
“ Next Monday at 2 pm you guys will take part in the WINJA CTF online Copenhagen’s server competition, Hack-guest format or hacking system. For the two of you this is your first competition, but for Neptunia it will be the third competition of the season (senin lusa pukul 2 siang kalian akan mengikuti kompetisi WINJA CTF online server Copenhagen, format Hack-guest atau peretasan sistem. Bagi kalian berdua ini kompetisi pertama kalian, tapi bagi Neptunia menjadi kompetisi ketiga di musim ini.) “ ucapan Afkar membuat riuh para manager dan pemain lainnya.
Mereka semua sudah mendengar bahkan membaca berita bahwa Neptunia mengikuti kompetisi para peretas topi putih online server london dan kompetisi peretasan terbuka server Bern di bawah bendera ALLES!. Nara semakin malu dan tidak sanggup melihat Afkar juga yang lain, Barra membelai punggung Nara mengatakan agar tidak merasa malu.
Afkar masih menjelaskan format kompetisi karena selama ini para pemain Shield belum pernah ada yang mengikuti kompetisi format Hack-guest, para pemain Shield lebih ahli dalam format jeopardy dan attack-defense. Afkar memberi sedikit ilustrasi kompetisi Hack-guest yang akan D4rkC0d3 ikuti.
“ don't be shy like this..... you guys are already halal (jangan malu begini..... kalian sudah halal) “ goda Barra membuat Nara semakin cemberut.
Nara mengira kalau Barra akan menyemangati dirinya karena 2 kompetisi sebelumnya yang dia ikuti tanpa seizin mau pun tanpa sepengetahuan Afkar juga Shield.
“ Nara kira memberi semangat terkait kompetisi tapi ternyata itu “ gerutu Nara membuat Barra menahan senyum.
“ Neptunia…..did you hear my explanation (Neptunia.....apa kamu mendengar penjelasan saya)? “ suara dingin Afkar membuat Barra menjauhkan tangannya dari punggung Nara.
Barra merasa kalau suara dingin Afkar di tujukan padanya. Nara hanya menganggukan kepala karena bingung mau menjawab memanggil Afkar dengan sebutan apa.
“ say what you know (katakan apa yang kamu tahu) “ suara dingin Afkar membuat Nara mengerutkan kulit tulang hidung dan menatap Afkar dengan tatapan cemberut.
“ CTF competition with Hack-guest format is forces every player to access the system that is used as a real device simulation system or uses an actual security system, such as hacking a company's network security system or searching any data that become a target competition. (kompetisi CTF format Hack-guest memaksa setiap pemain untuk mengakses sistem yang digunakan sebagai sistem simulasi perangkat sebenarnya atau pun menggunakan sistem keamanan yang sebenarnya, seperti peretasan sistem keamanan jaringan sebuah perusahan atau pencarian data sesuatu target penyelenggara kompetisi.) “ jawab Nara tertunduk malu karena semua mata para manager mau pun pemain melihatnya.
“ you heard that....that's what you will follow Monday the day after tomorrow (kalian dengar itu.... itu yang akan kalian ikuti senin lusa) “ ucap Afkar yang sudah melihat wajah pias kakak beradik Yilmaz.
Kakak beradik Yilmaz merasa belum siap mengikuti kompetisi format Hack-guest karena waktu latihan mereka hanya 2 minggu itu pun masih banyak algorithma yang belum mereka pahami sepenuhnya.
__ADS_1
Setelah Afkar menjelaskan apa yang ingin dia sampaikan, Barra mengajak mereka masuk ke ruangannya. Nara berjalan dengan memegang ujung belakang pakaian Barra dan tentu saja Afkar melihat hal itu membuat Afkar merasa cemburu pada Barra.
Barra mengumpulkan mereka bertiga karena akan menyerahkan seragam tim mereka berupa coat berwarna hitam dengan tulisan D4rkC0d3 di lengan sebelah kiri.
“ Scaryrobot, it's yours.... you're the captain of this team. Starsiv, Neptunia this is for you guys (Scaryrobot, ini milikmu.... kamu kapten tim ini. Starsiv, Neptunia ini untuk kalian) “ ucap Barra sambil menyerahkan coat pada mereka bertiga secara bergantian.
Afkar mengamati apa yang Barra lakukan dan ada sedikit rasa cemburu melihat Nara bisa tertawa lepas di depan Barra, Afkar melangkah mendekari ruangan Barra dan membuka pintu ruangan itu membuat kakak beradik Yilmaz dan Nara menatapnya dengan tatapan penuh pertanyaan dan heran.
“ if it's done go back to the simulation room, today I'll test you guys (kalau sudah selesai kembali ke ruang simulasi, aku akan menguji kalian hari ini) “ ucap Afkar sambil mendekati Nara dan menarik tangan kirinya sedikit menjauh dari Barra.
“ possessive (posesif) “
“ love slave (budak cinta) “
“ go in the simulation room (cepat masuk ruang simulasi) “ ucap Afkar dingin membuat Nara membelai lengan Afkar agar tidak bersikap dingin.
“ mas....” cicit Nara membuat Afkar melihatnya heran.
Barra yang melihat sesuatu yang berbeda dari wajah Afkar hanya bisa tersenyum.
“ Nara memang istrimu tapi dia adikku “ bisik Barra membuat Afkar seketika memeluk erat Nara.
“ mas.... malu di lihat mereka “ ucap Nara pelan sambil melihat dua orang manager yang berjalan melewati ruangan Barra.
__ADS_1
“ biar.... mas suka begini “ ucap Afkar yang masih memeluk erat dan mencium kepala Nara berkali-kali.
“ Kalian mau bercinta disini? “ ucap Barra yang sudah melangkah melewati Afkar juga Nara.
Nara berusaha lepas dari pelukan Afkar tapi Afkar menahan pinggangnya membuat Nara geli dan tetap berusaha melepas tangan Afkar. Saat Nara berhasil lepas dari pelukan Afkar, Nara segera berjalan cepat menyusul kakak beradik Yilmaz.
“ sweetie don't run (sayang jangan lari) “ ucapan keras Afkar membuat Barra menepuk dahinya.
“ did I put some love poisson on they're food this morning (apa aku salah mencampur racun cinta di makan pagi mereka)? “ gumam Barra sambil menggelengkan kepala heran melihat sikap Afkar yang semakin hari semakin posesif pada Nara.
Kakak beradik Yilmaz juga Nara sudah duduk di depan komputer masing-masing, Afkar yang tadinya berencana memeluk Nara dari belakang menjadi tidak jadi melakukan itu karena di dalam ruang simulasi sudah ada Nanwei dan 3 orang manager yang ingin melihat hasil dari pelatihan mereka bertiga. Afkar kembali memasang wajah dingin dan mulai duduk di depan komputer tepat di samping Nanwei juga di depan Nara.
“ Jeg vil opprette et nettverkssikkerhetssystem, og du bør kunne gå inn i systemet uten å utløse en alarm (saya akan membuat sebuah sistem keamanan jaringan dan kalian harus bisa masuk ke sistem tanpa memicu alarm) “ ucap Afkar.
“ kak... mas Afkar bilang apa? Nara tidak mengerti “ bisik Nara dengan menegakkan tubuhnya agar sedikit lebih dekat dengan Barra yang berdiri di belakangnya.
“ GUN, will create a network security system and you must penetrate that system without triggering an alarm (GUN, akan membuat sistem keamanan jaringan dan kamu harus menembus sistem itu tanpa memicu alarm) “ bisik Barra membuat Afkar melihatnya dengan tatapan membunuh.
Nara menganggukan kepala sebagai tanda bahwa dia sudah paham maksud Afkar, Barra melihat Afkar dengan tatapan mata tidak peduli terhadap tatapan mata Afkar yang terlihat jelas sangat cemburu dan Barra semakin ingin memprovokasi Afkar.
“ Fighting Ra (Semangat Ra...) “ ucap Barra sambil memijat kedua bahu Nara dan mengabaikan tatapan mata Afkar yang terlihat jelas semakin cemburu.
“ cemburu yang berlebihan “ gumam Barra dalam hati
__ADS_1