
Zarya yang tidak pulang ke rumah selama beberapa hari karena tugas jaga, begitu mendapat giliran pulang. Zarya membuat kegaduhan di rumah,
“ hei alle sammen ... snart får jeg tvillingsøsken (hai semua....sebentar lagi aku akan mendapatkan keponakan kembar). “ ucap Zarya sambil menutup pintu rumah.
Nanwei yang sedang bersantai dengan keluarga kecilnya sangat terkejut juga bingung, tapi itu hanya untuk sesaat saja karena Nanwei dapat menebak siapa yang Zarya maksud. Nanwei menghembuskan nafas panjang bila pemikirannya benar.
“ svoger .... hvorfor er ansiktet ditt så alvorlig? Kan svigerinne gjette hvem Zarya sikter til? (kakak ipar.... kenapa wajahmu menjadi serius? Apa kakak ipar bisa menebak siapa yang Zarya maksud?) “ Nanwei menganggukan kepala menjawab pertanyaan Zarya.
Berita kehamilan Nara cepat sekali tersebar di markas Shield membuat Nanwei berpikir keras untuk merubah jadwal kompetisi apa saja yang bisa D4rkC0d3 juga Neptunia ikuti.
“ I denne konkurransen er vanskelighetsgraden ganske høy i henhold til Neptunias evne, så vel som evnen til D4rkC0d3 som begynner å vise fremgang, men lengden på flyet er et hinder. (kompetisi ini tingkat kesulitannya cukup tinggi sesuai dengan kemampuan Neptunia juga kemampuan D4rkC0d3 yang mulai terlihat kemajuannya, tapi lama penerbangan yang menjadi kendala.) “ gumam Nanwei sambil menatap layar komputernya yang menampilkan jadwal kompetisi musim ini.
“ Hvorfor blir jeg svimmel av meg selv, dette burde være Singgihs jobb (kenapa aku jadi pusing sendiri, ini seharusnya tugas Singgih) “ gumam Nanwei yang sudah berdiri dari kursi kerjanya.
Nanwei melangkah keluar dari ruang kerjanya dan melihat ke ruang tengah dimana para manager juga para pemain sedang berkumpul santai menikmati makanan kecil sore hari. Nanwei terlihat serius mencari sosok Singgih, yang ternyata sedang berada di sudut ruangan berkumpul dengan para pemain D4rkC0d3.
“ Singgih ... til rommet et øyeblikk (Singgih.... ke ruangan sebentar) “ suara keras Nanwei membuat para manager dan pemain lainnya melihat Nanwei.
__ADS_1
Barra yang sedang berdiskusi dengan D4rkC0d3 dan bahu kirinya menjadi sandaran kepala Nara, seketika terkejut dan hampir saja membuat kepala Nara terjatuh dari bahunya. Dengan isyarat tangan Nanwei meminta Barra untuk segera masuk ke ruang kerjanya, pelan-pelan Barra meminta Marius menggantikan posisinya. Barra berlari kecil masuk ke ruang kerja Nanwei.
“ hva er det (ada apa)? “ tanya Barra bingung.
“ få plass .... vi har alvorlige ting å snakke om (duduklah.... ada hal serius yang harus kita bicarakan) “ raut wajah Nanwei menjadi sangat serius.
Nanwei menyodorkan berkas yang penuh coretan perubahan jadwal kompetisi yang bisa Neptunia ikuti, Barra melihatnya dengan tatapan bingung.
“ hva mener du med å strekke over denne konkurransen (apa maksudmu mencoret kompetisi ini)? “ tanya Barra bingung.
“ det er umulig for Neptunia å delta i disse konkurransene, nå er Neptunia 7 uker gravid og 8 uker .... konkurranseplanen jeg krysset av, alle konkurranser på stedet som krever mer enn 4 timers flytur Er du sikker på at Neptunia kan fly mer enn 4 timer? Selv om han hadde råd til det med GUNs private jet, er jeg sikker på at bestefaren ikke ville tillate det. Og under denne konkurransen .... hun er 34 uker gravid .... det er veldig farlig for Neptunia å ha en lang flytur ..... vi må endre hele denne timeplanen. (tidak mungkin Neptunia mengikuti kompetisi-kompetisi itu, sekarang usia kehamilan Neptunia 7 minggu jalan 8 minggu.... jadwal kompetisi yang aku coret, semua kompetisi onsite yang membutuhkan penerbangan lebih dari 4 jam. Apa kamu yakin Neptunia mampu melakukan penerbangan lebih dari 4 jam? Kalau pun mampu dengan private jet milik GUN, aku yakin kakeknya tidak akan mengizinkan. Dan saat kompetisi ini.... usia kehamilannya sudah 34 minggu.... sangat bahaya bagi Neptunia melakukan penerbangan panjang..... kita harus merubah semua jadwal ini.) “ ucap Nanwei sambil membuka-buka lembar jadwal latihan dan kompetisi CTF.
“ hvis du ikke tør å ta en beslutning .... Jeg skal ta avgjørelsen, Neptunia spiller Shield and Shield -spilleren er mitt ansvar. (kalau kamu tidak berani mengambil keputusan.... aku yang akan mengambil keputusan, Neptunia pemain Shield dan Shield menjadi tanggung jawabku.) “ ucap Nanwei tidak mau kalah.
“ Jeg vet ..... det er du som har rett til å bestemme om vi kan delta i konkurransen eller ikke ... men i dette tilfellet .... la oss snakke med GUN først ..... eller kanskje du har du allerede tenkt på en erstatningskonkurranse for Neptunia? (aku tahu..... kamu yang berhak menentukan bisa atau tidak kami ikut kompetisi.... tapi untuk kasus ini.... kita bicarakan dengan GUN dulu..... atau jangan-jangan kamu sudah memikirkan kompetisi pengganti untuk Neptunia?) “ ucap Barra yang sudah mendekati meja kerja Nanwei dengan tatapan penuh selidik.
“ Disse dagene har jeg tenkt på hvilke konkurranser Neptunia kan delta med tanke på hennes nåværende tilstand og tilstanden de neste månedene (beberapa hari ini aku sudah memikirkannya kompetisi apa saja yang bisa Neptunia ikuti dengan mempertimbangkan kondisinya saat ini dan kondisinya untuk beberapa bulan ke depan). “ ucap Nanwei sambil mengeluarkan berkas jadwal kompetisi yang sudah dia susun beberapa hari ini.
__ADS_1
Barra melihat berkas tersebut dan menatapnya dengan heran.
“ er du sikker, dette er alt en konkurranse for profesjonelle CTF -spillere, ikke en konkurranse for hackere (kamu yakin, ini semua kompetisi untuk para pemain CTF profesional bukan kompetisi untuk para peretas)? “ tanya Barra serius.
Nanwei menyisir kasar rambutnya dengan tangan kanan.
“ GUN burde kjenne denne endringen (GUN harus tahu perubahan ini) “ ucap Barra sambil mengeluarkan ponselnya.
Nanwei terdiam dan melihat Barra berusaha menghubungi Afkar, setelah menunggu selama beberapa kali nada panggil dan tidak ada respon dari Afkar. Barra mematikan ponselnya.
“ La oss forhandle med GUN først ..... selv om GUN ikke endret konkurranseplanen, ville han ha tenkt på hva han skulle gjøre for kona (kita berunding dulu dengan GUN..... kalau pun GUN tidak melakukan perubahan jadwal kompetisi pasti dia sudah memikirkan harus melakukan apa untuk istrinya) “ ucap Barra sambil memasukkan ponselnya ke saku celana.
Sementara Barra mempelajari perubahan jadwal kompetisi dari Nanwei, Afkar sudah melangkah masuk ke ruang tengah mencari sosok Nara. Afkar mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan tapi tidak mendapati sosok Nara.
“ GUN .... Neptunia er i hjørnet av rommet der borte (GUN.... Neptunia ada di sudut ruangan di sebelah sana) “ ucap d4em0n sambil menunjuk keberadaan D4rkC0d3.
Afkar tersenyum menemukan sosok yang dia cari dan melangkah dengan senyum tipis mendekati sofa yang berada tepat di sudut ruangan, saat sudah terlihat jelas bahwa kepala Nara bersandar pada bahu Marius dengan cepat Afkar memegang kepala Nara dan menjauhkan dari baru Marius. Kakak beradik Yilmaz yang melihat kedatangan Afkar hanya bisa meringis kuatir bila Afkar memarahinya hanya karena kepala Nara bersandar pada bahu Marius. Nara yang merasa bahwa ada yang menggerakkan kepalanya seketika terbangun dan tersenyum melihat kedatangan Afkar.
__ADS_1
“ GUN ikke bli sint, jeg kan forklare .... Jeg har nettopp erstattet Singgihs lederstilling ... fordi Manager Nanwei ringte ham (GUN jangan marah dulu aku bisa jelaskan.... aku hanya menggantikan posisi manager Singgih... karena Manager Nanwei memanggilnya) “ ucap Marius dengan cepat sebelum Afkar memarahinya.