
.....๐ธ๐ธ.....
"Hanya dokter dan perawat yang sesekali datang melihat keadaan ku ..usai aku melakukan cuci darah ..
"Tapi kini aku tak mampu membayar biaya untuk semua itu lagi Meena .. !?" Suara Tari mulai tertahan akan suatu rasa ketidakberdayaan .
"Semua harta yang ku miliki - Semua kekayaan yang pernah membuat ku berbangga diri - Semua kemewahan dan kenyamanan yang telah kudapat dari cara yang tidak baik .. kini habis dengan cara yang tidak baik pula !?" Ucapan Tari terdengar penuh penyesalan.
"Tak ada kenikmatan -tak ada ketenangan dalam diri ini Ameena ?!" Tutur Tari dengan mata yang kembali menggenang.
"Dulu pernah aku mencoba berhenti untuk menjadi simpanan pria berduit ! saat diri ini telah memiliki suatu tanggung jawab ...!" ucap Tari dengan mengarah kepada Ameena.
"Saat pikiran ku teringat akan tiap perkataan mu tentang kebaikan tanpa ada niatan dalam dirimu untuk menggurui dan menghakimi seseorang ! Dari situ hati ku mulai tergerak ingin menyudahi semua keINSTANAN ini ...! Tapii... !?" Ucapan Tari lagi -lagi tertahan seraya mencoba mengingat ..
__ADS_1
"Sayang nya saat rasa tak bersyukur ku datang menyapa kembali ! Dan menggoda diri ini untuk melakukan nya dengan kata HANYA KALI INI SAJA! Besok masih ada waktu !! Disitu aku meninggalkan niat ku untuk sebuah ketaatan.
"Dan hal itu terus terulang pada diri ku hingga pada akhirnya aku bertemu dengan seorang pria tampan dan kaya raya yang membuat ku tertantang ingin menakhlukkan nya dalam dekapan ku .. !!
"Bukan kah waktu itu , kamu juga berjumpa dengan pria itu? !?" Kalimat tanya dari wanita muda itu .
Ameena nampak berpikir akan sosok yang dimaksud Tari..
Setelah dirasa sosok tersebut ia kenali ..Ameena tersenyum getir akan suatu inggatan nya mengarah pada sosok pria yang ia panggil paman -pria dewasa yang tampan yang tempo hari telah berhasil menyeret akhlaq sang Amanah pada ketidak pantasan .
"Iya .. aku mengingat nya !" Jawab Meena dengan senyuman kecil.
kini gadis muda itu pun hanya terdiam dengan terus mendengarkan cerita Tari..
__ADS_1
"Dia pria yang baik Meena !!..." ucapan Tari kali ini membuat telinga gadis berkrudung lebar itu seolah mendengung .
Saat kata BAIK keluar dari seorang wanita yang pernah dekat dengan sang paman , yang biasanya akan keluar kata umpatan tak baik yang akan tertuju untuk pria beranting satu itu .
"Lama sudah kah ?kalian saling mengenal ? !" tanya Meena dengan niat menyamakan cerita .
"Tidak.. ! kami baru bertemu dua kali.. !
Pertama kali nya kami bertemu di tempat hiburan malam yang terkenal dikota - disaat itu aku langsung tertarik akan wajah tampan nya- apalagi alisnya yang agak tebal membuat pria itu terkesan dingin -arogan ! Hal semacam itu mampu membuat ku tertarik ingin mendekatinnya lebih dari sekedar kata perkenalan " jelas Tari dengan membayangkan .
"Singkat cerita aku berhasil ia bawa kesuatu kamar hotel.. namun saat kami berdua akan memadu hasrat.. tiba- tiba rasa sakit pada bagian bawah ku mulai terasa lagi..
" Aku kira pria itu akan pergi meninggal kan diriku ! Tapi .. hal itu tak ia lakukan ... dengan penuh hati nurani Tomy membawa ku kerumah sakit dan membiayai segala pengobatan ku selama dirumah sakit tersebut. ...
__ADS_1
"..... Disitu aku mulai merasa kan jatuh cinta pada pria bernama Tomy ..dan aku mencoba menyatakan perasaan ku kepada nya tapi sayang pria itu menolak ku .. karena ia tak ingin terikat oleh yang nama nya wanita dan cinta "..
.....๐ธ๐ธ.....