Aku Akan Pulang Padamu

Aku Akan Pulang Padamu
Bilal Marva


__ADS_3

setelah memeriksa keuangan dari emailnya dia pun keluar dari ruang kerjanya menuju ke kamar putranya ia melihat putranya sudah bangun di hampirinnya tempat tidurnya di ambilnya putranya dan di gendong nya di bawahnya keruang tengah menemui papi dan mami.


"Mi, Pi, aku telah menemukan nama yang indah untuk putraku, namanya Bilal Marva yang mempunyai arti Air sungguh Indah.


Indah sekali namanya mami menyukainya, semoga menjadi orang yang tenang setenang air. Tak seberapa lama pak To datang membawa Asi, lansung di simpan di lemari es, pak To kemudian pulang.


"Pi,mi aku tidak ingin tinggal di rumah ku dulu, biar yang menempati mbak Narti dan Sofyan aku ingin tinggal di sini dulu sambil menunggu putra ku umur dua tahun setelah aku ingin pindah di Bandung," kata Rio pada mereka.


"Kenapa harus di Bandung? disini sajalah Yo, bagaimana kantor yang ada di Surabaya siapa yang memimpinnya?" tanya pak Rahanda pada putranya.


"Nanti, biar Yudi yang memimpinnya dia sangat piawai dia bisa di andalkan satu bulan sekali Rio akan datang ke Surabaya untuk memantaunya, Pi, jangan kawatir akan hal itu," kata Rio pada Rahanda.


Baiklah kalau itu adalah yang terbaik untuk mu dan Bilal apa boleh buat Papi tidak bis melarang kau sudah dewasa Yo


Rio memandang sang yang tenang di gendonganya, seolah nyaman didekapnya. Wajah perpaduan antara dirinya dan Jasmine.


Hari berganti Hari satu minggu terlewati Nyonya mutia dan Tuan Rahanda mengadakan aqiqo cucunya prosesi aqiqo sangat hikmat dengan acara pemotongan sebagian dari rambut sang cucu dan juga diadakan acara pengajian di malam harinya.


Tak terasa satu tahun terlewati


Setiap hari selesai pulang dari kantor Rio selalu bermain dengan putranya tak pernah sedikitpun melepaskan sang putra dari pengawasannya, Bilal tumbuh dengan sangat baik dan sehat dia lebih dekat dengan sang ayah karena semenjak usia satu tahun Rio selalu mengajaknya ke kantornya.


Ketika sang putra belajar berjalan dia yang memandunya. Hidupnya dipenuhi hanya dengan putranya. Banyak wanita yang tertarik padanya karena ketampanannya juga terlihat berwibawa.

__ADS_1


Hanya dua wanita yang tersimpan di hatinya tak ada yang lain.


Setiap wanita yang akan mendekatinya pasti akan patah Hati karena sifatnya dinginnya itu, tak ada satupun wanita yang menggugah hasrat lelakinya itu setiap hari hidup dengan bekerja dan Bilal itu saja.


Waktu tertentu berjalan seperti roda yang tak berhenti berputar dua tahun terlewati sudah. "Daddy kenapa kita harus pindah? Apa Opa dan Oma tidak mengijinkan kita tinggal di sini karena Bilal selalu memecahkan Gucci milik Oma?" tanya Bilal pada Rio


Rio terkekeh. "Bukan karena itu kita pindah, Oma sangat sangat sanyang sama Bilal, sehingga tidak ingin Bilal terluka itu sebabnya Guci Oma di jual semua."


"Iya kah, aku kira Oma marah karena Gucinya pecah," katanya sambil tertawa.


Bilal adalah anak yang aktif tak bisa berhenti bergerak kata dokter dia hiper aktif. tidak pernah berjalan selalu saja berlari dan tak pernah berhenti hanya berhenti ketika Bilal sedang Tidur.


Hari itu Rio dan putranya berangkat ke Bandung, Bu Mutia menciumi wajah sang cucu hingga tertawa keras. "Sudah-sudah Oma nanti wajahku jelek kebanyakan Omah cium," katanya


"Apa Oma lupa namaku? Kenapa memanggilku Boy?" tanya Bilal pada Omanya.


Mutia terkekeh. Boy itu laki-laki namamu tetap Bilal tidak akan berubah karena nama sangat Indah, kau mengerti sayang," kata Mutia


Pak Rahanda mengangkat tinggi-tinggi "Opa akan sangat merindukan mu sering-sering minta Daddy mu untuk pergi ke Surabaya," katanya pada putranya itu.


Mereka ingin memasuki ruang pemeriksaan sebelum memasuki p pesawat setelah itu, tak terlihat oleh Mutia dan Rahanda. Kedua pasangan paruh baya itu pulang ke rumahnya dengan hati sedih melepas kepergian cucu dan anaknya rasanya ingin sekali dia tidak mengizinkan Rio untuk pergi tapi Kakak mau dia kembali kecewa karena keinginannya tidak terpenuhi olehnya.


di Singapura gadis yang bernama Hira mengalami perubahan yang sangat dratis setelah peristiwa meninggalnya Jasmine ia tidak pernah terlihat berhenti beraktivitas waktunya hanya untuk digunakan aktivitas saja dan akan tertidur ketika dia lelah entahlah ada sesuatu yang ingin dia lupakan namun tak pernah bisa dilupakan.

__ADS_1


Emir dan Hira adalah anak yang sangat cerdas sekolahnya tamat begitu cepat.


Elementary school ditempuh hanya 2 tahun usianya baru 7 tahun tapi dia sudah mengucapkan pendidikan di Yunior high school, kira menjadi sesosok gadis yang pendiam tapi begitu sangat aktif.


Kegiatan yang mengandung hal-hal yang ekstrem dia ikuti dan dia lakukan pikiran itulah yang mampu melupakan apa yang ada di benaknya dan apa yang ada di ingatannya suatu penolakan yang amat besar namun tidak tidak banyak yang bisa ia lakukan.


Bahkan Dantai sudah tidak bisa Melakukan apapun yang menjadi keinginan dan kemauan sang putri selalu mengatakan bahwa ini tidak akan berbahaya aja Aku aja ingin melupakan istilah itu saja dalam ini yang bisa kulakukan tolong Ayah izinkanlah itu yang tidak ucapkan setiap kali melarang hal-hal yang extreme.


.


.


Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam 40 menit Mereka pun sampai di Bandara Internasional Husein Sastranegara. Setelah itu naik taksi menuju ke kediamannya yang berdekatan dengan perkebunan teh yang sangat luas.


Usanya saat ini sangat berkembang pesat meliputi perkebunan juga perkebunan teh ini telah Ia beli 2 tahun yang lalu ia memang berencana untuk tinggal di tempat yang lebih sejuk agar bisa memberikan kenyamanan pada sang putra yang selalu saja tidak bisa diam.


Di sini dia cukup bekerja di rumah karena Bilal masih membutuhkan pengawasan yang ekstra ia tak akan meninggalkan Bilal sendirian dan penanganan orang lain.


Setelah tiba di rumah yang cukup besar dan mewah Rio masuk ke dalam dan diantar sang putra dalam kamarnya. Rumah itu hanya berlantai satu karena tak ingin kejadian terulang di rumah orang tuanya Bilal hampir saja jatuh dari tangga maka Rio sengaja membeli rumah lantai satu.


Rumah yang besar yang itu membuat anaknya bisa berlari kesana kemari tanpa ada benda yang terhalang tidak ada tidak banyak perabotan di sana semuanya hanya menggunakan karpet yang menghiasi ruangan dan meja kecil yang berada di pojok ruangan akan diambil ketika dibutuhkan.


Itu dilakukan karena ia ingin anaknya aman dari benda apapun ketika sang putra dengan lincah bergerak kesana kemari tanpa kenal lelah ketika yang bocah sudah merasa sangat lelah ia pun tidur di sembarang tempat dia atas karpet.

__ADS_1


__ADS_2