Menantu Untuk Ibu

Menantu Untuk Ibu
(Kisah Anak) - Kena Iseng


__ADS_3

Setelah menyelesaikan makan malam mereka, pengantin baru itu menyelinap ke kamar mereka. Meskipun harus mengendap-endap dan menghindar dari tatapan semua orang, mereka berhasil masuk ke kamar pengantin mereka.


Aldo menutup pintu kamar pengantin dan menguncinya. Kamar itu tampak berbeda dari sebelumnya saat mereka berganti pakaian. Kamar itu sudah dihias dengan bunga mawar merah dan beberapa lilin. Aliya berjalan mendekati bunga mawar yang menghiasi setiap sudut kamar.


Ia meraba bunga-bunga itu dan mencium wanginya. Aldo menatap kemana saja langkah kaki Aliya. Istrinya ini masih menikmati dekorasi kamar pengantin mereka. Ia meraba seprai putih di ranjang yang terlihat sangat nyaman.


Dekorasi kelopak mawar merah membentuk hati tampak menghiasi ranjang pengantin mereka. Aliya mengambil sekuntum mawar merah dan mencium wanginya.


Aliya melirik ke arah Aldo yang masih menatapnya.


Koper mereka sudah diletakkan di sudut ruangan dan Aldo membuka koper itu. Ia mengambil piyama tidur untuk mereka, meletakkannya di atas sofa. Aldo juga mengeluarkan alat kebersihan make up Aliya,


Aldo : "Sayang, kamu mau mandi dulu?"


Aliya : "Iya, aku capek banget."


Aldo : "Mandi dan istirahatlah."


Aliya : "Apa kau yakin ingin aku tidur sekarang?"


Aldo menatap Aliya yang memberi kode dengan telunjuknya untuk mendekat. Aldo berjalan mendekati Aliya yang berbalik mengangkat rambutnya yang menutupi punggungnya.


🌼🌼🌼🌼🌼


Aldo mengangkat tubuh Aliya dan membaringkannya di atas ranjang pengantin yang tiba-tiba berbunyi nyaring.


Hasrat yang sempat menyelimuti keduanya, buyar seketika. Aliya mengambil bantal, sementara Aldo menarik selimut yang menutupi ranjang.

__ADS_1


Ia menemukan beberapa boneka bayi di bawah selimut itu, Aldo menekan perut boneka itu yang langsung berbunyi nyaring.


Aldo : "Ini punya siapa?"


Aliya : "Gak tahu siapa..."


Aldo : "Kok kayak punya baby Arya ya."


Aliya : "Masa sich?"


Aldo : " Iya beneran. Ini hadiah yang kita beli untuk baby Arya."


Aliya : β€œAlvin!! Awas, besok. Iseng banget sich.”


Aldo tertawa melihat keisengan Alvin, ada note juga disana. β€œSelamat malam pertama, Al2.” Aldo mengambil semua boneka itu dan meletakkannya di atas nakas. Ia kembali mendekati ranjang tempat Aliya sedang duduk.


Aliya : β€œBesok, papanya yang akan kubuat nangis.”


Aldo : "Hihi gak kebayang besok gimana nasibnya Alvin."


Aliya : "Biarin aja. Sapa suruh jadi kakak suka iseng."


Aldo : "Dia suka isengin kamu?"


Aliya : "Iya, dari kecil isengnya gak ilang-ilang. Tapi waktu dia tahu aku bisa bela diri, uda gak berani lagi. Besok kupukul dia."


Aldo : "Kasian dia, Al."

__ADS_1


Aldo duduk di samping Aliya, melirik Aliya yang masih cemberut. Padahal sebelum menikah, Aldo sudah terbiasa melihat tubuh Aliya, bahkan sampai menyentuhnya. Tapi entah kenapa setelah menikah, muncul rasa canggung diantara keduanya.


Aliya melirik Aldo yang juga meliriknya. Keduanya tersenyum satu sama lain dan kembali memandang ke arah lain.


Aldo : β€œSayang…”


Aliya : "Ya..."


Aldo : "Kamu mau mandi atau mau istirahat dulu."


Aliya : "Aku..."


Aldo memberanikan dirinya mencium bibir Aliya.


🌺🌺🌺🌺🌺


Bagian ini banyak direvisi karena dapet peringatan keras dari editor MT.


🍁🍁🍁🍁🍁


Terima kasih sudah membaca novel author dan dukungan untuk author.


Jangan lupa like, fav, komen, kritik dan saran para reader sangat ditunggu author.


Baca juga novel author yang lain dengan judul β€œPerempuan IDOL”, β€œJebakan Cinta” dan β€œDuren Manis” dengan cerita yang gak kalah seru.


🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2