
“ hva er den nedre grensen for poengene deres (berapa batas bawah point mereka)? “ Tanya Barra heran.
“ ..... “ Seketika Barra berdiri mendengar batas bawah point tim yang berhak mendapatkan undangan kompetisi dari NSEC.
“ ...... “ kembali Barra di buat terkejut juga tidak percaya.
“ hvilke andre konkurranser er det andre enn Moskva som vil tillate dem å legge til lagpoeng (kompetisi apa lagi yang ada selain di Moskow yang memungkinkan mereka menambah point tim) “ ucap Barra lemas.
“ ikke fortell meg at det er en undergrunnskonkurranse..... de har ikke nok erfaring med å håndtere grå hackere....bare Neptunia har noen gang konkurrert med hvite hackere (jangan katakan kalau itu kompetisi bawah tanah..... mereka tidak cukup pengalaman menghadapi peretas abu-abu.... hanya Neptunia saja yang pernah bersaing dengan peretas putih) “ ucap Barra dengan lemas.
“ ..... “ ucapan Nanwei membuat Barra melihat layar laptopnya dan menutup sambungan telepon dari Nanwei.
“ hanya dua kompetisi ini yang tersisa di musim ini sebelum kompetisi NSEC...... tidak mungkin juga aku diskusikan ini dengan Afkar..... “ gumam Barra kesal dan menutup kasar laptopnya.
Barra memejamkan kedua matanya memikirkan apa yang akan dia lakukan untuk tetap mempertahankan point D4rkC0d3 hingga kompetisi terakhir yang menjadi puncak musim kompetisi tahun ini.
“ kalau pun seandainya mereka bisa menjadi juara dengan selisih point dua atau tiga atau empat kali point dari kompetisi kemarin belum tentu juga mereka bisa tetap bertahan di sepuluh besar daftar NSEC..... “ gumam Barra dengan mata terpejam dan kedua tangan yang sudah menarik-narik rambutnya.
Zarya dan Mari yang baru saja masuk menjadi terkejut melihat penampilan Barra yang terlihat jelas kusut.
“ hva er galt med ham?...... det er bare noen timer siden du har vært her... hva med å bli på college i England... det må være mer komplisert enn dette.... kan være han er gal (ada apa dengannya?...... baru juga kau tinggal beberapa jam sudah begitu kusut...... bagaimana kalau kau tinggal kuliah ke Inggris.... pasti lebih kusut dari ini.... bisa jadi dia gila) “ ucap Mari asal.
Membuat Zarya menatap seniornya dengan tatapan tak percaya.
“ allerede der..... gå til kjæresten din først..... Jeg vil inn i rommet først (sudah sana..... dekati dulu pacarmu itu..... aku mau masuk kamar dulu) “ ucap Mari yang dengan santainya meninggalkan Zarya.
Zarya mendekat dan duduk tepat di samping Barra, Zarya duduk bersila menatap wajah yang membuatnya tidak mau berpaling pada pria lain.
“ veldig rynkete..... frøken..... det har bare gått noen timer og det er allerede rynkete..... (kusut sekali..... kangen..... baru juga beberapa jam sudah kusut..... ) “ suara pelan Zarya membuat Barra membuka matanya dan tersenyum.
__ADS_1
Senyum yang membuat Zarya sangat tergila-gila dengan pria asia ini.
“ kjøpte du noe... (sudah belanja apa saja....)? “ tanya Barra sambil menggengam tangan kiri Zarya.
“ mye..... helt til jeg må kjøpe en koffert til.... (banyak..... sampai aku harus beli koper lagi.... ) “ ucap Zarya dengan tangan kanan merapikanrambut Barra yang berantakan.
“ ferdig (habis......)? “ tanya Barra sambil mengeluarkan sebuah kartu dari dalam dompet yang dia simpan di dalam saku celana.
“ bruk dette hvis det ikke er nok (pakai ini kalau kurang) “ ucap Barra smabil meletakkan kartu debit di tangan kiri Zarya.
“ fortsatt ledig...... neste ukes lønn fra GUN kommer inn (masih ada...... minggu depan gaji dari GUN masuk) “ ucap Zarya santai.
Barra tidak merespon apa yang Zarya katakan tapi membuat tangan Zarya mengenggam kartu miliknya.
Saat Barra sudah melupakan masalah kompetisi karena mendengarkan cerita Zarya, Afkar turun dari lantai dua di ikuti Nara yang mengekor di belakang Afkar.
Satu persatu para anggota D4rkC0d3 masuk ke dalam rumah, mereka terlihat lebih segar lebih ceria setelah seharian berjalan-jalan keliling Jakarta. Mereka menceritakan berbagai tempat yang mereka kunjungi dan berbagai makanan yang mereka coba, dua orang pengawal Afkar yang juga petugas keamanan Surendra Cyber menjadi pemandu mereka.
“ Neptunia....hun viste oss hvor du studerer og hvor du bor (Neptunia.... dia menunjukkan pada kami dimana kamu kuliah dan dimana kamu tinggal) “ ucap Javex yang semangat menceritakan keadaan kampus tempat Nara kuliah.
“ campusen din er virkelig stor... større enn campusen hans (besar sekali kampusmu..... lebih besar dari kampus dia) “ ucap dbuq sambil menunjuk javex.
Cerita mereka semakin ramai dan semakin membuat ruang tengah menjadi riuh, selepas makan malam pun mereka masih bercerita banyak hal yang terkadang terdengar suara tawa.
Barra menatap Afkar seperti mengajak Afkar untuk berdiskusi. Dengan sangat terpaksa Afkar melepas pelukkan tangan Nara dari lengan kirinya.
“ sebentar sayang..... ada yang mau mas bicarakan sama Barra.... “ ucap Afkar pelan sambil melepas tangan kanan Nara yang sudah nyaman menggenggam lengan Afkar.
“ jangan lama-lama “ ucap Nara sedikit cemberut.
__ADS_1
Afkar tersenyum gemas.
Afkar mengikuti langkah kaki Barra yang ternyata Barra mengajaknya berbicara di halaman depan.
“ ada apa? “ tanya Afkar yang sudah tidak sabar.
“ saat ini D4rkC0d3 sudah masuk sepuluh besar tim yang berhak mengikuti kompetisi NSEC..... tapi...... “ ucapan Barra terhenti karena melihat seorang pengawal lewat tak jauh dari mereka berdiri.
Afkar melirik pengawal tersebut sesaat.
“ tapi bila D4rkC0d3 tidak mampu mempertahankan posisi saat ini maka sewaktu-waktu posisi mereka akan bergeser dan keluar dari sepuluh besar NSEC.... “ ucap Afkar datar setelah pengawalnya menjauh.
Seketika Barra tertegun tidak percaya bahwa Afkar sudah mengetahui hal ini.
“ bagaimana kamu bisa tahu.....? apa mereka memberitahumu....? “ tanya Barra heran.
“ NSEC melakukan pembaharuan point setiap kali kompetisi hack quest berakhir.... siapa pun penyelenggara kompetisi itu..... “ ucap Afkar datar.
Barra menyisir kasar rambutnya dan sedikit berteriak tidak percaya bahwa musim ini NSEC melakukan seleksi yang sangat ketat tidak seperti musim-musim sebelumnya.
“ sewaktu-waktu mereka bisa menutup pembaharuan data...... dan mereka tidak akan mempublikasikan tim mana yang mereka undang “ ucap Afkar datar.
Sekali lagi Barra menyisir kasar rambut dengan kedua tangannya.
“ kalau pun kompetisi di Moskow nanti..... D4rkC0d3 bisa menjadi juara satu..... belum tentu point itu bisa menjamin mereka mendapatkan undangan kompetisi dari NSEC..... meskipun selisih point mereka tiga atau empat kali dari kompetisi sebelumnya.... “ ucap Barra frustasi.
Kali ini Barra mengumpat membuat Afkar membulatkan kedua matanya menatap Barra. Otak Barra menjadi buntu tidak bisa memikirkan kompetisi apa lagi bisa D4rkC0d3 ikuti agar tetap berada di sepuluh besar NSEC.
“ jujur aku tidak mengira mereka akan se-ekstream ini memilih tim yang akan mereka undang..... dan jujur otakku buntu..... aku tidak bisa memikirkan kompetisi apa lagi yang bisa D4rkC0d3 ikuti.... tinggal dua kompetisi sebelum jadwal kompetisi NSEC dan juga setelah kompetisi Moskow.... “ ucap Barra lemas.
__ADS_1