
.....🌸🌸.....
Hingga.... satu kata yang terdiri dari tiga huruf yang berbeda telah terucap " SAH... .. "
"Alhamdulillah " ucap Pak kyai dan semua orang yang berada ditempat acara.
Kini semua mata tertuju pada wanita bercadar putih - dengan perlahan dalam langkah datang menghampiri suami - yang ditemani kedua ukhty.
Duduk dengan perlahan- penuh keanggunan .. bersanding dengan sang pujaan.
Tomy menghadapkan tubuh gagah nya kearah Ameena , terlihat Tomy memegang ubun -ubun kepala Ameena seraya mengucap doa , tak lama Ameena meraih dan mencium punggung tangan Tomy yang kini telah resmi menjadi suami -
**
Pagi berganti siang , siang berganti petang... Tak ada acara mewah - tak ada resepsi yang menghabis kan dana dari puluhan hingga ratusan juta , Semua terlihat sangat sederhana .
... Para tamu dan pak kyai telah pamit undur diri , begitu pun para sahabat Tomy
Terlihat Ketty - menggandeng telapak tangan Kia ..
" Bunda .. !" Suara bocah kecil dengan menarik -narik abaya yang dikenakan Ameena ,
Meena mengsejajarkan tubuh nya dengan Kia ... lalu dengan sabar mendengarkan permintaan an sang putri -
"Baik lah .. jika itu mau nya Kia !? Tapi bunda minta Akia untuk berjanji - ?! Janji tidak nakal - Janji sholat tepat waktu dan tidak lupa menDOAkan bunda Tari !?" Seru Ameena dengan membenahi krudung sang putri kecil dengan tatapan sayang.
Nampak anggukan kepala bocah cantik itu..
**
Ba'da sholat isha...
Di suatu kamar sederhana 3 kali 4 .. ??
Duduk saling berhadapan .... hati Ameena dilanda kegelisahan ..
Tangan besar terlihat terulur kearah Ameena yang menunduk...
"Ternyata tissu nya ada dibelakang mu Meena.. !?" Suara Tomy yang terdengar tepat berada ditelinga .
Ameena yang tersentak mengangkat wajah yang tadi menunduk - dan melihat kearah Tomy yang sedang menarik beberapa lembar tissu
Tomy tersenyum kecil saat melihat gimik wajah Ameena yang lucu..
Dengan wajah tak menahu .. Ameena hanya diam dan patuh atas perlakuan paksu ..
Perlahan tangan Tomy melepas cadar tali yang dikenakan Ameena ... setelah terlepas -Tomy tersenyum atas apa yang ada dihadapan mata ..
"Tidak usah memakai bulu mata palsu , cukup seperti ini kamu terlihat cantik bagi ku -Meena !" Ucap Tomy dengan melepas bulu mata yang menempel diujung kelopak mata .
"Ibu yang memakaikan nya kak ! Meena hanya patuh apa yang dipinta ibu ?!" Suara yang telah lama dirindu kini mengadu..
Dengan terus membersihkan bekas make up pada wajah Ameena- Tomy mulai bertanya ...
"Jelas kan kenapa kamu mendadak bisa punya anak ? Dan apa hubungan mu dengan kyai Saleh ?" ..
Bibir indah Ameena mulai bersuara..
Tomy cukup menghentikan aktifitas tangan nya saat mendengar penjelasan Ameena ...
Hingga tergambar senyuman dan tatapan percaya dari diri Tomy atas penjelasan singkat sang Amanah.
***
Dari luar kamar terdengar suara ketukan..
__ADS_1
Sebelum membuka pintu kamar , Tomy meminta Ameena untuk mengenakan kembali cadar tali nya..
"Aku keluar dulu !" Seru Tomy..
Dengan meraih kembali cadar nya -Ameena mengangguk ...
Hampir 10 menit berlalu -Tomy terlihat kembali memasuki kamar ..
"Bersiap lah ! Sebentar lagi kita akan kerumah sakit ?!" Ucap Tomy .
**
Setelah menempuh perjalanan -dikeramaian malam .
Taxi yang ditumpangi ketiga nya telah sampai pada tujuan..
"Tuan muda saya menunggu dibawa saja !" Ucap Wildan dan dianggukkan oleh Tomy.
***
Dengan perlahan Tomy mencoba melangkah dengan menggunakan tongkat ...
"Meena .. kamu bisa duluan apabila langkah ku terlalu lambat ! " suara Tomy yang sedari tadi melihat kearah sang istri.
"Lambat atau cepat aku akan sèlalu ada dibelakang kakak.. !" Jawab Ameena dengan tetap melambat kan langkah.
Tomy menghentikan langkah pelan nya ,
Tomy meraih telapak tangan Ameena seraya berkata..
"Jangan selalu dibelakang ku ! Tapi berada lah disampingku , karena aku ingin orang tahu - aku milik mu dan kamu milik ku !" Ucap Tomy dengan membenahi cadar hitam Ameena....
***
Kini Ameena dan Tomy telah berada di ruang rawat tuan tua yang tadi pagi terluka karena tikaman dari salah satu pendemo yang kecewa akan keputusan yang semena mena pria tua - Surya.
"Ameena ..!?"suara Surya.
"Terima kasih telah menolong ku nak !" Ucap Surya dengan ketulusan.
" Sama -sama Kek ! " jawab Ameena .
Dengan posisi duduk bersandar diatas BAD - Tangan pria tua itu ingin mengusap pucuk rambut Ameena yang tertutup hijab besar yang dilapisi kain nicob berwarna hitam .
Tomy dengan cepat menggeser tubuh sang istri dari jangkau an pria tuan
"Ma.af tuan Surya .. !?" Ucap datar Tomy.
Surya terlihat terkekeh dimalam hari - akan tingkah bucin Tomy...
"Aku sudah tahu semua cerita diri mu dari papa mu -TOM ! Dan !" Tuan tua itu menyunģgingkan bibir kearah Tomy.
"Dan aku sebagai kakek angkat Ameena - sungguh tidak merestui pria seperti mu menikahi nya.. !" Sungut Surya dengan mengarahkan tatapan sengit kearah Lisa .
Akan tetapi Lisa seolah acuh atas tatapan dan ucapan tuan tua .
*
*
Dari luar pintu ruang rawat - masuk seorang pria ber jas ..
"Tuan besar !" Ucap dan membungkuk seorang asisiten.
"HMMMM " suara meng angkuh dari Surya
__ADS_1
Sesaat kemudian..
Beberapa berkas dan kunci kendaraan mewah telah berada digenggaman Tomy..
Surya kini telah mengembalikan semua aset milik Tomy , setelah mengetahui siapa diri Ameena -wanita yang kini menjadi istri Tomy
**
Dihening nya malam - sebuah kendaraan mewah melesat diatas jalan bebas hambatan.
**
Jam menunjukkan pukul 1 dini hari..
Kamar mewah milik Tomy kini ia nikmati kembali ,
Ameena berdiri seraya mengarahkan mata kesetiap sudut ruang kamar ..
Arah mata Ameena berhenti pada sebuah Qur'an yang ada diatas nakas .
Saat hanyut dalam lamunan , Mata indah Ameena tiba -tiba membulat saat merasakan tangan besar Tomy melingkar dipinggul kecil Ameena dari arah belakang , aroma parfum milik Tomy tercium begitu menenangkan menusuk indra penciuman Ameena ..
"Kk-ak ... !" Suara Ameena terdengar menahan..
" Kkak... ! S-saayya!?" ....
"Mandi lah !? Aku ingin istri ku wangi !" suara berbisik Tomy - yang kini membalikkan tubuh Ameena agar semakin mendekat kearah nya.
Didalam kamar mandi- seusai membersihkan diri - Ameena bercermin "Apa sudah waktu nya ? " ucap Ameena dengan melihat tubuh kecil nya .
Meena keluar dengan memakai piama berbahan silk berwarna hitam . Datang menghampiri Tomy yang kini sedang berada di balkon kamar .
"Kakk... ! " suara lembut dengan wajah menunduk .
Tomy membalikkan tubuh dengan tersenyum ...
" Ayo masuk ! Diluar sangat dingin ! " ujar Tomy dengan meraih tangan Ameena .
**
Didalam kamar Tomy..
Keduanya saling terdiam dalam bayangan -
" KAKKKK..." suara Ameena.
" Ya ..MEE-NA!?" Jawab Tomy dengan meletak kan arloji diatas meja dan beralih mengarahkan tatapan kearah Meena.
Tomy seolah mengerti pemikiran gadis yang kini terlihat kecil - ketika tak mengenakan pakaian longgar nya-
" Sudah malam Meena.. sebaik nya kita tidur !" Seru Tomy dengan bersiap melepas alas kaki nya...
Mata cantik Ameena mengarah pada pergerakan tangan sang suami ..
Sedetik kemudian....
"A- APA YANG KAMU LAKUKAN MEENA?!" Pekik Tomy yang melihat gadis itu membungkuk dan akan melepas alas kaki sang suami
" Melayani suami ku ?!" Jawab Ameena dengan enteng.
Tomy menggeser kaki -ingin menghindar dari perlakuan Ameena..
Meena meng dongak kan wajah kearah Tomy - Dan berkata ..
" izinkan aku melakukan tugas pertama ku sebagai istri , izinkan aku menjadi kaki mu disaat kaki mu tak mampu melangkah dan izinkan aku menjadi tangan mu jika tangan itu tak mampu meraih . Izin kan aku melakukan semua itu !?" Ucap Meena kepada sang pemilik cinta sejati .
__ADS_1
" Aku memilih mu untuk menjadi suami ku , aku melayani mu karna kewajiban ku- bukan karena aku mengasihani mu !" Lanjut Ameena dengan menunduk- setelah menerima penolakan yang dilakukan Tomy...
.....🌸🌸.....