Aku Akan Pulang Padamu

Aku Akan Pulang Padamu
Keinginan Hira.


__ADS_3

Mereka pun berpamitan kepada Andi dan Rena untuk berangkat bekerja. Dantai membawa tas jinjingnya dengan tangan kiri dan tangannya menggamit pinggang Anta, mereka masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkan rumah kediamannya serta berjalan dengan kecepatan sedang menuju kantor Anta, Setelah sampai di kantor Dantai berhenti di area parkir keluar bersama Anta. "Tidak perlu di antar, aku tidak apa-apa," katanya sambil menutup pintu mobil. Dantai berjalan dengan tenang menghampiri istrinya tanpa berkata apa-apa lalu merangkul pinggang istrinya. "Jangan menolak dan jangan katakan apa-apa, kau tanggungjawabku, aku harus memastikan kau baik-baik saja." Dia terus berjalan melewati lobby lalu masuk lift kemudian keluar serta berjalan melewati beberapa hingga sampai di ruang CEO yang menjadi ruangannya, Dewi buru-buru memberi hormat dan membukakan pintu untuk majikannya itu. Dantai mengantar hingga sampai di meja kerja Anta, Dantai mencium kening Anta. "Aku tak meragukan keahlianmu, Honey. Tapi aku tetap menguwatirkan dirimu, tolong nanti tunggu di sini atau minta antar Dewi, jangan sendirian mengerti!" Dantai pun pergi dari ruangan dan berhenti saat berpapasan dengan Dewi. "Wi, kemari saya ingin bicara." Dantai mengajaknya sedikit menjauh dari ruangan Anta. "Tolong kau jaga Anta jangan sampai bertemu dengan alasan apapun, jika pria itu datang sewaktu-waktu hubungi saya dan coba jangan sampai bertemu dengan istri saya," perintahnya pada Dewi asisten Anta. "Baik, Pak Dan. Saya akan jaga Ibu baik-baik dan segera menghubungi Anda," jawab Dewi dengan sopan pada Dantai. "Aku pegang yaa, jabatanmu yang menjadi taruhannya, jika terjadi hal yang tak diinginkan dan kamu tidak segera menghubungiku! Aku sendiri yang akan menggantimu," katanya tegas. Dewi mengangguk dengan hormat. Lalu Dantai pergi meninggalkan kantor Anta dengan langkah tegap beberapa staf wanita terpesona dengan sosoknya dan wajahnya yang tegas mampu menyihir lawan bicaranya tidak berkutik. Dewi menghembuskan napas dan berjalan menuju ruang kerjanya yang satu ruangan dengan Anta, ruangannya di depan ruang Anta yang tersekat dengan dinding dan pintu yang terkendali dari dalam dengan remote kontrol dari dalam sehingga orang tidak bisa masuk seenaknya tanpa sepengetahuan Anta dan Dewi akan menghubungi Anta lewat intercom yang terhubung di ruangan Anta.

__ADS_1


...----------------...

__ADS_1


Begitu pula Rio yang ada di Surabaya semenjak selesai diwisuda dengan predikat cumlaude. Dan sekarang ia sedang mengelolah perusahaannya Ayahnya, ia termangu diatas balkon rumahnya. Sebuah suara merdu mengagetkannya tujuh bulan yang lalu ia menikah dengan Jasmine dan saat ini Jasmine telah hamil enam bulan. "Mas aku mencarimu, apa kau tidak bekerja hari ini? tanya Jasmine pada Rio suaminya. "Ya ini aku akan berangkat sekarang." Di kecupnya bibir dan keningnya.

__ADS_1


__ADS_2