NEPTUNIA (HubrETS Hackin")

NEPTUNIA (HubrETS Hackin")
BAB 216 RUXCON HACKING VILLAGE (1)


__ADS_3

Dari sejak bangun tidur wajah Nara terlihat sangat senang juga sangat antusias, Afkar merasa bahwa suasana hati Nara sedang bagus dan Afkar tidak ingin suasana hati Nara berubah drastis menjadi tidak bagus seperti kemarin-kemarin.


“ pelan-pelan makannya..... disana masih banyak “ ucap Afkar sambil meraih kepala Nara dan menciumnya.


Di saat Nara dan yang lain menikmati makan pagi sebelum menuju lokasi kompetisi, seseorang berjalan mendekati Nara.


“ good morning...... Neptunia we meet again


(selamat pagi...... Neptunia kita bertemu lagi) “ sapa seorang pria tepat di depan meja makan Nara dan Afkar.


Nara melihat sebentar siapa yang menyapanya pagi-pagi begini.


“ good morning linz3 (selamat pagi linz3) “ salam Nara singkat.


Mendengar Nara menyebut nama linz3, membuat javex dan dbuq yang lewat tepat di belakang Nara seketika berhenti dan melihat linz3 yang tersenyum dengan kesan sinis dan menantang.


“ This time I have to be more careful with your deadly silent actions (kali ini aku harus lebih berhati-hati dengan aksimu yang diam diam sangat mematikan) “ ucapan linz3 yang terkesan menantang membuat bulu bulu halus di lengan javex dan dbuq berdiri.

__ADS_1


linz3 melangkah menjauh dari meja makan Nara dan kembali ke meja makan dimana tim hackerscrew berada.


“ denne gangen må du være mer forsiktig med hackerscrew-teamet....det ser ut til at de har studert strategien vår (kali ini kalian harus lebih berhati-hati dengan tim hackerscrew.... sepertinya mereka sudah mempelajari strategi kita) “ ucapan Nara membuat javex dan dbuq kesulitan menalan ludahnya sendiri.


Tepat pukul tujuh waktu setempat baik D4rkC0d3 mau pun hackerscrew sudah berkumpul di depan lobi hotel, mereka menunggu kendaraan yang akan membawa mereka ke lokasi kompetisi yang jaraknya hanya enam menit dengan berkendara. Lokasi kompetisi dan tempat mereka menginap hanya terpisah oleh sebuah sungai yaitu sungai Yarra.


Mobil yang mereka tumpangi berhenti tepat di depan lobi sebuah gedung setinggi dua ratus lima puluh satu meter dengan jumlah lantai sebanyak lima puluh lima lantai dan tiga basement. Sudah banyak tim yang datang dan melakukan pendaftaran ulang, Barra dengan cepat mendekati antrian pendaftaran ulang. Afkar, Lief, Mari juga Zarya melakukan konfirmasi terakhir sebagai penonton pendukung dari D4rkC0d3.


Seorang petugas mengarahkan mereka untuk masuk ke sebuah lift yang akan mengantar mereka menuju ruangan dimana para penonton berkumpul. Barra menyerahkan lima tanda pengenal, lima kartu akses gedung, dan lima kartu akses ruang server pada Marius.


“ svoger.... er du sikker på at du vil bytte posisjon med starsiv (kakak ipar.... apa kau yakin akan bertukar posisi dengan starsiv)? “ bisik Marius membuat Nara dengan cepat menganggukan kepala tanpa berpikir panjang.


“ Er du ikke lei deg for å se meg møte dem? (Apa kau tidak kasihan melihatku menghadapi mereka?) “ bisik Morten mencoba merayu Nara.


“ nei (tidak) “ jawaban singkat Nara membuat Morten kesulitan menelan ludahnya sendiri.


Marius mulai membagikan satu persatu tanda pengenal, kartu akses gedung dan kartu akses ruang server. Begitu juga dengan tim yang lain, saat para kapten tim membagikan tanda pengenal dan kartu akses. Seorang petugas kompetisi menyerahkan lima buah walky talky pada masing-masing kapten tim, dan para kapten tim menyerahkan satu persatu walky talky tersebut pada para anggotanya.

__ADS_1


“ sepertinya kali ini kita berkomunikasi dengan ini “ gumam Nara pelan.


Setengah jam kemudian beberapa petugas kompetisi mengarahkan seluruh tim yang berjumlah 65 tim masuk ke sebuah ruangan. Seorang juri memegang sebuah mic untuk menyampaikan aturan utama dari kompetisi kali ini.


“ like in general CTF competition hack quest format.... the captain must determine one player who is in charge of the main server behind you.... and four other players must find and connect each branch server that we have determined.. ... and the winner of this competition is the team that can maintain the main server as well as the branch server until the end with full duplex UP UP status in all interfaces (seperti pada umumnya kompetisi CTF format hack quest.... kapten harus menentukan satu orang pemain yang bertanggung jawab pada server utama yang berada di belakang kalian.... dan empat pemain lainnya harus menemukan dan menghubungkan setiap server cabang yang sudah kami tentukan..... dan pemenang kompetisi ini adalah tim yang dapat mempertahankan server utama juga server cabang sampai akhir dengan status UP UP full dupleks di semua interface) “ ucapan juri ini membuat seluruh ruangan menjadi riuh.


Javex, dbuq dan Nara yang paham betul apa maksud dari kata-kata terakhir dari juri tersebut tersenyum tipis. Hari terakhir latihan di klub house Shield, xairy dan grixa mendekati Nara. Xairy dan grixa menceritakan target RedShield berubah sejak di pegang oleh Mserrano, bahkan xairy dan grixa menunjukkan peralatan apa saja yang harus mereka kuasai. Dan sebelum Nara pulang kembali ke kediaman Afkar bersama D4rkC0d3, xairy meminjamkan sebuah alat yang menurut xairy akan sangat membantu Nara.


Marius mulai membagikan selembar kertas yang berisi gambar topologi jaringan komunikasi data atau internet, Marius sedikit ragu menukar posisi antara Neptunia dan starsiv.


“ la meg være den ytterste forsvarer.... (biarkan aku menjadi defender paling luar....) “ ucapan Nara membuat Marius merasa terpaksa menyerahkan selembar kertas topologi.


Meski pun berat tapi sudah tidak ada waktu untuk berdebat lagi bagi mereka dan kali ini Marius yang akan bertanggung jawab di server pusat.


“ the players who are in charge of the central server can gather on the front side and the players who have to look for the branch servers please come out following our officers (pemain yang bertanggung jawab pada server pusat bisa berkumpul di sisi depan dan para pemain yang harus mencari server cabang silahkan keluar mengikuti petugas kami) “ ucapan seorang juri membuat para pemain yang tidak bertanggung jawab pada server pusat segera mengikuti langkah kaki para petugas kompetisi.


Beberapa petugas kompetisi membagikan empat lembar kertas yang berisi denah nama jalan juga nama gedung di sekitar Rialto Tower, dan membagikan empat kartu nama pada masing masing tim.

__ADS_1


__ADS_2