
.....🌸🌸.....
Bibir yang tadi nya mend€s@h kini berubah merintih... dengan sebuah umpatan kepada Tomy...
"Kamu akan menerima balasan dari rasa sakit hati wanita seperti kami -Tom !!?" Jelas Monic dengan linangan air mata.
"Tutup mulut mu -dan simpan air mata menjijikkan mu !!" Sergah Tomy dengan mata membulat sempurna lalu menghempaskan wajah wanita itu dengan begitu kasar.
Meena membisu dalam tatapan tak percaya akan sikap arogan Tomy ..
*
*
Pria tampan yang beberapa hari terakhir ini sering wira -wiri dalam BERANDA pikiran dan STATUS HATI sang gadis muslimah berpakaian syar'i , wajah tampan nan rupawan Tomy seolah MENGFOLOW AKUN kehidupan seorang Ameena dengan hastag KULURUSKAN NIAT KU !!...
*
*
*
Setelah kepargian Monic wanita ilegal sang paman , Meena terdiam walau dalam hati ingin bertanya ?.. namun suara pria dewasa itu terdengar terlebih dulu mengudara dan mewakili akan rasa tanya dalam diri Ameena ... akan penilaian seorang Tomy terhadap wanita.
"Kenapa paman memperlakukan wanita tadi sebegitu kasar!"tanya Meena dengan menghentikan langkah kecilnya .
"Bukan kah wanita harus diperlakukan dengan lemah lembut?!" Ucapan Meena begitu melembut hingga mampu mencabut rasa kecewa yang ada dalam pori -pori kehidupan Tomy ðŸ¤dan membuka akan mata hati pria itu yang telah lama tertidur dalam kenangan tak baik akan sosok seorang wanita dalam benak pria beranting itu.
"Bukan kah sudah kukatakan JANGAN berpikir apa pun tentang kejadian hari ini !!" Sergah Tomy sekali lagi yang terdengar dengan dingin .
"Maaf paman !! tapi saya tidak bisa berhenti untuk tidak berpikir akan tindakan paman yang menurut saya begitu merendahkan kaum wanita.. !.."ucap tajam Meena.
__ADS_1
"Apa paman tak pernah berpikir ! saat AKAN menyakiti dan mempermain kan para wanita -wanita itu.. !! bagaimana rasa hancur dan marah nya mereka ?.." tanya Ameena lagi .
"Apakah paman tidak takut AKAN istilah JAZA (balasan ) !! Dimana paman akan menuai dari hasil perbuatan buruk paman yang tentu nya hanya Tuhan yang mengetahui nya -...
"Ucapan doa dari para wanita yang telah paman dzolimi itu akan terkabul kan karena terlalu banyak nya doa tak baik yang mengarah pada diri paman . ..!!!! " Rentetan pertanyaan dan pernyataan dari gadis muslimah itu begitu mendesak hati nurani seorang Tomy untuk menuju pada sebuah rasa penyesalan terdalam.
"Cckk.. sayang nya aku tidak pernah memikir kan nya !? "sahut Tomy terdengar sinis kearah Ameena.
Meena menatap tak percaya .. akan pikiran BEBAL seorang pria dewasa..
" Bukan kah paman dilahirkan dari yang namanya WANITA , bukan kah suatu saat nanti paman akan menikah dengan salah satu kaum yang namanya WANITA... ???? "
Tomy terdiam dalam tiap ucapan gadis muslim itu..
" Kenapa paman diam ?!" suara Ameena terdengar mendesak pria beranting itu dengan mata yang mulai berair..
"Bisa paman jawab !?.. " lanjut Ameena dengan tetap menatap wajah Tomy yang menunduk.
Meena melihat punggung tegap Tomy yang berjalan mendahului nya.. begitu saja...
" saya tidak tahu seberapa dalam kenangan tak baik terhadap wanita dalam benak paman, tapi perlu paman ingat ! tak semua wanita itu sama seperti yang ada dalam pemikiran paman !?"
"Saya tidak BILANG wanita berjilbab besar adalah wanita yang alim seperti ucapan wanita tadi dan saya tidak BILANG wanita yang tak berjilbab adalah wanita yang tak alim , TIDAK paman !! ... . karena kadar keimanan seorang hamba tidak terletak pada apa yang ia kenakan dan tentu nya hanya Tuhan .. sang MAHA BELAS KASIH yang mengetahuinya .
"Akan tetapi sesama muslim kita diminta saling mengingatkan dan mengarahkan saudara kita pada ketaatan ... ! "lanjut Ameena dengan mengangkat wajah ayu nya yang terlukis kekecewaan pada sikap Tomy hari ini.
"Assalamualaikum paman !!" ucap salam Meena dengan berlari kecil melewati Tomy...
Saat wà nita itu akan membuka pagar, terdengar suara pria yang sedari tadi terdiam...
"Aku tahu ! kita tak sekufu .. !!
__ADS_1
"Dan aku tahu kita berbeda dalam ketaatan .. !!
"Dan aku juga tahu! " suara Tomy mulai terdengar lirih dengan menatap punggung Ameena.
"Aku bukan lah pria yang baik !" Lanjut Tomy dengan menatap Ameena yang akan menutup pagar.
" ... tapi perlu kamu TAHU !? kamu adalah wanita yang mampu membuat ku merasakan rasa nyaman yang dulu pernah ada dan kini kembali dalam hati ini dan perlu kamu tahu bahwa wanita seperti diri mu lah yang mampu meredam rasa ketertarikan ku terhadap wanita lain yang tak semesti nya aku sentuh !!" Ucap Tomy terdengar penuh penyesalan.
"Satu rasa yang pernah aku rasakan dari wanita lain yang dulu pernah hilang kini seolah kembali menerpa ku melalui diri mu dan hal itu mampu membuat ku ingin terus mendekati mu dengan menekan nafsu yang ada dalam diri ini - saat bersama mu !! kepiawaian mu dalam menjaga harga diri sebagai seorang wanita mampu menunduk kan diri ini dalam ketenangan.
Langkah kaki Ameena menggantung seolah tak sanggup untuk menapak , ketika perkataan yang terlontar dari bibir merah pria dewasa itu menerobos pendengaran gadis muda .
Dengan membelakangi Tomy- suara lembut nan sopan terdengar ..
"Terkadang DIAM lebih baik dari pada BERKATA ,!" ...ucap Meena dengan posisi yang sama.
"Sesungguhnya sebuah rasa yang berbeda dalam dada pada tiap insan itu bisa diRASA tanpa ada suatu ucapan KATA ..
"Sudah sepatut nya kita sebagai seorang hamba mengikuti kaidah akan suatu perintah dan larangan yang telah diatur oleh agama, tentang sebuah rasa terhadap mahram atau selain mahram yang halal dan tak halal kita sentuh !! " ucap Meena dengan berlalu masuk menghilang dari pandangan sudut mata Tomy .
Tomy mematùng dalam posisi yang sama....
" Kenapa kata - kata mu sanggup membuat ku terdiam dalam penyesalan ku Ameena , dan kenapa aku harus berpikir keras ketika diri ini ingin mengartikan setiap kata dan sikap mu yang mengarah pada ku dan baru lah aku memahami arti dari semua ucapan mu .. ?!" Gumam Tomy dibawah deras hujan malam ini...
Ameena menyikap tirai pada salah satu sudut jendela kamar sederhana milik nya dalam keadaan lampu yang temaram.
Agar pria dewasa bernama Tomy yang sedang mengarahkan tatapan mata nya kearah kamar gadis muda itu tak menyadari akan rasa peduli seorang Ameena.
....
.....🌸🌸.....
__ADS_1