True Love

True Love
EPISODE 32


__ADS_3

.....🌸🌸.....


Malam makin larut meninggal kan suatu angka 12 pada jam dinding , gerakan demi gerakan telah mereka berdua aplikasi kan , hingga tetesan keringat kenikmatan telah membasahi tubuh polos kedua nya .


Hingga sebuah senyuman puas dan kecupan telah mendarat pada pundak mulus seorang wanita yang nampak lelah - ..


Kini wanita itu berada didekapan sang pria, wanita itu pun mulai mendongak kan wajah kearah pria tinggi dan tampan..


"Tom.. setelah ini kita masih bisa ketemu kan !? " suara harap wanita muda bertanya pada pria beranting yang sedang menyesap sebatang rokok.


" Aku harap ! aku adalah wanita terakhir mu ! ? " perkataan wanita muda itu terdengar lucu ditelinga Tomy.


Kini tangan besar itu melepas kan dekapan nya pada tubuh wanita yang bernama Salsa ..


" Dari awal aku tidak pernah berniat serius dengan satu wanita mana pun !?" Ucap Tomy dengan dingin dan tatapan tajam kearah Salsa .


" Ckk.. perlu kamu ingat Sal.. ! Kamu yang datang pada KU , bukan AKU yang datang pada MU !!?" Jelas Tomy dengan tersenyum menyeringai...


Salsa adalah salah satu dari kesekian wanita yang pernah Tomy tiduri . Semua wanita akan salah faham akan sikap lembut dan tatapan pria dewasa itu , yang mengira bahwa dia lah wanita yang akan menakhluk kan hati dan menjadi pemenang dari semua wanita cantik nan SEXY yang pernah Tomy kencani.


πŸ™„πŸ™„πŸ™„


**


Seolah berkelanjutan..


Denting jam dinding kamar berbunyi , sebagai lirik dalam hening nya malam , Terdengar lantunan yang sebegitu indah dari sang pemilik suara , lembar demi lembar telah ia balik pada suatu mushaf.


Kini Jari lentik itu menutup perlahan Al-qur'an kesayangan nya.


Lama ia memeluk seraya memejamkan kelopak mata indah nya , seolah - olah gadis itu ingin mencari suatu rasa yang ada di dalam dada.


"Wahai hati.. izin kan lah aku bertanya pada mu- dan sudilah kamu memberikan jawaban pada ku !?"


" Hati ku.. ! kenapa sampai saat ini aku masih terpaku pada janji nya ! Seolah membuat ku tak mampu melangkah lebih jauh meninggal kan nya ! Suatu ikatan membelenggu hati dan pikiran KU untuk membuka rasa suka ku pada rasa yang lain.


" Hati kuu... !? bagaimana aku mencarinya ? Bayang akan wajah nya telah ku lupa ? Hanya sebuah rasa yang tersisa dalam dada. " batin Ameena yang artinya Amanah.


*


*


Dipagi hari yang menentramkan..


"Meenaaa !?" Suara ibu terdengar begitu lembut .

__ADS_1


Gadis berjilbab besar itu membalik kan tubuh yang mulai terlihat lebih kurus..


Lisa duduk menghampiri gadis muda yang kini mulai menjaga pola makan nya...


" Bisa ibu minta tolong !?" Tanya ibu .


" Bisa ibuuuu !?" Jawab Ameena dengan sopan.


Setelah mendengar arahan sang ibu Ameena bergegas berangkat ,


Langkah kaki itu terlihat begitu santai mengarungi tiap gang , dan sampai akhir nya disuatu tempat yang dimaksud sang ibu ...


**


Setelah 30 menit lama nya ...


"ASTAGHFIRULLAHAL ADZIMMMMMM... . !!!" Gumam Ameena


" Kenapa Ibu tidak bilang kalau beli ini harus mengantri .. !!." Batin Ameena serasa mau menangis ! dengan kepala yang medongak sekilas keatas menatap matahari yang begitu bengis menampak kan cahaya nya...


Bagaimana tidak, gadis yang kini nampak kurus itu , berada di krumunan emak- emak sedang mengantri minyak...


Dibawah terik matahari di pukul 10.30 , sebuah antrian terlihat mengular didepan sebuah toko.


"Duh... kok lama ya ! ! Bisa - bisa seharian ngantri begini !!" Suara salah satu pengantri..


Ameena hanya berbatin dalam hati .. "sabar mak kita senasip ...!!"


**


Tiba saat giliran Ameena...


"Alhamdulillah akhir nya !" Ucap lega Ameena yang telah berada didepan kasir...


" Mbak ini kok tumben sih.. ngantri kayak begini !?" Tanya Ameena pada pegawai toko grosir didepan nya.


Belum juga bibir si pegawai menjawab pertanyaan Ameena , suara teriakan perotes dari para emak - emak yang tidak sabaran terdengar , apa lagi melihat Ameena yang bukan nya cepat pergi malah terlihat asik berbincang ..


" ADUHH GUSTIII ... !!!!!! Mbak nya.. bisa tidak sihhh ngobrol nya nanti saja ? Panas ini !?" Suara para pengantri yang sudah terlihat lelah jiwa dan raga ,


Gadis berjilbab besar mengarah kan pengelihatan nya kearah suara tersebut...


" HEHEHE ... Sabarrr MAKKKK.. , ini juga udahan kok !" Jawab Ameena dengan cengiran , lalu berlalu.


**

__ADS_1


*


**


Setelah selesai dari masalah perminyakan kini Ameena melenggang pulang dengan menenteng tas belanja an yang berwarna biru berisikan 2 pouch minyak goreng .


Ameena kini sedang berjalan kaki menikmati suasana jalan yang sepi dari pejalan kaki..


Mata Ameena .. terarah pada sosok didepan nya dengan tersenyum...


" Tari... ! " pekik Ameena yang melihat sahabat nya sewaktu di Malang.


" Hai Meena .. !?" Suara Tari dengan ramah.


Tari sengaja mengajak sahabat nya itu untuk kesuatu cafe ...


Ameena melihat penampilan Tari sungguh berbeda dari Tari yang dulu .


" Kamu mau pesan apa Meen ? " tawar Tari dengam menyodor kan daftar menu kepada Ameena.


" EH tidak usah Tar.. ! Terima kasih ! Aku sebenar nya buru - buru mau pulang ! " sahut Ameena dengan menunjuk tas belanjaan berisikan 2 L minyak.


Tari menatap arah telunjuk Ameena .. lalu wanita cantik nan sexy itu tersenyum lucu ..


" Kamu habis ikut ngantri i Meen ? " tanya Tari tak percaya.


Ameena mengangguk ..


" Lumayan Tar .. , harga nya miring !? Semiring hati ku meng ngagumi kepandaian mu dalam memelihara berat badan mu !!" Jelas Ameena tanpa sungkan dan malu.


" Kami kan pedagang makanan , jadi selisih berapa pun LUMAYAN !" Seloroh Ameena lagi.


Tari pun tersenyum tulus kearah Ameena.


" Kamu bisa kok Meena memiliki tubuh seperti aku !" Ucap Tari .


" Apalagi kamu juga tidak terlalu gemuk -gemuk amat aku lihat !?" Perkataan Tari begitu menyejukkan hati Ameena .


" Ini juga lagi ikhtiar Tar.. !" sambung Ameena dengan senyuman.


" Selama ini aku .. selalu bersyukur atas segala pemberian Tuhan termasuk memiliki tubuh yang gemuk , Namun cibiran - olokan yang diterima oleh ibu angkat ku membuat diri ku bertekat - untuk mencoba menurunkan berat badan ku ! !?" jelas Ameena serius.


" Tapi sesungguh nya aku tak ingin merubah nya -Tar !" lanjut Ameena dengan bimbang.


Tari mengangguk paham akan yang dimaksud sahabat nya kini...

__ADS_1


Dengan menggenggam pelan tangan Ameena ..


.....🌸🌸.....


__ADS_2