
Ini sudah masuk minggu ke 16 masa kehamilan, Nara semakin bahagia. dia terus menghitung hari demi hari menjelang hari bahagianya dimana dia akan segera menjadi seorang Ibu. dan tak lupa,perhatian Azka juga semakin besar untuknya membuat Nara merasa jadi wanita paling bahagia didunia.
Nara masih berkutat ditempat tidur, sementara itu Azka sudah siap untuk pergi. dia sudah berpakaian rapi.
Azka kecup pipi Nara sampai dia terbangun..
"bangun.. sarapan udah siap.." bisik Azka lembut, perlahan Nara buka matanya sampai cukup lebar.
Dia tersenyum, saat terbangun yang pertama dia lihat adalah pria swag yang sangat dia cintai saat ini.
"sarapan?" tanya Nara pelan.
"iya, yuk bangun.." Azka membantu Nara menangkat setengah badannya sampai terduduk lalu setelah itu dia sodorkan piring berisi toastbread yang hampir gosong dengan telur mata sapi diatasnya, telurnya juga agak hancur, Nara tertawa kecil.. tapi dia sangat senang dan juga menghargai apa yang Azka lakukan untuknya pagi ini.
"aku cuma gak mau kalian telat sarapan.." kata Azka manis, Nara tersenyum..
"makasih ya.." kata Nara sangat dalam.
"makanlah!" Azka menyuapi Nara, pagi ini mereka sudah membuat romansa yang akan membuat siapapun iri melihatnya.
" udah rapi, mau kemana?" tanya Nara yang mulai menikmati sarapannya.
"hari ini aku mau tandatangani perpanjangan kontrak dengan sunrise..3 musim langsung!" jawab Azka.
"oh, syukurlah.. sunrise pasti sangat takut kamu dilirik club lain, makannya langsung menawarkan kontrak 3 musim langsung.." kata Nara bangga, Azka tersenyum sembari mengusap rambut Nara yang masih agak messy pagi ini.
"pergi dulu ya, jangan kerjakan pekerjaan rumah.." pamit Azka, Nara hanya mengangguk.
__ADS_1
"tapi aku juga mau ke cafe nanti siang, bosan seharian dirumah.."
"iya, nanti pulangnya aku jemput ya.." kata Azka dan bersiap untuk pergi.
Satu lagi pagi yang manis, pagi yang membuat Nara merasa sangat istimewa akhir-akhir ini.
***
Lulu senang Nara datang ke cafe hari ini, sejak mengalami morning sick saat awal kehamilan Nara memang jarang sekali datang ke cafe dan Lulu sudah menghandle semuanya.
"pangling bener lo .." sapa Lulu, Nara malah manyun.
"pangling gimana? makin gendut? makin jelek?" tanya Nara ketus, dia memang agak krisis kepercayaan diri, dia merasa jelek saat ini padahal Aura kecantikannya semakin memancar saat ini.
"siapa bilang, lo makin manis tauuu.. pantes aja Azka makin sayang sama lo.." sahut Lulu menggoda.
Nara duduk disalah satu meja diikuti Lulu..
"gimana cafe minggu ini?" tanya Nara.
"grafiknya naik lho.. setiap minggu selalu ada peningkatan, mungkin ini rezeki kalian.." jawab Lulu antusias, Nara tampak senang.
"oh ya?"
" iya, banyak pelanggan baru juga.. apalagi semakin banyak orang tahu kalau pemilik cafe ini adalah istrinya seorang Azka, banyak juga fans sunrise yang mampir kesini.."
"waah, syukurlah.."
__ADS_1
Nara tatap tempat parkir dan disana ada mobil Azka baru saja sampai dan terparkir disana.
"eummh, pangeran kodok lo datang.." goda Lulu.
Azka masuk dan langsung duduk bersama Nara dan Lulu.
"hai.." sapa Lulu.
"apa kabar?" sapa balik Azka.
"baik dong, apalagi sebentar lagi gue jadi auntie, gak sabar rasanya, gue buatin kopi yaa.." tawarkan Lulu, Azka hanya mengangguk.
Lulu pergi ke belakang untuk membuatkan kopi ,tinggal lah Nara dan Azka.
"udah selesai?" tanya Nara, Azka mengangguk pasti.
"apa ada pemain baru?"
"sejauh ini gak ada, team masih sama dengan musim kemarin.."
"oh, mudah-mudahan kalian makin solid yaa.."
" pasti.."
Tak ada momen semanis ini dalam hidup Nara,tak henti hentinya dia berterimakasih pada tuhan atas apa yang dia dapat sekarang ini.
Bersambung.
__ADS_1