NEPTUNIA (HubrETS Hackin")

NEPTUNIA (HubrETS Hackin")
BAB 166 MALAM YANG BERAT


__ADS_3

Kalle merasa malu dan hanya bisa menunduk dalam-dalam meresapi apa yang Erhan katakan.


“ det er umulig for pappaen din å få andre barn enn mammaen din..... selv om pappaen din først nektet et arrangert ekteskap med moren din... men mammaen din klarte å overbevise pappaen din..... pappa gjorde i det siste, var bare for å beskytte deg beskytte mammaen din... Det er ikke lett for pappaen din å selge ti prosent av aksjene sine... men det er den eneste måten å forhindre at ekskjæresten plager moren din som er gravid i to måneder med deg. (tidak mungkin papamu memiliki anak selain dari mamamu..... meski pun pada awalnya papamu menolak perjodohan dengan mamamu.... tapi mamamu berhasil meyakinkan papamu..... apa yang papamu lakukan dulu hanya untuk melindungimu melindungi mamamu..... tidak mudah bagi papamu menjual 10% sahamnya.... tapi hanya itu satu-satunya cara agar mantan kekasihnya tidak mengusik mamamu yang sedang hamil kamu 2 bulan.) “ ucap Erhan sambil menepuk punggung Kalle.


Erhan berdiri dari kursi dan melangkah menjauh dari tempat duduk para keturunan Rosenkrantz generasi ke enam.


“ Bestefar..... tilgi meg.... Jeg skal sone for alle mine feil og dumheter..... Jeg skal vitne i retten og si hva han enn tok fra Rosenkrantz..... Jeg skal gi det tilbake til Rosenkrantz. (kakek..... maafkan aku.... aku akan menebus semua kesalahan dan kebodohanku..... aku akan bersaksi di pengadilan dan mengatakan apa saja yang sudah dia ambil dari Rosenkrantz..... aku akan mengembalikan pada Rosenkrantz.) “ ucapan Kalle membuat Fredrik dan Holger menatap Kalle dengan bangga dan senang.


Acara pesta ulang tahun berdirinya Rosenkrantz berubah menjadi peristiwa penyanderaan Nara dan berakhir dengan baik tanpa ada satu korban pun, tapi apa yang terjadi malam ini menjadi pelajaran paling berharga bagi keturunan Rosenkrantz generasi ke enam. Mereka harus saling percaya dan bekerja sama dengan saudara sedarah, jangan memberi kesempatan orang lain memecah belah persaudaraan para keturunan Rosenkrantz.


Malam yang melelahkan bagi ibu hamil kembar seperti Nara, kedua kakinya terlihat tidak nyaman menggunakan sepatu mau pun kaos kaki.


“ mas pulang “ rengek Nara membuat Afkar tidak jadi mengatakan sesuatu pada Kalle.


“ i morgen i overmorgen.... du må fortelle alle tingene som Gustaf har gjort mot deg og tante Silje..... foran oss alt du trenger å forklare hva han har tatt fra Rosenkrantz (besok lusa.... kamu harus menceritakan semua hal yang sudah Gustaf lakukan padamu juga pada tante Silje..... di hadapan kami semua kamu harus menjelaskan apa saja yang sudah dia ambil dari Rosenkrantz) “ suara Afkar kembali dingin dan tegas.


Membuat Nara gemas dan sekali lagi mencubit pelan otot perut Afkar.


“ aduuh..... sakit sayang..... “ pekik Afkar karena merasakan sakit di perutnya.


“ why is the polar bear still there (beruang kutubnya kenapa masih ada) “ suara manja Nara membuat Afkar mengulas senyum hangat dan menangkup kedua pipi Nara.

__ADS_1


Holger, Fredrik dan yang lainnya melihat Afkar dengan tatapan tidak percaya. Melihat Afkar tersenyum dan terlihat jelas sangat sayang juga gemas pada wanita yang tidak mereka ketahui wajahnya.


“ Jeg skal hjem først (aku pulang dulu ya.... ) “ ucap Afkar dengan mengulas senyum tipis.


Membuat Holger dan Fredrik tidak tahan untuk tertawa melihat sikap Afkar.


Afkar menyalami satu persatu saudara sepupunya begitu juga dengan Nara yang menyalami Therese juga Nina tapi Nina membalasnya dengan pelukkan hangat.


“ forget everything that happened tonight..... it's all over..... (lupakan semua kejadian malam ini..... semua sudah selesai..... ) “ ucap Nina sambil memeluk Nara dan membelai sesaat perut Nara.


Nara tersenyum mendengar ucapan Nina.


“ Come to our wedding party.... I would love to introduce you to my big family (datanglah ke pesta pernikahan kami.... aku akan sangat senang memperkenalkanmu pada keluarga besarku) “ ucap Therese saat menjabat tangan Nara.


Sebelum benar-benar melangkah, Afkar membisikkan sesuatu pada Nina dan membuat kedua pipi Nina bersemu merah.


Lief, Ines dan 4 pengawal Nara sudah menunggu mereka di depan lobi dengan mobil yang sudah siap mengantar Nara dan Afkar kembali ke apartment.


“ hvem var den personen (Lief siapa orang tadi)? “ pertanyaan Afkar yang singkat padat dan jelas serta terkesan dingin di telinga Lief.


Membuat Lief terasa sulit menelan air ludahnya sendiri.

__ADS_1


“ han er en etterforsker som jobber med IFA..... og han fikk informasjonen om denne handlingen fra... (dia penyidik yang bekerja sama dengan IFA..... dan dia mendapatkan informasi aksi ini dari...... ) “ ucapan Lief terhenti sambil melirik Ines yang tertunduk.


Ines merasa bersalah karena tidak mampu menjaga Nara.


“ hvorfor er du stille?...... er det noe du skjuler? (kenapa diam?...... apa ada yang kamu sembunyikan?) “ suara dingin dan tegas Afkar membuat Lief tiba-tiba merasa merinding.


Nara juga merasakan apa yang Lief rasakan segera menusuk pinggang kiri Afkar dengan jari telunjuknya, spontan Afkar merasa geli dan sedikit menggerakkan bahu kirinya.


“ geli sayang...... “ ucap Afkar gemas dengan sikap Nara yang akhir-akhir ini suka sekali mencubit atau menusukkan jari ke area yang membuat Afkar geli.


“ ice bearnya itu lo..... “ suara manja Nara membuat Afkar tersenyum gemas.


“ du forklarer i morgen tidlig (kamu jelaskan besok pagi saja) “ suara Afkar yang sudah terdengar tidak sedingin tadi.


Sampai di Apartemn sebelum pintu lift tertutup, Afkar menatap tajam pada Lief juga Ines. Saat pintu lift tertutup, dengan serempak Lief juga Ines bernafas lega.


“ Heldigvis er det en ung dame... hvis ikke, er jeg ferdig (untung saja ada nyonya muda.... kalau tidak habis aku) “ ucap Lief semakin membuat Ines merasa bersalah.


Lief memandang Ines yang menunduk.


“ før Mr. Afkar ber dere begge om å forklare hvem etterforskerne er og hvordan de skal bli kjent med fru Nara..... i kveld må dere forklare i detalj planen deres som mislyktes (sebelum tuan Afkar meminta kalian berdua menjelaskan siapa penyidik itu dan bagaimana bisa mengenal nyonya Nara..... malam ini kalian harus menjelaskan dengan detail rencana kalian yang gagal total itu) “ suara tegas Lief membuat Ines segera memanggil kepala pengawal melalui earpiece.

__ADS_1


Melihat kepala pengawal mendekatinya, Lief menarik nafas panjang.


“ hva vil skje i kveld hvis jeg ikke legger merke til den merkelige oppførselen til dere to...... hva er det som er så vanskelig med å fortelle meg alt..... heldigvis er det fortsatt tid..... ellers blir kvelden din tøffeste natt (apa jadinya malam ini kalau aku tidak menyadari keanehan sikap kalian berdua...... apa susahnya menceritakan semuanya padaku..... untung masih ada waktu..... kalau tidak malam ini akan menjadi malam paling berat kalian) “ ucap Lief sambil mengajak mereka masuk ke unit tempat para pengawal Afkar tinggal.


__ADS_2