NEPTUNIA (HubrETS Hackin")

NEPTUNIA (HubrETS Hackin")
BAB 222 RUXCON HACKER VILLAGE (7)


__ADS_3

“ looks like my opponent this time is not Neptunia but all the D4rkC0d3..... I'll kill you guys (sepertinya lawanku kali ini bukan Neptunia tapi tim D4rkC0d3..... aku akan habisi kalian) “ gumam linz3 dan tersenyum tipis.


“ so you are strong enough (kamu ternyata kuat juga.....) “ gumam Saika sambil melirik scaryrobot yang terlihat jelas sangat bersemangat.


Sedangkan tim D4rkC0d3 yang lain saat ini masih tetap siaga di server masing-masing, tanpa sepengetahuan yang lain dan hanya Marius yang tahu Nara mencoba meretas server cabang milik cyKOR dan hackerscrew dengan tetap mempertahankan sistem pertahanannya. Tidak butuh waktu lama bagi Nara masuk ke dalam server cabang milik cyKOR yang ternyata tidak ada satu pun tim cyKOR yang berjaga, keuntungan bagi dbuq dan javex karena dengan cepat saat Nara memberi tahu Marius bahwa berhasil masuk ke dalam server cabang cyKOR. Marius segera mengirim pesan singkat pada dbuq dan javex agar menghubungkan dua buah kabel data dari server cabang cyKOR ke server yang mereka jaga, dengan mudah Nara masuk ke dalam server pusat cyKOR dan mematikan status interface atau port akses laptop mereka menjadi DOWN DOWN. Dengan perlahan namun pasti aksi Nara membuat semua anggota tim termasuk kapten tim cyKOR tidak bisa mengakses server.


“ damn it.... they attacked me from the branch.....


(sialan..... mereka menyerangku dari cabang..... ) “ umpat say2 kapten tim cyKOR sambil menutup layar laptop.


Marius tersenyum tipis karena rencana Nara berhasil.


saat say2 hendak mencabut kabel data yang menghubungkan laptop dengan server, terdengar umpatan dari kapten tim $wag.

__ADS_1


“ damn it....they kicked me off the branch server


(sialan.... menendangku dari server cabang) “ umpatan kasar jskim kapten tim $wag membuat saika dan linz3 terkejut.


Manager dari dua tim tersebut terlihat jelas sangat kecewa dan menatap tajam Barra, Barra dapat melihat jelas sorot mata kecewa di kedua mata manager tersebut. Tapi Barra mengabaikannya dan tersenyum tipis, Afkar tersenyum simpul melihat aksi dbuq dan javex di layar televisi saat menghubungkan server cabang milik cyKOR dan $wag ke server cabang yang menjadi tanggung jawab mereka.


“ sepertinya formasi ini lebih tepat untuk mereka.... tapi kalau dbuq dan javex berada satu ruangan dengan tim lain..... tidak mungkin mereka bisa meretas server-server itu secara langsung “ gumam Afkar dalam hati.


Kompetisi akan berakhir dalam dua puluh menit dan hanya tiga tim yang masih bertahan, the duck hackerscrew dan D4rkC0d3. Para manager dan penonton tidak ada yang pernah tahu bahwa di antara mereka ada dua orang yang sangat serius mengikuti jalannya kompetisi ini, mereka sesekali terlihat mengetik sesuatu pada ponselnya.


Sementara Nara sendiri yang mulai terlihat kelelahan karena beberapa kali harus duduk bersandar dengan kedua kaki lurus atau terkadang berdiri karena harus memindah kabel, tapi kali ini terlihat jelas sorot mata lelah yang tidak dapat dia sembunyikan membuatnya harus menghubungkan semua kabel dengan lubang-lubang kecil di perangkat server agar dia tidak berkali kali berdiri. Dengan begitu dia berharap tidak perlu berdiri melepas menancapkan kabel ke lubang-lubang kecil di perangkat server. Nara menarik nafas panjang mencoba melepas rasa lelah, dengan meletakkan laptop di pangkuannya dan dengan sedikit membungkuk Nara mulai mengetik sesuatu. Tangan kirinya sesekali membelai perut buncitnya berharap kedua janinnya mau bertahan dengan posisi tidak nyaman ini.


Sungguh pemandangan yang membuat Afkar, Barra, Zarya, Mari dan Lief merasa sesak. Bagaimana tidak mereka melihat posisi duduk Nara yang sedikit menekan perutnya. Lief menggetarkan kedua kakinya dengan kedua tangan meremas kedua lututnya, membuat Mari yang duduk di sebelahnya harus berkali-kali menepuk paha Lief agar berhenti bergerak. Afkar mengepalkan kedua tangannya serasa tidak tahan melihat posisi Nara saat ini, tapi Afkar tidak bisa berbuat banyak hanya bisa berdoa berdzikir agar istri dan kedua calon bayi mereka sehat semua.

__ADS_1


Mereka semua dapat melihat satu per satu kelima belas pemain dalam layar televisi yang berbeda-beda, bahkan beberapa kali para manager juga penonton di perlihatkan wajah tegang starsiv, dbuq, javex, byt3, krix, H-mmer, dan linz3.


“ vi er i de tre siste lagene (kita masuk tiga tim terakhir.....) “ ucapan Marius terdengar jelas oleh saika dan linz3 karena Marius sengaja berbicara menggunakan handy talky.


Marius melihat pesan Nara masuk dan tersenyum tipis, Marius membalas pesan tersebut dengan singkat membuat ketiga anggota tim D4rkC0d3 bersiap siap menunggu aba-aba dari Marius. beberapa detik kemudian dengan aba-aba Marius dari handy talky, ketiga anggota D4rkC0d3 mulai bergerak sesuai dengan pesan Nara pada Marius. Kedua mata Marius melirik cepat melihat server the duck yang masih belum ada indikasi perubahan warna pada lampu-lampu kecil di perangkat server, tapi saat Marius hendak mengetik sesuatu tiba-tiba sudut mata kirinya melihat satu lampu kecil yang berada di deretan paling ujung sisi kiri perangkat server berkedip sesaat menjadi berwarna kuning. Marius tersenyum tipis dan mengetik pesan pada Nara, di saat Marius dan Nara saling sibuk dengan script dan pesan masing masing.


“ damn it (sialan) “ umpat linz3 keras membuat deretan kursi para manager berisik.


“ I won't give up like before..... (aku tidak akan menyerah seperti sebelumnya..... ) “ ucap linz3 dengan kesal.


Memang Marius tidak bisa melihat apa yang terjadi pada server hackerscrew, tapi Marius bisa menebak bahwa aksi mereka memiliki efek yang membuat linz3 jengkel juga kesal.


Marius semakin bersemangat dengan strategi yang Nara usulkan dan Marius meminta Morten untuk tetap menyerang server cabang hackerscrew yang dapat di akses oleh keempat anggota hackerscrew secara langsung. sementara dbuq dan javex yang sudah berhasil masuk ke dua server cabang hackerscrew yang berada satu ruangan dengan mereka, terlihat sangat sibuk mematikan satu per satu lubang-lubang kecil server menjadi berstatus DOWN DOWN dan mencabut semua kabel dari lubang lubang tersebut. dengan begini tidak akan ada satu pun anggota tim hackerscrew yang akan bisa mengakses ke empat server cabang tersebut.

__ADS_1


Kompetisi akan berakhir dalam sepuluh menit, linz3 masih mempertahankan lampu lampu kecil di server semampunya karena semua server cabang hackerscrew sudah Marius dan Morten matikan. Umpatan dan cacian linz3 membuat saika mulai mengerluarkan keringat dingin, Saika tidak memperhitungkan bahwa dengan Neptunia berada di luar akan semakin menakutkan.


__ADS_2