NEPTUNIA (HubrETS Hackin")

NEPTUNIA (HubrETS Hackin")
BAB 118 THE NEPTUN (1)


__ADS_3

Tanpa mereka sadari, di luar restauran sudah banyak berdiri para remaja juga para kaum muda yang berusaha melihat ke dalam restauran. Mereka menempelkan kedua tangan mereka di kaca agar bisa melihat Neptunia yang berada di dalam restauran, karena kaca restauran adalah kaca satu arah. Lief, Ines dan 4 pengawal Afkar heran juga bingung melihat mereka para remaja dan kaum muda yang mengelilingi restauran.


Terdengar suara berisik 2 remaja di sisi luar tirai.


“ they are still eating breakfast don't be noisy (mereka masih makan pagi jangan berisik) "suara Destin terdengar jelas bagi Afkar dan Nara.


Afkar yang baru selesai menghabiskan minum menatap Nara yang juga terlihat bingung.


“ ada apa mas? “ tanya Nara heran.


Afkar menggerakkan kedua bahunya sesaat. Nara menumpuk ketiga piring kosong menjadi satu dan mengumpulkan sendok juga garpu di tumpukan piring paling atas. Afkar merapikan niqab yang menutupi wajah Nara, saat Afkar membuka tirai dan melihat keluar dua remaja laki-laki dan perempuan berdiri dari kursi dan menunjukkan sebuah tulisan. Afkar tersenyum dengan aksi kedua keponakan Destin dan Leana.


“ you guys want to meet Neptunia (kalian ingin bertemu Neptunia)? " Kedua keponakan Destin dan Leana menganggukan kepala bersamaan membuat Afkar tersenyum lebar.


Sementara Destin dan Leana menutup kedua mulut mereka tidak percaya bahwa Afkar akan mengizinkan kedua anak mereka bertemu Neptunia.


“ sayang.... keluarlah.... ada yang ingin bertemu dengan sayang “ ucap Afkar sambil meraih tangan kanan Nara.


Nara keluar dari balik tirai dan secara otomatis membuat kedua anak Destin dan Leana melompat kegirangan begitu juga dengan para remaja dan kaum muda yang dapat melihat ke dalam kaca restauran. Tanpa menunggu isyarat tangan Afkar, keempat pengawal segera keluar restauran dan berjaga di luar menghalangi para remaja dan kaum muda yang ingin memaksa masuk ke restauran.


“ hi (hai) “ salam Nara sambil melambaikan kedua tangannya yang tertutup sarung tangan hitam.


Kedua keponakan Destin dan Leana segera menyodorkan sebuah poster dan meminta Nara menandatanganinya.

__ADS_1


“ will Neptunia sign this poster for me (maukah Neptunia menandatangani poster ini untukku)? “ tanya Carsten ragu.


Nara tersenyum dan mengulurkan kedua tangannya menerima kedua poster tersebut.


“ mas pinjam pena “ ucap Nara dengan tangan kiri yang sudah memegang kedua poster dan tangan kanan membuka pada Afkar.


Afkar meraba semua saku kemeja dan celananya sibuk mencari pena, saat itu Cecillia menyerahkan sebuah spidol pada Nara.


“ Neptunia you can use mine (Neptunia bisa pakai ini) “ ucap Cecillia ragu.


Nara tersenyum terlihat jelas sudut matanya yang menyipit dan menerima spidol dari tangan Cecillia. Nara duduk di kursi dan meletakkan kedua poster tersebut di meja untuk dia tanda tangani, serta memberikan kembali pada kakak beradik Jørgesen. Mereka menerima poster dengan girang dan menciumi poster tersebut.


“ Finalis we get Neptunia’s signature (akhirnya kita mendapatkan tanda tangan Neptunia) “ ucap Carsten kegirangan.


“ we have often seen you with our uncle and aunt.... but Neptunia is different.... this is the first time we can see Neptunia so close.... your people always surround Neptunia..... GUN you are very possessive to Neptunia (kami sudah sering melihatmu bersama om dan tante kami.... tapi Neptunia beda.... baru kali ini kami bisa melihat Neptunia dari dekat.... orang-orangmu selalu mengelilingi Neptunia..... GUN kamu posesif sekali pada Neptunia) “ ucapan jujur Cecillia membuat suami istri Jørgesen tertawa kecil tapi saat Ines dan Lief hendak ikut tertawa, segera Afkar melihat mereka membuat Lief dan Ines hanya mampu tertunduk menahan tawa.


“ did you guys tell them (apa kalian yang memberitahu mereka)? “ tanya Afkar sambil menunjuk sekeliling restauran.


“ sorry, they're all our friends... they're Neptunia fans... even one of them is the leader of the Neptun club (maaf, mereka semua teman kami... mereka penggemar Neptunia... bahkan salah satu dari mereka adalah ketua klub The Neptun) “ ucapan Carsten yang jujur membuat Lief juga Ines terkejut.


“ they want to see Neptunia up close (mereka ingin melihat Neptunia dari dekat) “ ucap Cecillia dengan semangat.


“ they want to take pictures and ask for Neptunia's autograph (mereka ingin berfoto dan meminta tanda tangan Neptunia) “ sahut Carsten tak kalah semangat.

__ADS_1


Afkar terdiam memikirkan sesuatu, kemudian berjalan mendekati suami istri Jørgesen dan entah apa yang mereka bicarakan. Saat mereka sedang berbicara, Nara mendekati Cecillia.


“ hi....how old are you guys (hai.... berapa umur kalian)? “ Nara bertanya demikian karena melihat wajah Cecillia yang sepertinya sebaya dengannya.


“ I'm seventeen and my brother is twenty (aku 17 dan kakakku 20) “ jawab Cecillia senang.


“ we're at the same age.... I'm two months away and only twenty years old (kita sebaya.... aku dua bulan lagi baru 20 tahun) “ ucapan Nara membuat kakak beradik Jørgesen tersenyum pada Nara dan menatap Afkar heran.


“ you guys are very different in age.. (umur kalian berbeda jauh.... ) “ ucapan Carsten terdengar oleh Afkar.


“ what do you mean? You want to tell that I'm too old for Neptunia? Is that so? (apa maksud ucapanmu? Kamu mau bilang kalau aku terlalu tua untuk Neptunia? Begitu?) “ tanya Afkar selidik membuat Carsten sedikit merinding.


“ it's not like that.... uncle.... auntie.... your friends are still annoying (bukan begitu.... om.... tante.... teman kalian masih menjengkelkan) “ ucap Carsten membuat Afkar tersenyum tipis begitu juga dengan Destin dan Leana


Dulu Afkar suka sekali menggoda mereka berdua, Carsten dan Cecillia kakak beradik yatim piatu keponakan Destin. Destin dan Leana merawat mereka sejak 2 bulan pernikahan mereka.


“ okay.... if you want them to get a photo as well as Neptunia's signature.... there is one condition.... (baiklah.... kalau kalian mau mereka mendapatkan foto juga tanda tangan Neptunia.... ada 1 syaratnya.... ) “ ucapan Afkar terhenti membuat kakak beradik Jørgesen kuatir.


“ what the condition (apa syaratnya)? “ ucap kakak beradik Jørgesen hampir bersamaan.


“ when you all see Neptunia on the road.... you have to protect Neptunia if anyone wants to do evil to Neptunia.... hold the person tightly and then call me or Lief..... how about that? Are you ready? (saat kalian semua melihat Neptunia berada di jalan.... kalian harus melindungi Neptunia bila ada yang ingin berbuat jahat pada Neptunia.... pegang orang tersebut kuat-kuat lalu hubungi aku atau Lief..... bagaimana? Kalian bersedia?) “ kakak beradik Jørgesen saling memandang satu sama lain dan melihat Nara yang sudah berdiri di samping Afkar.


Kakak beradik Jørgesen segera menganggukan kepala menyetujui syarat dari Afkar.

__ADS_1


“ good, then you guys now ask your uncle and aunt for permission that your friends want to meet Neptunia here.... and tell them to queue up and only two people come here at once. (bagus, kalau begitu kalian sekarang minta izin pada om dan tante kalian bahwa teman-teman kalian ingin bertemu Neptunia di sini.... dan katakan pada mereka untuk antri juga sekali masuk kemari hanya 2 orang saja) “ ucapan Afkar membuat kakak beradik Jørgesen segera menganggukan kepala.


__ADS_2