True Love

True Love
EPISODE 71


__ADS_3

.....🌸🌸.....


Disebuah sudut ruangan ...


"Kenapa ibu berbuat seperti itu kepada Meena? Kenapa ibu seperti mendukung Ameena dan pria b@jing@n itu berhubungan...??!" Ucap marah seorang pria dewasa berkulit putih .


" Mama tahu ! Mama salah atas kejadian yang menimpa Ameena ... ! ? Mama juga tak menyangka hasil akhir nya akan seperti ini !?" Sambung Lisa dengan menatap iba keadaan Ameena yang demam dengan wajah memucat .


Lisa nampak menangis disamping tubuh Ameena yang tak sadarkan diri ....


"Ibu hanya ingin adik mu bahagia dengan pilihan hatinya. Karena ibu tahu bagaimana sifat adik mu ! Dia akan menahan dan memendam keinginan nya demi kebahagiaan orang disekitar nya.... !?" Jelas Lisa .. ...


"Maaf kan Leon ma.. Leon hanya tak ingin Meena tersakiti.. " suara Leon terdengar melirih.


Akhirnya Lisa pun melunak ..akan ucapan Leon...


"Jaga Adik mu .. ibu akan mengambil kompres untuk menurun kan demam nya dan membuat kan minuman rempah untuk adik mu !!?' ucap Lisa pada leon.


Pria itu mengangguk dan duduk di kursi kecil milik Ameena.


Selang menit berlalu..


" Bagaimana bila aku datang terlambat ?..


" Bagaiman bila aku tak mencari tahu akan sebenarnya siapa cinta sejati mu ? "


Gumam Leon dengan mata mengarah pada Ameena yang tak sadar kan diri.


Baru kali ini Leon melihat Ameena tanpa memakai krudung besar yang selalu menjadi penjaga akan aurat nya.


Tangan pria dewasa itu mengusap rambut panjang Ameena yang hitam ..


Lama mata Leon mengarah pada wajah ayu Ameena yang memucat..


" kenapa aku begitu bodoh Ameena ? " Gumam Leon seorang diri.


" Kenapa aku tak bisa menaruh rasa suka ku kepada mu sejak dulu ! Kenapa aku baru menyadari nya setelah seseorang dari masa kecil mu mulai menemukan keberadaan mu .


"Hati ini serasa tak rela Ameena..


" Saat tangan ini telah tak bisa menyentuh mu seperti dulu , barulah aku tahu akan arti suatu kata MEMILIKI dan DIMILIKI !! Yang terlambat ku sadari.


" Aku ingin diri mu Meena .. biar saja apa kata orang akan perasaan ini kepada mu , yang aku tahu aku ingin kamu !!" ...


Senyuman di bibir pria dewasa yang masih memakai kemeja lengan panjang berwarna putih dan celana hitam pekat tengah menunggu Ameena yang belum sadarkan diri.


Semakin lama wajah Ameean semakin cantik dengan bibir yang merah memucat dimata pria dewasa itu..


Tanpa Leon sadari tubuh nya saat ini telah membungkuk.. semakin lama semakin menunduk...

__ADS_1


Dan ...


CUP.. bibir Ameena ia kecup sekilas... dengan cepat Leon menegakakn kepalanya kembali .


Pria itu menyentuh dada ,dimana jantung nya mulai berdegup kencang ..


Seolah merasa kan akan manis nya bibir sang Ameena ...


Leon sekali lagi mengecup bibir gadis muda itu ..


Ameena yang masih tak sadar kan diri membuat Leon makin menenggelamkan sesapan nya pada bibir gadis yang belum tersentuh oleh siapapun.. ... pria dewasa itu seolah terbuai dan tertarik akan permainan nya yang tak sengaja ia mulai.


HINGGA...!!


" LEON!!" .. mata pria itu membulat sempurna dengan posisi yang masih sama


Suara seorang wanita terdengar dengan sebegitu dekat ditelinga pria berkulit putih ,


Dengan perlahan Leon membalikkan tubuh dan kepala kearah suara .


"Ikut mama... !! " ucap Lisa dengan wajah marah.


*


*


*


Lebih tepat nya didapur...


PLAAAAAAAAK!!!


Tamparan seorang ibu pada pria dewasa yang telah bertindak tak pantas kepada anak gadis nya pada pipi kanan Leon.


PLAAAAAAK!!


Satu tamparan lagi pada pipi kiri nya dari seorang MAMA pada anak laki -laki nya yang telah bertingkah tak wajar kepada sang adik.


Leon hanya diam menerima kedua tamparan dari sang mama , karena ia tahu bahwa diri nya memang lah bersalah...


"Kenapa kamu melakukan hal itu pada Meena - Lee ?!" Tanya Lisa dengan nada dingin.


" Apakah kedewasaan mu tak mampu berpikir lagi tentang arti persaudaraan ?!


"Dan apa kamu lupa ?! Meena itu adik mu !" Sergah Lisa sekali lagi.


"Ma.af maa... bila Leon kali ini membantah mama... !?" Ucap Leon terdengar dingin.


Lisa mengarahkan tatapan tajam akan ucapan sang putra..

__ADS_1


"Leon dan Ameena hanya lah saudara angkat Maa.. ! Bukan saudara sedarah.. jadi tak salah bila Leon menyukai Ameena !" Jawab Leon dengan tatapan yakin.


Ada rasa yang baru Leon sadari Maa ! yang Leon temukan pada diri Ameena , Loen meyakini rasa itu adalah rasa sayang - rasa ingin menjaga dan rasa ingin memiliki seorang laki -laki dewasa terhadap pasangan nya ... bukan terhadap adik nya... !! " jelas Leon dengan tatapan lurus dan senyuman hambar.


Lisa mengarahkan tatapan nya pada Leon... dan nada bicara yang mulai melunak.


"Dia adik mu nak.. !! Dia saudara mu ? !!!!!" Seru Lisa penuh penekanan...


Dia gadis kecil yang dulu kita minta pada ibu Maryam dengan niat mengangkat nya sebagai anak bagi mama dan papa , dan menjadikan nya sebagai SAUDARA perempuan mu bukan PASANGAN mu !!?" jelas Lisa agar Leon mampu memahami kondisi yang telah ada .


... Leon ingin sekali melayang kan rasa tak sepaham nya pada sang mama , akan tetapi .. kedatang an gadis muda yang nampak kecil karena tak memakai gamis yang longgar seperti hari -hari biasanya , Meena kali ini memakai piama lengan panjang berwarna soft pink dan krudung bergo ukuran lebar terbangun kerena mendengar suara gaduh dari arah lantai dasar.


" Ibu - kakak. .!!." suara lembut menyapa keduanya


Lisa tersenyum dan menghampiri sang putri..


"Kenapa kamu turun nak.. baring lah ! kondisi mu saat ini sangat lemah !?" Seru Lisa dengan menatap tajam kearah Leon .


"Meena habis sholat Subuh Bu' .. ..!?" Jawab Meena dan tersenyum dibibir pucat nya.


Meena melihat pipi sang kakak memerah..lalu gadis muda itu berjalan menghampiri Leon ..


"Pipi kakak kenapa? " Tanya Meena dengan mengarahkan pengelihatan nya kekanan - kekiri pipi pria dewasa itu.


Namun pria itu tetap diam tak mampu menjawab pertanyaan sang adik angkat...


Meena mengarahkan mata indah nya kepada sang ibu..


" Kakak kenapa bu' ?" Tanya Meena sekali lagi.


"Kakak mu habis mendapat kan hukuman , karena prilaku tak senonoh nya pada seorang gadis polos nan lugu .. .!!" Ucap Lisa dengan tatapan sengit.


Meena mengerjab kan mata heran dan tak paham akan ungkapan sang ibu , lalu gadis muda itu mengarahkan tubuh nya kembali pada sang kakak hendak bertanya...


Akan tetapi Leon seolah ingin menghindari tatapan mata gadis muda . Kaki tinggi Leon melangkah lebar kearah luar rumah tanpa berucap apa pun.


**


Disebuah parkiran rumah sakit.. dipagi hari...


"Pergi lah.. temui dia dan minta dia pada ibu angkat nya ! Seru Ketty.


Tomy tersenyum tampan pada bibir merah nya kearah ketty..


"Sampaikan salam ku kepada Ameena.. !?"


"Hmmm... semoga aku tak lupa !" sahut seenak nya Tomy.


Ketty hanya menggeleng ĺucu melihat Tomy yang berlalu, "Dasar Tom - Tom.. jika kamu mengingat bagaimana sikap mu beberapa waktu yang lalu mungkin !" ketty tertawa kecil sendiri menginggat bagaimana kalut nya pikiran pria dewasa itu- saat sebelum mengetahui akan cerita sebenar nya...

__ADS_1


.....🌸🌸.....


__ADS_2