Aku Akan Pulang Padamu

Aku Akan Pulang Padamu
Memberi Kabar Baik


__ADS_3

Setelah mengantri begitu lama akhirnya Dantai mendapatkan Toas Roti yang diolesi mentega yang dibakar dengan arang lalu diberi selai khas Singapura seperti kelapa yang manis.


Ia pun berjalan menuju mobilnya yang tak jauh dari tempat penjual toas, namun ketika sampai di mobil yang sedikit terbuka dia melihat istrinya tertidur.


Hari sudah larut malam ia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang jalanan semakin lengang.


Beberapa menit kemudian dia sudah sampai di apartemennya. Dia memarkirkan mobilnya di parkiran apartemen menggendong sang istri dan meminta bantuan sekuriti untuk membawa barang-barangnya ke Apartemen dengan susah paya dia menombol password pintu apartemennya. lalu dia masuk dan membaringkan sang istri, keluar lagi memberikan tip pada sekuriti dan mengambil barang yang di bawakan oleh sekuriti. Dia masuk kedalam Apartemen kembali di menaruh sekantong makanan dan beberapa barang yang telah di belinya tadi.


Dantai mengangkat kembali istrinya dan membawanya ke kamar mereka dan membaringkan ke atas ranjang. lalu Dantai kembali ke keruang tamu. Mengambil makanan dan beberapa barang untuk di bawah ke dapur. Semua makanan di taruh di kulkas.


Setelah membereskan semuanya Dantai kembali ke kamar, berganti pakaian tidur lalu merebahkan tubuhnya di samping istrinya. Dipeluk istrinya sambil menghirup bau khas tubuh istrinya membuatnya nyaman dan membawanya tertidur lelap dengan memeluk istri tercinta.


Adzan subuh berkumandang, Dantai terbangun. Dia begitu lelah hingga bangun di waktu subuh. biasanya dia bangun sebelum subuh.


Dantai membangun kan sang istri untuk sholat subuh, setelah sholat subuh entah mengapa tubuhnya dan rasa ngantuk menyerangnya hingga dia ijin untuk tidur sebentar.


Dantai membiarkan istrinya tidur beberapa saat. Dia pun melakukan aktivitas kegiatan olahraga di ruang fitness. Setelah itu mandi dan memasak makanan. Ayam pangang keju pedas, sup krim keju tanpa menggunakan bawang karena istrinya tidak bisa makan jika mencium bau bawang.


Masakan sudah masak dan sudah di tata di makan. Dantai ke kamar membangunkan istrinya.


"Sayang bangun, sudah siang"


"Hem." Anta mengerjapkan matanya, dia merenggangkan tubuhnya," Jam berapa mas?" Dengan suara seraknya.


"Jam 8 sayang, makan dulu apa mandi dulu."


"Mandi dulu saja mas."


"Anta bangun dari ranjangnya menurunkan kaki dan beranjak dari ranjang berjalan ke kamar mandi, 15 menit kemudian Anta keluar dengan wajah segar duduk di meja makan.


"Mas tadi membuat ayam panggang keju pedas dan sup krim keju, coba rasain sayang enak enggak?"


"Ini enak mas."


"Hem, makan yang banyak dik biar dedek di dalam sehat.


"Habis ini kita video call ke papi dan Mami lalu berkunjung ke ayah dan ibu.


Mereka makan dengan tenang, Anta sangat menikmati makanan yang di buatkan suaminya.


Setelah sarapan mereka duduk di Balkon kamar.

__ADS_1


Dantai melakukan panggilan video call. Dantai menekan nomer Andi beberapa kali hingga tersambung.


"Assalamualaikum, Pi, mi apa kabarny kalian berdua?"


"Wa'alaikum salam, Baik nak apa kabar dengan kalian juga, Hai sayang apa kabar mu nak papi kangen."


"An kamu kelihatan sangat berisi apa jangan-jangan kamu hamil sayang." sambung mami.


Dantai tertawa," Kami sehat pi,mi bahkan kami akan mengabarkan berita bahagia pada mami dan papi."


"Kabar gembira apa? Tak sabar kami ingin mendengarkannya."


"Anta hamil mam, kembar usia kehamilan 5 minggu."


"Kembar, Alhamdulillah papi dan mami dapat rejeki dari kalian bakal punya cucu kami senang sekali nak."


"Pi, mi kapan kalian datang kesini, Anta kangen." teriak Anta.


"Nanti Sayang kami harus mengatur waktunya dulu sayang." kata Andi pada putrinya.


"Pi, mi, nenek mana kami kangen sama nenek, nenek sehatkan?"


"Siapa yang cari nenek? coba lihat Dan, ini nenek, kenapa jarang telpon? Apa kau kira nenek gak kangen pada kalian."


"Iya nek, maafkan Dantai dan Anta ya nek karena kesibukan kami baru vicall kalian.


"Anta sekarang bisa melakukan apapun sendiri berkat nyoya Celometa. Dia melatih otak bawah sadar ku untuk bisa merasakan yang ada di sekitar ku, aku sekarang tidak harus selalu bergandengan dengan Dantai kalau lagi bersama-sama. Dia suami yang hebat menumbuhkan kepercayaan ku, aku sangat beruntung." kata Anta membuat semua orang menangis.


"Hai, kenapa menangis, ini hari bahagia mu sayang bertemu keluarga mu." kata Dantai pada Anta sambil menghapus air matanya.


"Dan yang beruntung bahkan tak mau melepaskan tangannya, pi, mi dan nenek."


"Nenek sangat senang melihat Anta bahagia Dan."


"Kami kemarin periksa ke dokter kandungan dan sempat memvideokan layar USG nanti papi sama papi bisa lihat.


"An jaga kandungan mu sayang jangan terlalu capek ya sayang," Kata nenek.


"Anta tak pernah melakukan pekerjaan apapun Semua uang melakukan itu Dantai.


"Kau benar-benar seperti ratu, nak. Terimakasih telah memuliakan putri ku, Dan."

__ADS_1


"Itu sudah sewajarnya pi karena dia telah membahagiakan Dan pi."


"Baik lah mungkin kalian akan pergi ke rumah orang tua untuk memberi kabar gembira pada orang tua mu Dan."


"Iya pi."


"Oke! kami tutup ya, Assalamualaikum."


"Wa'alaikum salam."


Setelah video call terputus, mereka memutuskan segera berangkat. Dantai dan Anta keluar dari apartemen saling bergandengan memasuki lift yang membawanya ke lantai dasar. Dantai memencet tombol angka satu pintu tertutup dan bergerak kebawah. setelah sampai lantai dasar pintu lift terbuka Dantai dan Anta keluar dari lift.


Bejalan melewati lobby menu area parkir kendaraan. Sesampainya di sana mereka masuk kedalam mobil, dan mobil berjalan


dengan kecepatan sedang menuju rumah orang tua Dantai. mobil pun berjalan di jalan yang cukup ramai, karena hari libur.


Tak lama kemudian mobil itu pun sampai di plataran rumah orang tua Dantai.


Mereka pun keluar dari dalam mobil dan masuk ke rumah orang tuanya.


di luar pintu mereka mengucapkan salam dan terdengar dari dalam menjawab salam. Dantai dan Anta memasuki rumah, nampak tergopo-gopo Ira menyambut mereka.


"Hai menantu ku ibu kangen sekali maaf akhir-akhir ibu sangat sibuk jadi belum sempat main kerumah mu Dan. Anta di ajak masuk kedalam.


"Oh iya bu anta tak bisa bau bawang dia akan mual.


Apa kamu hamil An? " tanya ira pada menantunya.


"Iya bu, sudah 5 minggu."


"Oh Alhamdulillah, Ayah kita akan pinya cucu, Anta hamil."


"Alhamdulillah bu."


"Ayo sini duduk sini, mau ibu buatkan rujak."


"Mau bu," katanya sambil tersenyum.


Salva keluar kamar setelah mendengar kabar itu," Aku akan punya keponakan kak Anta?"


Anta mengangguk.

__ADS_1


Bagi yang suka dengan karya saya beri Like dan koment agar lebih semangat lagi untuk update, dan trimakasih telah berkunjung dan membaca karya saya. sehat selalu saya doakan untuk anda semua.


__ADS_2