True Love

True Love
Adik


__ADS_3

Happy reading 🤗


Jam 8 malam mereka sampai rumah, setelah selesai dengan urusan rumah sakit sampai, pintu rumah di buka lebar oleh Arka dan Zahra. Mempersilahkan Kevin dan Famira masuk.


''Selamat datang, kembali'' ucap Arka sambil tersenyum.


''Selamat datang anggota keluarga baru'' timpal Zahra.


''Selamat datang kedua adikku, sayang'' ucap Arza mengikuti kedua orangtuanya.


Kevin dan Famira pun langsung mengangguk dan tersenyum. Mereka bagaikan orang yang sudah di nanti-nanti kedatangannya.


Kemudian, Kevin membawa Famira dan kedua anaknya masuk kedalam kamar untuk istirahat. Mungkin besok pagi, acara tasyakuran atas kelahiran anak pertama mereka.


''Mas, dimana Siti, sekarang?'' tanya Famira.


''Di kamar tamu, dia sedang tidur, mungkin lelah dan mengantuk" jawab Kevin.


''Ya Allah, padahal aku pengen banget liat dia dan memeluk tubuhnya" ucap Famira sedih.


''Besok kan bisa sayang, dan kamu juga sekarang harus istirahat, supaya besok bisa fit kembali'' ujar Kevin.


''Besok, pagi pokoknya aku mau melihat Siti dan berterimakasih padanya kalau perlu kita buat acara juga untuknya karna sudah berkorban banyak untukku, boleh kan mas?'' ucap Famira.


''Boleh, tentu saja sangat boleh. Apapun yang kamu minta. Pasti akan aku turuti. Tapi satu pesanku....'' ucapnya terpotong oleh Famira.


''Jangan lagi lakukan hal bodoh dan membuatmu menjadi gila" ujar Famira.


''Pintar...., ya sudah sekarang kamu tidur, udah malam" ucap Kevin.


Famira mengangguk lalu Kevin membaringkan kedua bayinya ke dalam box bayi untuk di tidurkan. Ia memastikan Famira tidur terlebih dahulu, dan barulah ia keluar kamar untuk menemui Arka dan Zahra.


Setelah semua tidur, Kevin keluar kamar. Menuruni anak tangga menuju ruang tamu.

__ADS_1


''Apa Famira sudah tidur?'' tanya Zahra.


''Sudah, barusan saja....'' jawab Kevin.


''Paman, apakah besok aku boleh ketemu sama dede bayi?" tanya Arza.


''Boleh dong, sayang. Besok kamu akan melihat mereka sepuasnya" jawab Kevin sambil mencium pipi tembem Arza.


''Yey, besok liat dede bayi, hore'' teriak Arza kegirangan.


Setelah itu ia menghampiri Zahra dan duduk di pangkuannya.


''Bunda, bunda, bunda....'' ucap Arza.


''Apa, apa, apa....?" tanya Zahra mengikuti ucapan anaknya.


''Ihhh, bunda kok ngikutin gaya bicala aku sih'' ucap Arza.


Sebelum selesai mereka mengobrol, Arka sudah mengajak istri dan anaknya untuk tidur karna sudah hampir jam 10 malam.


''Ya sudah, sekarang kita semua tidur dan istirahat karna besok kita akan sibuk" ajak Arka.


''Baiklah, mari kita tidur" jawab semuanya.


Tumben Arza belum tidur, karna ia sangat senang dan bahagia karna ia akan segera punya teman baru, meski masih bayi.


Kevin sudah masuk kedalam kamarnya dan ia sudah membaringkan tubuhnya disamping Famira sambil memeluk tubuhnya.


Di kamar tamu, Arka sudah membaringkan tubuhnya di atas kasur bersama anaknya, sedangkan Zahra ia masih di dalam kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi.


Saat Zahra sudah selesai, Arza yang sudah menutup mata pun terbangun kembali ketika Zahra sudah duduk di tepi ranjang.


''Bundaaaaa....'' ucap Arza sambil meraih tangan Zahra.

__ADS_1


''Loh..., kok anak bunda belum tidur?'' tanya Zahra.


''Udah tadi, tapi pas bunda datang Arza udah enggak ngantuk lagi. Dan sekarang Arza mau tanya sama bunda'' jawab Arza.


''Mau, nanya apa sayang, hemm?'' tanya Zahra sambil memangku anaknya.


''Kapan bunda hamil lagi, dan kapan aku punya adik?'' tanya Arza, pertanyaan itu membuat Zahra kaget.


''Tanya saja, pada ayahmu, nak'' jawab Zahra sambil tertawa kecil.


''Kok, tanya sama ayah sih bun'' ucap Arza bingung.


Zahra sudah kehabisan argument untuk menjawab pertanyaan dari anaknya. Lalu Arka pun bangun dan menjawab.


''Tenang saja anak ayah. Nanti kamu akan punya adik sekaligus 5" jawab Arka sekenaknya.


Zahra langsung menganga lebar mendengar jawaban Arka. Yang benar saja, memberi adik untuk Arza sekaligus 5 anak.


Nih anaknya Arka dan Zahra yang super aktif dan pengen tau. Jika belum mendapat jawaban yang pas dengan hatinya, maka ia akan terus-menerus bertanya sampai mendapatkan apa yang ia mau.


Arza Putra Mahesa



Bersambung


.


.


.


Maaf, kalo enggak cocok sama ekspetasi kalian semua, hahahaha.

__ADS_1


__ADS_2