NEPTUNIA (HubrETS Hackin")

NEPTUNIA (HubrETS Hackin")
BAB 171 PUZZLE


__ADS_3

Melihat Nara yang terlelap di sofa dengan selimut yang menutupi tubuh setinggi perut Nara, membuat hati Afkar terasa tenang dan nyaman. Ines melihat Afkar mendekati Nara segera melangkah keluar dari unit Afkar. Memandangi wajah tenang dan damai Nara membuat Afkar lupa akan semua masalah dunia. pelan-pelan Afkar menarik sofa yang Nara pakai menjadi sebuah ranjang dan Afkar memeluk erat tubuh Nara dari belakang, Nara sudah tidak bisa di peluk dari depan karena perutnya yang semakin membesar. Menghirup aroma rambut dan tubuh Nara membuat candu tersendiri bagi Afkar, pelan-pelan Afkar ikut terlelap dengan wajah yang sudah berada di tengkuk Nara.


Menjelang waktu magrib Nara terbangun karena kantung kemihnya terasa penuh. Melihat tangan kekar melingkar di pahanya membuat Nara tersenyum.


“ mas... tangannya.... “ suara pelan Nara mencoba membangunkan Afkar.


Tapi Afkar malah semakin mengeratkan pelukkannya.


“ Nara buang air disini lo.... kalau tangan mas tetap begini..... “ ucapan Nara cukup membuat Afkar membuka kedua matanya.


Nara segera bangkit dari sofa dan berjalan sedikit cepat menuju kamar mandi, Afkar tersenyum tipis melihat cara jalan Nara yang menurutnya sangat menggemaskan seperti membawa sebuah drum.


Afkar yang masih memikirkan alasan di balik penyidik itu bersedia membantu kepala pengawal Nara, ingin rasanya Afkar bertanya lebih jauh lagi tentang kompetisi pertama Nara yang membawanya menemukan bukti-bukti penggelapan di dalam Rosenkrantz. Afkar mencoba menunggu Nara di depan kamar mandi.


“ mas mau ke kamar mandi? “ tanya Nara sambil melangkah menuju sofa yang tak jauh dari ranjang.


Nara meluruskan kedua kakinya, Afkar mengikuti Nara dan memijat kedua betis Nara bergantian.


“ sayang.... boleh mas tanya sekali lagi? “ Nara menganggukkan kepala menjawab pertanyaan Afkar.


“ tentang kejadian kemarin malam? “ tanya Afkar sedikit ragu.


Sekali lagi Nara menganggukkan kepala menjawab pertanyaan Afkar.


“ sayang.... yakin tidak mengenal orang itu? “ Nara mengerutkan kulit di dahinya.

__ADS_1


Nara terlihat bingung juga heran kenapa Afkar tidak percaya dengan ucapannya tadi pagi.


“ mas Afkar curiga kalau Nara punya teman disini selain dari orang-orang yang mas kenal? “ Afkar tersenyum mendapatkan pertanyaan yang terkesan bahwa Nara mencurigainya.


Afkar meletakkan kedua kaki Nara pelan-pelan dan berpindah tempat duduk di belakang Nara, menyandarkan punggung Nara di dadanya.


“ sayang..... bukan mas curiga sama sayang..... sayang boleh punya banyak teman di luar sana..... tapi apa sayang berani punya banyak teman kalau bukan mas kenalkan sayang?..... mas tidak yakin sayang berani berkenalan dengan orang lain kalau bukan mas kenalkan...... “ ucap Afkar yang tangan kanannya sudah membelai perut buncit Nara.


Nara menyandarkan kepalanya di lengan kanan Afkar.


“ berdasarkan informasi yang Lief dapatkan.... bahwa pria itu penyidik dari IFA..... sayang ingat sesuatu tidak? “ Nara terdiam seperti memikirkan sesuatu.


“ seingat mas.... masalah Rosenkrantz.... penggelapan yang di luar negeri.... mas serahkan pada pengacara dan mas tidak tahu pengacara itu bekerja sama dengan siapa di IFA..... yang mas tahu hanya salah satu tim di IFA.... mas tidak tahu siapa-siapa tim IFA itu..... “ Nara menurunkan kedua kakinya tanpa mengatakan apa pun segera melangkah menuju meja kerja Afkar.


“ mas..... “ suara keras Nara membuat Afkar dengan lengkah lebar mendekati Nara.


“ mas lihat ini.... ini file FP eiendom yang pertama kali Nara temukan di kompetisi Real World CTF server London.... data ini juga yang menjadi target kompetisi.... kalau tidak salah menurut informasi penyelenggara kompetisi ada sebuah institusi yang meminta data rahasia seperti ini.... tapi itu juga bukan Nara yang melaporkan data ini ke pihak penyelenggara “ penjelasan Nara membuat Afkar tersenyum karena mulai menemukan titik terang bagaimana pria penyidik mengenali Nara.


“ kalau tidak salah hkkiw0823 yang melaporkan semua penemuan kami di kompetisi itu..... tapi beberapa minggu setelah kompetisi ini Nara mendapat email dari pihak penyelenggara bahwa ada beberapa pemain yang ikut kompetisi itu menghilang.... tapi untungnya hkkiw0823 dan paprika2 waktu itu sedang berada di luar kota London.... “ penjelasan Nara semakin membuat Afkar tersenyum karena Afkar sudah dapat menyatukan beberapa kepinggan puzzel apa hubungan penyidik itu dengan istrinya.


“ sepertinya mas paham kenapa penyidik itu bisa mengenali sayang “ ucap Afkar sambil memeluk tubuh Nara dari belakang dan mencium rambut Nara.


“ kalau seandainya.... penyidik itu mau sayang bersaksi sebagai saksi ahli di persidangan Gustaf nanti.... apa sayang mau? “ Nara membalikkan kepala dan menatap Afkar dengan heran.


Belum sempat Nara menjawab pertanyaan Afkar, tiba-tiba terdengar suara keras perut Nara membuat Afkar tersenyum.

__ADS_1


“ sepertinya ada yang merasa lapar..... “ goda Afkar sambil menghujani rambut Nara dengan ciuman kecil.


Selesai makan malam dan sholat Isya', Nara mencoba menghubungi CodeR00t. Afkar memperhatikan setiap pergerakan jari jemari Nara.


“ mas.... ini Nara coba menghubungi hkkiw0823 dan paprika2.... mas bisa tanyakan pada mereka tentang penyidik IFA itu..... mungkin mereka tahu..... “ ucap Nara sambil menyerahkan kursi yang dia duduki agar wajah Afkar terlihat di webcam.


Setelah menunggu beberapa kali nada panggil akhirnya panggilan video terhubung pada akun hkkiw0823, melihat wajah GUN menggunakan akun Neptunia membuat hkkiw0823 bingung dan berkali-kali memastikan bahwa panggilan ini adalah akun Neptunia.


“ sorry.... as far as I know Neptunia is a veiled woman.... not GUN (maaf.... setahu saya Neptunia itu wanita bercadar.... bukan GUN) “ kalimat pertama yang hkkiw0823 ucapkan dan membuat Afkar tersenyum tipis tapi tidak dengan Nara yang sudah tertawa lebar tanpa suara.


Afkar menarik nafas panjang


“ you guys already know me.... of course you know what my relationship with Neptunia is (kalian sudah mengenalku.... tentu tahu apa hubunganku dengan Neptunia)? " ucapan Afkar membuar hkkiw0823 menganggukkan kepala.


“ do you mind if I use Neptunia's account to talk to you (apa kamu keberatan kalau aku memakain akun Neptunia untuk berbicara denganmu)? “ hkkiw0823 menjawab pertanyaan GUN dengan mengangkat kedua bahunya sesaat.


“ what information do you need….. until you can't get it from Neptunia (informasi apa yang kamu butuhkan..... sampai kamu tidak bisa mendapatkan dari Neptunia)? “ pertanyaan hkkiw0823 membuat Afkar tersenyum.


Afkar sangat paham sepak terjang hkkiw0823 di dunia peretasan topi putih, banyak institusi swasta mau pun pemerintahan bahkan perusahaan yang menggunakan jasa mereka untuk melakukan peretasan.


“ do you know anyone at IFA (apa kamu mengenal seseorang di IFA)? “ pertanyaan Afkar membuat paprika2 memperlihatkan wajahnya.


Afkar terkejut dengah wajah paprika2 yang tiba-tiba muncul di layar laptopnya.


“ did Neptunia meet anyone from IFA? What did they do to Neptunia? Did they kidnap Neptunia? (apa Neptunia bertemu dengan orang dari IFA? Apa yang mereka lakukan pada Neptunia? Apa mereka menculik Neptunia?) “ pertanyaan cepat paprika2 membuat Afkar memijat pelipisnya.

__ADS_1


__ADS_2