildan , ...
"Saya akan menerima nya ! asal kan wanita itu jujur dari awal.. ! "... pungkas Wildan.
Tomy yang mendengar ucapan isi hati sang asisiten hanya tersenyum getir ..
*
*
*
Diperjalanan...
Tomy kembali mengotak atik benda datar yang berada ditangan ..
Tomy kembali membaca laporan tentang jati diri seorang Ameena .
Pria dewasa itu semakin yakin bahwa Ameena adalah sosok gadis kecil 11 tahun lalu yang telah ia beri janji ! Atas laporan seorang anak buah Tomy.. namun informasi tentang Ameena hanya sebatas status dikeluarga pasangan Jimin dan Lisa.. sebagai anak angkat. .
"Ckk... pantas saja bule pranakan itu begitu menghalangi gue .... !!" Gumam Tomy dengan menyunggingkan bibir merah nya .
"Ternyata gadis yang dimaksud Leon tempo hari adalah Ameena... dan janji yang ditunggu gadis yang dimasud Leon adalah janji ku yang dulu pernah kuberikan kepada Ameena .. !!?...
"Ma.af kan aku Meena .. selama itu kamu masih menjaga dan
merawat janji ku dalam hati mu !!?" Ucap batin Tomy dengan tatapan bersalah.
"Izin kan aku meneruskan kisah ini Ameena !!?" ...
lanjut batin Tomy dengan menatap foto Ameena - dimana foto itu adalah foto wanita satu- satu nya yang ada dalam ponsel milik Tomy, yang Tomy ambil dengan tanpa izin ...
"Aku seperti ingin meninggal kan semua ini Meena.. dan menjalani hidup yang baru dengan mu.. !!?....
" Tapi ..... perkataan papa begitu mengusik diriku... !!?" Rasa gelisah Tomy.
"Tunggu aku Meena - selangkah lagi perusahaan yang selama ini aku rintis dari hasil kerja keras ku akan berdiri dengan tegak.. saat itulah aku bisa berdiri diatas kaki kusendiri tanpa bayang - bayang orang lain !?" Ucap Tomy...
__ADS_1
"Dan aku akan menepati janji ku pada mu dimasa dulu... !?" ..
Tomy akhir nya tersenyum dengan tampan, Willdan yang menyadari akan hal itu .. mengumpat..
"Cinta itu begitu ya.. !! dalam DETIK diam -dalam MENIT marah - dalam JAM tersenyum sendiri.. !! Haaaaah.. itu lah cinta derita nya tiada akhir.... !!" Oceh Willdan... ..
Tomy yang sedari tadi tenggelam dalam lamunan masa depan nya... kini kembali tersadar..p
"WOOIII.. JABLAY .. !! " suara Tomy terdengar dengan tatapan datar menuju Wildan .
" jangan bilang elu nggak nyindir Gue... !! Dengan kata- kata elu barusan... !?" Sergah Tomy..
Wildan menjawab ucapan Tomy dengan tetap fokus pada jalan didepan nya dengan nada begitu santai....
"Maaf lagi tuan muda.. !! kali ini saya memang berNIAT mengarahkan ucapan itu kepada anda... !!!?" Ucap enteng -Wildan .
Sontak mata Tomy membulat kesal..
Dengan bersendekap..
" Okeyy... !! bonus bulan depan buat elu - gue SUNNNAT .... . !" Suara Tomy... dengan tatapan menang kearah Wildan.
CIIIIIIIT... BUG..
Suara rem dadakan yang dilakukan Wildan ... membuat tubuh Tomy tersungkur pelan kedepan ..
"Beehhhhhh ... mana boleh begitu.. !! " sahut Wildan dengan melayangkan protes pada Tomy.
Akan tetapi bukan nya jawaban yang ia dapat melainkan ...
sebuah kanebo basah melayang kearah wajah Wildan...
BRAB...suara kanebo menempel pada wajah Wildan.
"B@ngs@t !! Kenapa berhenti dadakan !!?" Suara kesal Tomy kepada Wildan dengan membuang tempat kanebo kesembarangan .
"Tidak boleh dzolimmm tuan .. !?" Ucap Wildan dengan membersihkan wajah nya dan melipat kanebo tak bersalah itu.
"Nanti bintitan baru tahu .. !!" Sahut Wildan selanjutnya dengan memasukkan kanebo tersebut kedalam tempat yang telah dibuang Tomy .
"Apa elu bilang !! gue bintitan.. !?? " sahut tak percaya Tomy dengan membuang tatapan mata nya kearah mana saja karena kesal akan ucapan Wildan.
"Dasar JABLAY .. !?" umpat Tomy dengan senyuman mengolok.
"Tidak apa JABLAY dari pada LEBAY ...!! keLEbihan dibeLAY .. !!" Sahut Wildan dengan membalas lirikan mata menang pada Tomy.
Tomy menatap sesaat pada Wildan dan begitu juga dengan Wildan memberi tatapan yang sama...
Dan pada akhirnya mereka berdua tertawa lepas dibawah deras nya hujan yang menerpa kendaraan mereka berdua, yang sedang melaju membelah malam , hingga jarak yang begitu jauh tak mereka berdua rasa kan kembali....
41 menit berlalu...
Sampai lah Tomy dan Wildan dikediaman Abrisam.
Tomy langsung melangkah menuju kamar pribadi pria itu...
BLAB... suara bantingan pelan sebuah pintu yang ditutup...
BRUGGG...
Tomy menjatuhkan tubuh gagah nya diatas ranjang seraya memejamkan mata .
Tangan Tomy tergerak meraba sisi ranjang yang kosong - lalu pria dewasa itu mengarah kan tatapan mata pada sisi kosong tersebut dengan tersenyum penuh arti dalam bayangan liar nya.
Dengan cepat Tomy bangkit dan mendudukkan tubuh gagah nya dibibir ranjang seraya mengacak acak rambut yang tadi nya masih tertata rapi .. dengan sebuah umpatan yang ditujukan pada diri nya sendiri.
"Sadar Tom.. dia Ameena yang tak harus kau bayang kan dalam fantasi mu... !!?" Ucap Tomy tatkala sosok Ameena lah yang ada dalam benak nya saat ini.
Dengan kilat Tomy meraih benda pipi yang ada pada saku celana nya...
Dan mencari nomer kontak seseorang.. .. setelah mendapat kan no ponsel tersebut Tomy tersenyum...
__ADS_1
*
*
*
Didalam kamar sederhana...
"Shodakollahul adzimm.. " suara Ameena terdengar menyudahi bacaan nya..
Ameena menutup al-qur'an yang baru ia beli sore tadi . .. dan melipat sajadah milik nya .
Ameena menduduk kan tubuh langsing nya di sebuah kasur yang berukuran sedang.
Gadis itu menengadahkan tangan ...
"Ammiin " ucap Ameena setelah membaca doa.
Ameena bersiap merebah kan tubuh diatas tempat tidur
Namun suara deringan ponsel terdengar..
Triiggg.. tringgg...
Meena meraih ponsel itu...
"Nomor nya siapa ini ?" Gumam Ameena . Saat gadis itu akan menggeser icon yang ada dilayar datar milik nya .. deringan itu pun usai .
Meena meletak kan kembali ponsel diatas nakas ..dan mulai meraih selimut..
Nampak Tomy mengetik satu pesan kepada Ameena...
Lagi-lagi suara dari ponsel Meena terdengar kembali..
Meena membalikkan tubuh nya dan menyikap selimut , Ameena meraih ponsel sekali lagi dan melihat ada sebuah notifikasi ...
" Besok aku tunggu di taman kota.. !?" Tomy
Lama gadis itu termanggu akan isi sebuah pesan yang masuk , tak lama Meena terlihat mengetik balasan disebuah chat untuk sang don juan.
..
"Dari mana paman tahu no ponsel saya ?" Tanya Meena.
"😏tidak penting ! Dari mana aku mendapatkan no ponsel mu !?" Jelas Tomy dengan tersenyum seorang diri didalam kamar sàat mengetik balasan untuk Meena.
"Saya tidak akan datang paman.. !!" Jawab Meena.
Tomy menaikan satu alis nya akan isi balasan chat Ameena pada nya.... dengan tersenyum sinis Tomy mengetik sebuah kalimat yang mampu memaksa gadis itu ...
"😏😏Kalau kamu tidak datang ! Jangan salah kan aku - kalau nanti aku yang akan datang menjemputmu !?" Pungkas Tomy .
Chat pun usai...
Setelah chat terakhir terkirim pria itu kembali termanggu seraya berkata.. "Aku berusaha memantas kan diri ini untuk mendapat kan diri mu Meena !? Dan diri ini pun telah berusaha untuk tak menyentuh apa yang pernah bibir indah mu ucap kan pada ku .... .. !?" Seru Tomy dengan berjalan kearah cendela dengan tatapan seorang yang baik
*
*
*
Dalam benak Ameena ...
"Kenapa paman memaksa! Bagaimana aku harus menjelaskan pada ibu dan kakak ... !?" Gumam gadis muda yang bingung.
Keduanya larut dalam pemikiran yang saling terpaut antara satu sama lain... pada ruang dan tempat yang berbeda....
"... ?!"
.....🌸🌸.....
__ADS_1