True Love

True Love
EPISODE 48


__ADS_3

Ameena mengangkat pandangan nya dan menoleh kearah kanan ..


" Astghfirullah hal adzimmm..! paman ?!" Pekik Ameena dengan tatapan mata tak percaya.


Paman tampan yang dimaksud mengangkat satu alis nya..


" HAAAAHHH paman laaaaagi... !?" Seloroh Tomy dengan berpura pura kesal .


Ameena yang merasa bahwa pria dewasa disebelah nya kini, merasa tak nyaman akan sebutan yang ia berikan pada pria dewasa itu.


" Ma.af !" Suara Meena terdengar pelan dengan menunduk.


Akhir nya keduanya diam tanpa kata..


*


*


Tomy melihat kearah langit yang nampak mendung.. sekilas tatapan pria dewasa itu mengarah kearah Meena..


" Kamu masih tinggal disini ? " tanya Tomy dengan datar.


" Iya.. !" Jawab Ameena dengan mengangguk.


" Kenapa tidak pindah ?!" Tanya Tomy lagi.


" Ini sedang cari !?" Jawab Ameena.

__ADS_1


" Kamu cari saja atau niat ?!" Sergah Tomy dengan mengangkat satu alis nya kearah Ameena.


" saya masih cari yang sesuai dengan kemampuan saya paman , saya bukan lah orang kaya yang main tunjuk - langsung DAPAT !?" Jelas Ameena pada akhir nya.


"Lagi pula saya masih ada satu barang yang tertinggal di kamar kos saya paman..!?" Sambung Ameena dengan sopan.


" Apa itu penting ?" Tanya Tomy penasaran.


" itu sebenarnya penting untuk semua umat muslim , tapi ada suatu kenangan yang tak akan terulang lagi dalam hidup saya tentang barang tersebut !?" Jelas Ameena dengan menatap sekilas kearah Tomy yang juga menatap nya.


Tomy dan Meena akhirnya terdiam kembali dalam pikiran masing masing..


Tomy mencuri- curi pandang kepada sosok yang makin lama dilihat makin cantik .. dalam pikiran dan rasa seorang Tomy ada suatu tanda tanya kepastian akan siapa Ameena.


" Kamu sebenar nya seperti apa ?!" ucap tanya Tomy tiba - tiba , Ameena sesaat mengeryitkan kening- setelah mendengar penyataan Tomy.


SSHRUÙFFF - FUUUHHHH.. sebuah asap keluar dari bibir Tomy.


" kebanyakan wanita memperlihat kan sisi feminim nya ! sikap lemah lembut nya didepan umum khusus nya pada kaum lelaki ! Tapi kamu .. !" Tomy melirik tanya kearah Meena dengan tatapan dalam..


" Kamu memperlihat kan sisi mandiri mu dan terkesan galak. Kepada orang laki - laki !? apa lagi dengan ku ?" Pernyataan Tomy terdengar benar ada nya.


Meena menatap kilat kearah don juan beranting.. ada perasaan nyaman ketika berada didekat nya.. akan tetapi pemikiran gadis berjilbab besar itu seolah terpaku dengan sebuah janji yang membelenggu , walau wajah pemuda pemberi janji tak pernah ia ingat lagi.


Meena tersenyum , hati nya menghangat ketika berbicara dengan pria dewasa yang terkadang sifat nya susah ditebak jika bertemu dengan dirinya..


Akhir nya gadis berjilbab itu mulai bersuara..

__ADS_1


" Apa paman tahu !? dulu sewaktu saya kecil .. ada yang mengajari saya untuk menjadi pribadi yang berani- agar bisa menjaga diri dan tidak ditindas oleh orang /teman !" jelas Meena dengan mengarahkan tatapan mata lurus kearah jalan yang sepi .


"Walau saya sadar semua yang ia katakan tak semua nya benar !? ada sebagian kata dari nya yang menyesat kan..!" Seloroh Meena dengan tatapan mata dan senyuman indah kearah Tomy- dengan menyandar kan kepala dan tubuh lelah nya dipintu ruko.


*


*


Kini Tomy menatap lekat tak percaya pada sosok disamping nya setelah mendengar cerita sang Ameena.


Pria dewasa itu tertunduk dengan tersenyum penuh makna . Selanjut nya pria beranting itu pun mengarah kan kedua mata nya menatap intens pada wajah Ameena .


Ameena yang kini sibuk memantau pemuda berandalan itu pun tak menyadari sedari tadi Tomy menatap pada diri nya..


*


*


Lalu terdengar suara seorang pria dari belakang punggung Ameena..


" Bukan kah tadi kamu bilang mau mengambil barang milik mu yang tertinggal ?? " tanya Tomy


Ameena dengan cepat membalikkan tubuh ramping nya yang berbalut gamis beserta krudung besar nya kesumber suara..


Setelah itu Ameena pun mengangguk seraya tersenyum..


"Kalau begitu biar aku antar!?" Tawar Tomy selanjut nya terdengar ramah dengan bangkit dari duduk nya.

__ADS_1


__ADS_2