
Hanya dengan satu isyarat tangan Afkar, Lief segera menyerahkan satu buah Flashdisk pada Afkar.
“ vær så snill (silahkan) “ ucap Afkar sambil menyerahkan sebuah Flashdisk pada penyidik itu.
Urusan Kalle sudah selesai, Afkar dan kedua saudara sepupunya Holger dan Fredrik mulai kembali menyingkirkan nama-nama orang yang berada di dalam daftar yang Afkar pegang. Mereka langsung menggantikannya dengan staff profesional, sedangkan Johan yang masih harus mempersiapkan beberapa hal kembali ke Rusia dan akan kembali ke Oslo dalam beberapa hari minggu ke depan.
MARKAS SHIELD
Nara yang sejak pagi sudah mulai berlatih kembali dengan kakak beradik Yilmaz, sesekali mendesis pelan menahan rasa nyeri di punggung tangan kirinya. Meski pun Afkar sudah mengizinkan Nara menggunakan kembali sarung tangan, tapi masih ada beberapa titik keropeng yang belum mengelupas sendiri. kulit dengan bekas jahitan juga sekitarnya masih terasa nyeri bila Nara menggerakkan jari jemarinya dengan aktif, terkadang Nara terdengar mendesis sedikit lebih keras dan lama karena menahan rasa nyeri yang membuatnya tidak sanggup menggerakkan jari jemari tangan kirinya.
Setiap kali mendengar Nara mendesis, kakak beradik Yilmaz menarik nafas panjang seperti ikut merasakan dan menahan rasa nyeri di tangan mereka.
“ sister, let's take a break ..... sister has made several sounds that make me feel your pain (kakak ipar, kita istirahat dulu saja..... kakak ipar sudah beberapa kali mengeluarkan suara yang membuatku ikut merasakan sakit) “ protes Morten membuat Nara memegangi tangan kirinya menahan rasa nyeri.
Nara tidak memungkiri bahwa rasa nyeri ini akan tetap ada selamanya bila dia menggerakkan jari jemarinya meski pun hanya ibu jarinya saja.
Sementara sejak D4rkC0d3 mulai berlatih, Barra menemui Nanwei yang hari ini terlihat memiliki lingkaran hitam di bawah matanya. Barra mengamati grafik pergerakan perolehan point para pemain CTF yang berada di peringkat 20 besar dan perubahan persyaratan utama untuk ambil bagian di kompetisi yang akan NSEC selenggarakan di akhir musim kompetisi tahun ini.
__ADS_1
“ er du sikker på at dette er hovedkravet for å kunne delta i NSEC-konkurransen (kamu yakin ini persyaratan utama untuk bisa mengikuti kompetisi NSEC)? “ tanya Barra yang hampir tidak berpercaya dengan apa yang dia baca.
Nanwei hanya memijat pelan tengkuknya yang terasa penat karena hampir 2 malam ini memikirkan kompetisi apa yang bisa mengembalikan peringkat jaringan Neptunia menjadi 5 besar. Karena selama masa pemulihan punggung tangan kiri Neptunia, Afkar sama sekali tidak membawa Nara ke Shield bahkan Afkar tidak mengizinkan Nara menyentuh gadget apa pun.
“ Jeg så denne rangeringslisten for 2 dager siden.... det er også fordi noen jeg kjenner ved NSEC sendte meg en tekstmelding.... (aku baru melihat daftar peringkat ini 2 hari yang lalu.... itu juga karena salah seorang yang aku kenal di NSEC mengirimkan pesan singkat.... ) “ ucap Nanwei sambil menunjukkan layar ponselnya yang berisi pesan singkat yang dia maksud.
Barra membaca pelan-pelan setiap kata di dalam pesan singkat itu dan mencoba mencernanya tanpa emosi.
“reglene endret....konkurransen bruker ikke lenger en simulator, men et ekte nettverk..... Neptunias poeng er langt under standarden deres.....og de andre er bare 5 poeng over standarden.... hvis D4rkC0d3 ikke følger to eller tre konkurranser som har vanskelighetsgrad over åtti og er blant de tre beste... er det sikkert at D4rkC0d3 ikke vil kunne delta i NSEC-konkurransen denne sesongen (peraturannya berubah.... kompetisinya tidak lagi menggunakan simulator tapi jaringan nyata..... poin Neptunia jauh berada di bawah standart mereka..... dan yang lain hanya 5 poin di atas standart mereka.... kalau D4rkC0d3 tidak mengikuti 2 atau 3 kompetisi yang memiliki tingkat kesulitan di atas 80 dan berada di posisi tiga besar.... bisa di pastikan D4rkC0d3 tidak akan bisa mengikuti kompetisi NSEC musim ini) “ ucapan Barra mendapat anggukkan kepala dari Nanwei.
Nanwei terdiam menopang dagu dengan kedua tangannya, Barra memijat tengkuknya dan berjalan mondar mandir tidak jelas di depan meja kerja Nanwei. Dua orang mantan pemain CTF tingkat profesional yang sibuk dengan pemikirannya masing-masing.
Untuk beberapa menit mereka diam tanpa suara, karena kembali sibuk memikirkan kompetisi apa yang sesuai untuk D4rkC0d3 dengan peluang kemenangan diatas 70%.
“ bare de tre konkurransene hadde vanskelighetsgrader over åtti eller nesten nitti vanskelighetsgrader…… (hanya 3 kompetisi itu yang memiliki tingkat kesulitan di atas 80 bahkan hampir 90 tingkat kesulitannya.....) “ gumam Nanwei sambil melihat Barra yang sepertinya juga memikirkan hal yang sama.
Nanwei mengetik sesuatu di laptopnya.
__ADS_1
“ impossible (tidak mungkin) “ ucap Nanwei frustrasi.
Barra curiga dengan ucapan Nanwei dan melangkah mendekati meja kerja Nanwei.
“ what is impossible (apa yang tidak mungkin)? “ tanya Barra curiga.
Belum sempat Nanwei mengatakan sesuatu, Barra sudah memutar layar laptop Nanwei. Barra tersenyum tipis melihat 3 kompetisi yang jadwalnya mengingatkan akan jadwal seseorang.
“ how can you think of these three competition schedules (bagaimana kamu bisa memikirkan 3 jadwal kompetisi ini)? “ ucap Barra dengan senang.
Nanwei menatap Barra dengan heran juga tidak percaya bahwa Barra akan senang melihat jadwal ini. Seketika Nanwei menggelengkan kepala menatap Barra, menyangkal bahwa dugaannya salah pada apa yang Barra pikirkan.
“ uansett hva du tenker på... ikke si det..... jeg er ikke enig i den gale ideen din... nei... nei... jeg vil ikke at spilleren min skal spontanabort igjen..... ikke denne gangen (apa pun yang ada di otakmu.... jangan kamu ucapkan..... aku tidak akan menyetujui ide gilamu..... tidak.... tidak.... aku tidak mau pemainku keguguran lagi..... tidak kali ini) “ ucap Nanwei menghindari tatapan mata Barra yang mudah dia tebak.
Melihat penolakan Nanwei membuat Barra mengganggukkan kepala berkali-kali bahwa apa yang ada di otak Nanwei sama apa yang dia pikirkan.
“ bare de tre konkurransene kan bringe Neptunia tilbake til hennes rangering (hanya 3 kompetisi itu yang bisa membawa Neptunia kembali ke peringkatnya) “ Nanwei berdiri dari kursi kerjanya dan menyisir kasar rambutnya.
__ADS_1
Dan perdebatan pun terjadi antara Nanwei dan Barra, Nanwei yang bersikukuh tidak mengizinkan Neptunia melakukan penerbangan panjang karena kuatir dengan kehamilan Nara. Sedangkan Barra berusaha keras meyakinkan Nanwei bahwa hanya 3 kompetisi ini yang bisa membawa Neptunia kembali ke posisi 5 besar dan mendapatkan tiket kompetisi NSEC.
Para manager yang berada di ruang tengah dapat melihat dengan jelas bahwa Nanwei dan Barra sedang berdebat, meski pun para manager tidak paham apa yang mereka perdebatkan tapi melihat gerak gerik mereka sudah cukup membuat para manager paham bahwa mereka sedang berdebat sangat serius.