Aku Akan Pulang Padamu

Aku Akan Pulang Padamu
Hamil


__ADS_3

Pagi-pagi setelah sholat subuh Anta menyiapkan sarapan pagi dengan membuat nasi goreng, latihan yang di dapat dari Celometa benar-benar di praktekan dalam dunia nyata kehidupannya. Dia mengambil bawang merah, bawang putih dan cabai untuk di buat bumbu.


Saat mengupas bawang, tiba-tiba perutnya mual ia berlari menuju kamar mandi yang ada di kamarnya. Saat itu kebetulan Dantai keluar kamar dan mereka bertabrakan dengan Anta.


"Ada apa sayang? tanya Dantai tapi Anta tidak menjawab hanya memberi kode, membuat Dantai bingung gak tahu apa yang di maksud Anta.


Terlambat sudah Anta tak bisa menahan muntahannya hingga lebih lama akhirnya mengenai tubuh Dantai. Setelah isi perutnya tertumpah semua, baru dia membuka suara.


"Maaf, Habis mas halangi aku masuk jadi kena di tubuh mas."


"Gak papa, ayo masuk bersiin mulut kamu dulu, sayang.


"Yang ini bagaimana mas?"


"Mas yang berseiin."


Anta masuk kedalam, di dalam kamar mandi ia menumpahkan kembali isi perutnya hingga tak tersisa.


Dantai melepas bajunya, dan membersihkan sisa muntahan istrinya di lantai. Dantai masuk ke kamar mandi dan membersihkan sisa muntahan yang ada di baju sambil melihat sang istri yang masih jongkok di depan kloset.


Setelah selesai mengguyur bajunya. ia masuk baju dalam mesin cuci, lalu menghampiri Anta.


"Bagaimana sayang sudah enakan belum?"


Anta mengelengkan kepalanya.


"Mas mandi dulu sebentar ya." Anta hanya mengangguk.


Dantai mandi dengan cepat. lalu membungkus tubuh dengan handuk sebatas pinggang dan lutut. Kemudian memapah Anta dan membaringkan di ranjang.

__ADS_1


"Tunggu di sini mas buatkan teh hangat."


Dantai pergi ke dapur untuk membuatkan segelas teh hangat lalu membawanya kedalam kamarnya dan memberikan pada Anta.


"Minumlah dulu sayang."


Anta menerimanya lalu meminum teh hangat secara perlahan setelah selesai di letakannya gelas berisi teh hangat di atas nakas.


Maaf ya mas gak bisa bikin sarapan buat mas, aku bisa kena bau bawang.


"Gak bisa bau bawang?"


"Iya." jawab Anta.


"Sebentar mas mau keluar sebentar, kamu titip apa honey?"


"Belikan roti aja mas, sama buah-buahan mungkin rasanya akan segar."


Dantai mengemudikan kembali mobilnya kesebuah toko buah untuk membeli beberapa macam buah. lalu membeli sarapan untuk dirinya dan bubur cha-cha makanan khas Singapura kepada pedagang yang sudah buka.


Setelah itu dia kembali kedalam mobil dan menjalankan mobilnya menuju Apartemen. dengan sangat tergesa-gesa ia pun masuk ke dalam lift yang mengantarkan ke lantai 10 begitu sampai ia pun keluar dari dalam lift ketika pintu lift terbuka berjalan cepat ke apartemennya dengan menenteng banyak bawaan. Begitu di depan Apartemen Dantai menekan paswordnya dan pintu terbuka ia masuk lalu menutup pintu bergegas menaruh semua bawaan di meja dan membawa satu bungkusan kecil di bawanya kedalam kamarnya


"Sayang, cobah kau tampung urine mu di tempat ini."


"Untuk apa mas?"


"Sudahlah sayang jangan banyak tanya atau perlu ku bantu."


"Gak perlu mas, biar aku sendiri," jawabnya dengan muka bersemu merah.

__ADS_1


Anta pun berjalan menuju ke kamar mandi dan menampung urinenya di wadah kecil. setelah selesai diberikan pada Dantai.


Dantai memasukan tespect kedalam urine dan menunggu beberapa saat. Dilakukannya tiga kali berturut-turut dengan merek yang berbeda.


Nampak 2 garis merah di ketiga tespect tersebut. matanya menatap nanar 2 garis merah itu hati berubah bahagia, di hampirinya sang istri di peluknya dengan sangat erat.


"Alhamdulillah kamu hamil sayang."


"Benarkah."


"Hem, mas tadi beli bubur cha-cha makan ya agar perut mu terisi," katanya sambil membawa bubur di dalam kamar.


"Mas makan diluar ya takutnya kamu gak bisa bau makanan itu."


"Hem," jawab Anta sambil mengangguk


Anta memakan bubur yang di beli kan Dantai dengan lahap ternyata perutnya bisa makan yang manis-manis


Setelah sarapan tak lupa Dantai membuat salad buah buah untuk Anta ada 2 box plastik ukuran sedang. Setelah selesai dia pun masuk kedalam kamar, " Sayang apa aku perlu menelpon ibu untuk datang ke sini atau kah aku antar kamu ke rumah ibu mungkin di sana akan ada teman menemani mu Art ibu.


"Gak usah mas, aku di sini saja, gak papa, mama kan juga lagi kerja sama ayah aku gak papa mas kuliah saja.


"Ya, baik lah, mas sudah buatkan salat kalau kau lapar makanlah, lebih baik makan makanan yang cocok agar anak kita ada asupan gizinya.


"Hem," jawab Anta.


Dantai menyingkap baju atasan Anta di ciumnya perut yang masih rata itu," Ayah berangkat ya jangan nakal jagain ibu sampai ayah pulang ya." lalu Dantai mencium kening Anta," aku berangkat dulu hati-hati dirumah jangan lakukan pekerjaan berat untuk saat ini rebahan saja ya," katanya lagi Anta hanya mengangguk saja."


Dantai keluar dari apartemen dengan wajah riang ada aura kebahagiaan terpancar di wajahnya. Dia berjalan memasuki lift menekan tombol dan pintu lift tertutup lalu dia menekan tombol 1 Lift pun bergerak turun ke lantai dasar. Lift berhenti ketika sudah berada di lantai dasar, pintu lift pun terbuka dan dia keluar dari lift berjalan melewati lobby lalu ke area parkir. Dantai masuk kedalam mobilnya dan mobil itu pun berjalan dengan kecepatan sedang berjalan membela jalanan menuju kampusnya. Setelah tiba di kampus ia berjalan cepat di kelasnya, tinggal 5 menit waktu tersisa dengan langkah lebar dan setengah berlari akhirnya la pun sampai di kelasnya. Dia duduk di bangku belakang karena di depan telah terisi semua. baru saja Dantai duduk di kursinya dosen pun datang. Perkuliahannya berlangsung selama 2 jam ketika ada jeda waktu dari mata kuliah yang lain segera Dantai menghubungi istrinya dengan video call untuk mengecek baik-baik saja. ketika ada jam jeda waktu panjang dia segera keluar dari kampus mengendarai mobil pulang ke apartemen sebentar untuk melepaskan kerinduan dan.kekawatiran terhadap anak dan istrinya.

__ADS_1


Setelah di rasa cukup ia pun kembali mengendarai mobilnya kembali ke kampus untuk mengikuti perkuliahan kembali. jam 5 sore perkuliahannya sudah selesai ia pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju apartemen. Dengan langkah cepat ia melewati lobby dan masuk dalam lift menuju Apartemennya berada.


__ADS_2