
“ if you don't add zeros in the fourth row, the decryption process won't last this long (kalau kamu tidak menambah nilai 0 di deret ke 4, proses dekrip tidak akan selama ini) “ ucap Nara dengan suara berat dan malas khas orang bangun tidur.
Morten bingung mendengar ucapan Nara dan melihat script yang dia buat, Marius dan Barra ikut melihat layar komputer Morten.
“ luckily your mistake this time didn't bring us back to the beginning of this challenge (untung kesalahan kamu kali ini tidak membuat kami kembali ke awal tantangan ini) “ ucap Nara sambil mengucek kedua mata dengan tangannya.
“ If this is a competition, our points are far from behind (kalau di kompetisi, point kita sudah jauh tertinggal) “ sekali lagi ucapan Nara membuat kakak beradik Yilmaz menatap layar komputer Morten dengan heran.
Barra melihat Nara dengan heran merasa bahwa Nara sedang mengingau, Barra mendekati Nara yang sudah meletakkan kembali kepalanya di meja.
“ Neptunia.... are you sleeping (Neptunia.... apa kamu tidur)? “ tanya Barra sambil memijat bahu kanan Nara untuk meyakinkan dugaannya.
“ starsiv.... did you add this zero on purpose (starsiv.... apa kamu sengaja menambah angka 0 ini)? “ ucapan Marius seketika membuat Barra melihat kembali layar komputer Morten.
“ hehehehehe..... I forgot to delete it.... sorry (hehehehehe..... aku lupa menghapusnya.... maaf) “ ucap Morten malu.
“ Neptunia, how do you know if startsiv adds zeros on that row (Neptunia, bagaimana kamu bisa tahu kalau startsiv nambah angka 0 di deret itu)? “ tanya Barra yang sudah mensejajarkan wajahnya dengan wajah Nara.
Melihat kedua mata Nara yang terpejam membuat Barra tertunduk lesu, Barra menegakkan tubuhnya dan membelai kepala Nara.
“ Dagens praksis er nok til her, Starsiv, ikke slå av datamaskinen din, og morgenen må være bedre enn i dag (latihan hari ini cukup sampai disini saja, Starsiv jangan kamu matikan komputermu dan besok harus lebih baik dari hari ini) “ ucap Barra sambil melepas coat yang dia pakai dan menutupi tubuh Nara dengan coat miliknya.
Kakak beradik Yilmaz keluar dari ruang latihan, sementara Barra duduk di sebelah Nara sambil mengamati layar komputer yang tadi Morten pakai.
“ bagaimana dia bisa tahu kalau Morten menambah angka 0 di baris ke 4? “ gumam Barra dalam hati sambil mengamati layar komputer Morten yang masih menyala.
__ADS_1
Barra dengan serius mengamati layar komputer Morten dan Nara secara bergantian.
“ Ra..... kalau kamu hamil kakak ikut senang..... tapi bagaimana dengan kompetisi on site kamu yang di luar Oslo? Apa Afkar mengizinkan kamu bepergian? “ gumam Barra dan menghela nafas panjang bingung bagaimana membawa Nara kompetisi onsite nantinya.
Saat Barra sibuk dengan pemikirannya, tiba-tiba Afkar masuk.
“ Assalamu'allaikum “ salam Afkar membuat Barra tidak jadi membelai kepala Nara.
“ wa'alaikumsalam “ balas Barra sambil berdiri dari kursi.
“ tidur? “ tanya Afkar sambil menunjuk Nara yang masih terlelap.
“ iya, setelah menyelesaikan tantangan Nara tidur..... tadi aku sempat berpikir kalau Nara mengigau saat dekrip starsiv selesai... dan mengatakan bahwa seharusnya starsiv tidak perlu menambah angka 0. Tapi saat scaryrobot melihat layar komputer starsiv ternyata apa yang Nara bilang benar. “ jelas Barra membuat Afkar tersenyum tipis dan membelai kepala Nara.
Nara menggeliat dan menegakkan kepalanya mencari tahu siapa yang membelai kepalanya.
Afkar tersenyum dan duduk di kursi yang tadi Marius pakai.
“ masih ngantuk? “ Nara menjawab pertanyaan Afkar dengan menganggukan kepala.
Barra melangkah mendekati pintu ruang latihan dan saat hendak membuka pintu ruang latihan, Barra membalikkan badannya sesaat.
“ kalau Nara sudah sepenuhnya bangun, tolong bawa keruanganku.... ada yang ingin aku tanyakan sedikit “ ucap Barra dan membuka pintu keluar dari ruang latihan.
“ serius mau gendong “ sekali lagi Nara menganggukan kepala menjawab ucapan Afkar.
__ADS_1
Afkar melingkarkan kedua lengannya di pinggang Nara dan mengangkat tubuh Nara seperti menggendong seekor panda, Nara melingkarkan kedua lengannya di leher Afkar juga kedua kakinya di pinggang Afkar. Afkar melangkah keluar dari ruang latihan dan untungnya pintu ruang latihan tidak di tutup kembali oleh Barra.
Sampai di ruangan kerja Barra, Afkar duduk di sofa dan mendudukkan Nara di kedua pahanya dengan kepala Nara yang bersandar di bahu kanan Afkar sehingga hembusan udara panas mengenai leher Afkar.
“ masih tidur dia? “ tanya Barra yang sudah duduk di depan Afkar.
Afkar membelai punggung Nara untuk membangunkannya.
“ sayang.... bangun sebentar....manager sayang ingin bicara “ ucap Afkar tangan kanan membelai kepala dan tangan kiri membelai punggung Nara.
Nara menggeliat dan melihat sekeliling, menegakkan posisi duduknya dan melihat ke belakang sesuai jari telunjuk Afkar yang sedang menunjuk Barra. Nara berdiri dari paha Afkar dan duduk di sebelah kanan Afkar.
“ Is there something that manager Singgih wants to ask? (apa ada sesuatu yang ingin manager Singgih tanyakan)? “ tanya Nara dengan nada formal.
Afkar tersenyum melihat respon Nara yang berbicara formal dengan Barra.
“ how do you know if starsiv adds zero in the fourth row? I saw that during the rehearsal earlier you didn't even look at the Starsiv computer screen and when the starsiv script started decrypting.... you were already asleep on the table (dari mana kamu tahu kalau starsiv menambah angka 0 di baris ke 4? Aku lihat selama latihan tadi tidak sekalipun kamu melihat layar komputer Starsiv dan saat script starsic mulai melakukan dekrip.... kamu sudah tertidur di meja)? “ ucap Barra serius.
“ ooo.... that.... back in my third semester of college, once I helped a research of my lecturer who was working on a dissertation on encryption and decryption of AMR format audio with the Loki97 cryptographic algorithm. And at that time I got a part for the padding process on 128 bits long, I had to record all the changes that occurred when I added or changed the numbers in each bit. One of them changes the fourth row to zero which results in the length of the data decryption iteration, it should be if the fourth row is still number one then the iteration will not last more than three minutes (ooo.... itu.... dulu waktu kuliah semester 3, saya pernah membantu penelitian dosen yang mengerjakan disertasi tentang enkripsi dan dekripsi audio format AMR dengan algorithma kriptografi Loki97. Dan waktu itu saya dapat bagian untuk proses padding pada bit sepanjang 128 bit, saya harus mencatat semua perubahan yang terjadi bila saya menambah atau merubah angka di tiap bit-nya. Salah satunya itu merubah deret ke 4 dengan angka 0 yang mengakibatkan panjangnya itersi dekripsi data, seharusnya kalau deret ke 4 tetap angka 1 maka iterasi tidak akan sampai lebih dari 3 menit.) “ jelas Nara membuat Afkar menatapnya heran begitu juga Barra yang tidak percaya dengan penjelasan Nara.
“ manager Singgih can see on the NIST website (manager Singgih bisa lihat di website NIST) “ ucap Nara santai.
“ sayang..... website apa itu? “ tanya Afkar ingin tahu.
“ website publikasi jurnal penelitian “ mendengar jawaban Nara kedua pria tersebut menepuk dahinya hampir bersamaan.
__ADS_1
Meskipun Afkar dan Barra tidak paham detail website tersebut tapi bila sebuah jurnal penelitian sudah terpublikasi maka penelitian itu sudah di akui oleh para peneliti international.