Mysweet Savage Boss

Mysweet Savage Boss
Korban Amanda


__ADS_3

Yura menunggu kedatangan Alika, jujur saja saat ini dia tak nyaman dengan pandangan puluhan pasang mata yang seakan memandangnya dengan tatapan aneh. Yura sudah mengirimkan pesan berkali-kali pada Yura dan akhirnya ....


"Kak Keinya mana?" tanya Alika dan dia heran saat hanya mendapati Yura duduk sendiri dengan dua porsi mie ayam lengkap dengan dua es teh manis di depannya.


"Makanlah, hari ini aku gak jadi traktir! Ini semua Kak Kei yang bayar!" katanya ketus lalu Yura mulai nikmati jajanannya, tak peduli walau teman-teman satu kantin memperhatikannya.


"Oh, jadi Kak Kei cuma mau jajanin kita doang! Ya ampun, gitu aja udah sweet banget gak sih,"


"Aku sampai gak ngerti ...." gumam Yura,


"Kenapa?"


"Ya kenapa Kak Kei baik banget sama kita?"


"Ada gajah di balik batu!" jawab Alika ngasal, Yura hanya memicingkan matanya.


Yura mencoba tak peduli dia habiskan saja jajanannya cepat-cepat lagipula ini gratis dari Keita pula, sayang sekali kalau tak dinikmati dengan baik.

__ADS_1


"Well, well, well ... kita punya public enemy baru girls!"


Lagi dan lagi Amanda datang membuat keributan di dalam kantin. Yura mulai tak enak hati lagi, malas rasanya menanggapi sikap receh Amanda. Beruntung mie ayamnya sudah ludes dan Yura segera bangkit dan pergi menghindar.


"Eit, mau kemana? gak sopan banget ya pergi selagi Amanda bicara!" tahan Nadya, Yura tak bisa bergerak karena Diya dan Nadya membentuk formasi benteng kokoh sehingga Hanna tak bisa pergi begitu saja.


"Bawa dia girls!" perintah Amanda, setelah itu Diya dan Nadya langsung menyeret Yura yang panik setengah mati, dia tak bisa melawan dan Alika juga tak bisa membantu.


Yura dalam tekanan, dia tak bisa menolak, Diya dan Nadya terus menyeretnya sampai di belakang sekolah, dan itu adalah tempat eksekusi Amanda and the gank. Sudah banyak yang menjadi korbannya bahkan ada yang sampai resign dari sekolah karena tak kuat dengan bullying yang Manda lakukan.


Yura ketakutan saat ini, padahal Yura tak pernah sekalipun mencoba mengganggu ketenangan Amanda, tapi Amanda terlanjur menganggap Yura sebagai pengganggu karena berhasil membuat Arkan memperhatikan hari sabtu kemarin. Di tambah lagi saat ini Keita juga mulai mendekati Yura dan membuat Diya marah. Jadi saat ini masalah Yura cukup komplek karena membuat dua orang sekaligus.


"Diam!" sambar Amanda seketika membuat Yura bungkam, Yura memilih untuk diam saja karena dia tahu percuma juga Yura memberi pembelaan.


"Lo gak pernah belajar ya dari kejadian yang sudah-sudah! Lo mau gue bully sampai lo jemu dan keluar dari sekolah ini!" ancam Amanda, dan Yura ketakutan sekali.


"Langsung eksekusi aja?"

__ADS_1


Alika tahu kalau saat ini nasib Yura sedang dipertaruhkan, dia segera berlari menuju court basket, walaupun dia tak yakin tapi setidaknya Keita pasti tidak akan membiarkan Yura diperlakukan biadab oleh Amanda.


"Kak ... Kak ...." panggil-panggil Alika dengan panik, dengan nafas yang tersengal karena berlari sekuat tenaga dari arah kantin.


Keita dan beberapa anak basket yang sedang bermain-main ringan sampai terhenti dan segera memperhatikan Alika yang datang dengan terengah-engah.


"Kenapa?" tanya Keita yang langsung menghampiri Alika di pinggir lapangan, sedangkan Arkan terlihat tak begitu antusias dan melanjutkan permainannya.


"Yura kak ...."


"Yura kenapa?" tanya Keita yang sudah mencium gelagat tak mengenakan dari ekspresi Alika saat ini. Vano mendekat.


"Ada apa?" tanyanya.


"Yura digusur ke belakang sekolah sama Manda dan kawan-kawannya!"


Setelah mendengar pernyataan itu Keita tak berpikir lama lagi, dia langsung berlari menuju belakang sekolah, Vano dan Alika mengikuti dari belakang.

__ADS_1


Arkan heran, dia tidak tahu pasti apa yang terjadi, tapi dia benar-benar penasaran dengan apa yang terjadi maka diapun mengabaikan bolanya dan ikut berlari menuju belakang sekolah.


Kira-kira apa yang Amanda lakukan pada Yura saat ini???


__ADS_2