
Afkar akhirnya memutuskan hari ini berkantor di shield dan menghubungi Lief untuk membawa berkas laporan keuangan dan pekerjaan ke markas Shield. Nanwei menambah akses masuk gedung bagi Nara, Ines, 4 pengawal Afkar dan Lief. Akses keluar masuk ke markas Shield menggunakan tiga sistem keamanan yaitu deteksi sidik jari tangan kiri, deteksi kedua iris dan deteksi suara. Tapi untuk akses pintu di dalam markas Shield cukup menggunakan deteksi kedua iris.
Afkar menggunakan sofa di dalam ruang kerja Nanwei untuk menyelesaikan pekerjaannya sebagai CEO Rosenkrantz dengan Lief sebagai asisten, sementara Nanwei duduk di meja kerjanya menatap Afkar tidak percaya karena sudah lama sekali Nanwei tidak melihat wajah Afkar seserius ini dan setegang ini.
Berkali-kali Lief mau pun Afkar terlihat sibuk menghubungi seseorang dan terdengar sangat marah juga kecewa pada seseorang di ujung sambungan telepon mereka.
Saat istirahat makan siang, Afkar mengajak Nara untuk makan siang di kantin yang berada di lantai satu bagian belakang gedung markas Shield. Afkar tidak ingin sosok yang mengikuti mereka melihat Nara dengan bebas.
“ Lief .... hvem er den mannen (Lief.... siapa pria itu)? “ pertanyaan Afkar membuat Lief meletakkan garpu dan pisau makan siangnya.
“ han er det første barnet til herre Oswinn (dia anak pertama tuan Oswinn) “ kali ini Afkar terkejut dengan ucapan Lief.
“ vent .... du er sikker på at det er Kalle .... Jeg kjenner Kalles holdning veldig godt ..... det er ingen måte at det er Kalle .... du tar feil (tunggu.... kamu yakin itu Kalle.... aku hapal betul postur tubuh Kalle..... tidak mungkin itu Kalle.... kamu salah) “ ucap Afkar menyangkal pernyataan Lief.
“ sir har rett .... den mannen er ikke Mr. Kalle, men den mannen er faktisk Mr. Oswinns første barn (tuan benar.... pria itu bukan Tuan Kalle tapi pria itu benar anak pertama Tuan Oswinn) “ ucapan Lief berhenti sejenak membuat Afkar semakin curiga.
Afkar berpikir keras dan seketika menatap Lief dengan tatapan tidak percaya dan segera menutup kedua telinga Nara yang duduk di sebelah kirinya.
“ han er en tispe som bor sammen med onkel Oswinn (dia anak dari wanita murahan yang hidup dengan uncle Oswinn) “ ucap Afkar dengan suara sedikit berbisik dan tangan yang masih menutup kedua telinga Nara.
“ mas..... tangannya “ protes Nara sambil memegang kedua tangan Afkar yang menutupi telinganya.
__ADS_1
Afkar mengabaikan protes Nara karena Afkar kuatir bila Nara mendengar kata-kata yang kurang sopan dari mulutnya, Lief tersenyum mendengar umpatan Afkar.
“ Ble ikke bestefaren til Edward kvitt den sjeldne kvinnen (bukankah kakek Edward sudah menyingkirkan wanita murahan itu)? “ tanya Afkar heran.
Lief menganggukan kepalanya menjawab pertanyaan Afkar.
“ Ja, det er riktig, men kvinnen kom tilbake med en gutt. Kvinnen benyttet seg av den store herren Edwards status og rausheten til den store damen Kaira, til slutt reiste Mr. Oswinn babyen uten kjennskap til Mr. Oswinns kone. (iya benar, tapi wanita itu kembali dengan membawa seorang bayi laki-laki. Wanita itu memanfaatkan status tuan besar Edward dan kemurahan hati nyonya besar Kaira, akhirnya tuan Oswinn membesarkan bayi itu tanpa sepengetahuan istri tuan Oswinn) “ penjelasan Lief membuat Afkar lemas tapi kedua tangannya masih menutupi kedua telinga Nara.
“ sayang.... sayang kembali ke atas sendiri bisa “ ucap Afkar yang sudah melepaskan kedua tangannya dari telinga Nara.
Nara menganggukan kepala dan berdiri dari kursi tempatnya makan, Nara melihat Morten dan beberapa pemain lain yang juga sepertinya akan naik ke atas.
“ Morten .... følge din svoger til toppen (Morten.... temani kakak ipar kamu naik ke atas) “ teriakan Afkar menarik perhatian semua orang di kantin.
Morten dengan isyarat tangan memanggil Nara dan Nara berjalan cepat mendekati Morten.
Afkar kembali mendengarkan penjelasan Lief terkait sosok yang mencurigakan tersebut.
“ hadde han vært i Rosenkrantz herskapshus hele denne tiden? Eller satte onkel Oswinn dem i et av onkel Oswinns hus? Men hva er forholdet til kona mi ..... hvordan vet hun at Nara er min kone? Hvorfor fulgte han min kone? (apa selama ini dia tinggal di rumah besar Rosenkrantz? Atau uncle Oswinn menempatkan mereka di salah satu rumah milik uncle Oswinn? Tapi apa hubungannya dengan istriku..... bagaimana dia tahu kalau Nara itu istriku? Untuk apa dia mengikuti istriku?) “ berbagai pertanyaan yang Afkar ucapkan tak mampu Lief jawab.
Hanya sebatas itu informasi yang Lief ketahui tentang pria mencurigakan itu, meski pun Lief lahir dan tumbuh dewasa di sekitar lingkungan keluarga Rosenkrantz juga Sadhat tapi Lief tidak terlalu mengenal generasi ke-6 Rosenkrantz. Karena sejak usia remaja Erhan sudah mengirim Lief sekolah di London dan baru kembali ke Oslo setelah Afkar memutuskan untuk mengejar karir sebagai pemain CTF yang mengharuskan Afkar keliling dunia mengikuti kompetisi dimana pun.
__ADS_1
“ kan du finne ut mer om mannen ..... kanskje hvor han bor for øyeblikket, hva som er jobben hans, hadde han kontakt med Kalle eller kanskje han bodde utenfor Oslo (apa kamu bisa mencari tahu tentang pria itu lebih detail lagi..... mungkin dimana dia tinggal saat ini, apa pekerjaannya, apa dia pernah melakukan kontak dengan Kalle atau mungkin dia pernah tinggal di luar Oslo) “ ucap Afkar pelan dan mulai sedikit tenang.
Lief menarik nafas panjang dan menyerahkan amplop yang sedari tadi dia bawa, Afkar mengira amplop itu berisi berkas pribadi Lief jadi Afkar tidak terlalu curiga dengan apa yang Lief bawa.
“ hva er dette (apa ini)? “ tanya Afkar heran.
“ detaljert informasjon om mannen (informasi detail tentang pria itu) “ ucap Lief singkat dan cukup membuat Afkar kagum pada Lief karena Lief dengan cepat mengerti keinginan Afkar.
“ når lette du etter denne informasjonen? (kapan kamu mencari informasi ini)? “ tanya Afkar sambil membuka amplop tersebut.
“ etter å ha droppet damene og herrene tilbake fra flyplassen (setelah mengantar tuan dan nyonya sepulang dari bandara) “ ucap Lief sambil menunjukkan sebuah berkas salinan perjanjian.
Afkar membaca salinan perjanjian itu dan Afkar terkejut membaca isi perjanjian itu.
“ hvert første barn i hver generasjon har rett til å lede Rosenkrantz i sine respektive fedre (setiap anak pertama dari masing-masing generasi berhak untuk memimpin Rosenkrantz menggantikan ayah masing-masing) “ ucap Afkar sedikit bingung.
Afkar terdiam sesaat dan berpikir keras maksud dari iai perjanjian itu, seketika Afkar tersenyum sinis karena mulai memahami apa kaitan antara pria itu dan hal apa yang pria itu lakukan.
“ hva er vår eierposisjon (berapa posisi kepemilikan saham kami)? “ pertanyaan Afkar membuat Lief berpikir keras.
Lief mencoba mengingat-ingat prosentase kepemilikan saham Rosenkrantz di generasi ke-6.
__ADS_1