
“ tentu.... biarkan Shield yang membawa 14 kotak mahar Fajrin..... tapi bagaimana dengan pakaian mereka.... apa mereka mengenakan jas dan celana berwarna hitam? “ ucap Afkar yang tersenyum melihat Nara yang terlihat serius mengamati perangkat server.
“ baguslah kalau begitu.... sebentar lagi biar salah satu pengawal Azkar mengantar seragam mereka ke club..... apa kamu sekarang berada di club? “ ucap Freya dengan lega karena masalah pembawa mahar sudah teratasi.
“ iya Amma.... aku mendampingi Nara latihan..... Afkar tunggu pakaian seragamnya.... Assalamu'allaikum “ ucap Afkar dan memutus sambungan telepon setelah mendengar salam Freya.
Mserrano dan Jonathanj menatap Afkar penuh tanya.
“ i overmorgen klokken åtte om morgenen er dere alle hjemme hos broren min.... dere kan bruke Shield-bussen..... Amma trenger 14 mann for å bringe medgiften til Fajrin... og de vil ta med medgiftsboksen (besok lusa jam 8 pagi kalian semua sudah berada di kediaman abangku.... kalian bisa pakai bus Shield..... Amma butuh 14 pria untuk membawa mahar Fajrin.... dan mereka yang akan membawa kotak mahar itu) “ ucap Afkar sambil menunjuk D4rkC0d3, BlackShield dan RedShield yang sedang berlatih di ruangan terpisah.
“ du ... ta med den lille familien din ... og du ... bare ta med kvinnen du vil ta med (kamu.... bawa keluarga kecilmu.... dan kamu..... bawa saja wanita yang mau kamu bawa) “ ucap Afkar sambil menunjuk Mserrano dan Jonathanj bergantian.
Tepat tengah hari di saat para pemain Shield sedang beristirahat makan siang dan sholat, seorang pengawal Azkar sudah berdiri di lobi dengan membawa 14 pasang pakaian seragam untuk mereka kenakan di acara pernikahan Fajrin. Afkar segera menyuruhnya masuk ke ruang tengah atau ruang simulasi kompetisi dan meminta pada Mserrano, Jonathanj juga Barra untuk menghentikan latihan para pemain meraka.
Satu persatu para pemain D4rkC0d3, BlackShiled dan RedShield mencoba satu persatu kemeja jas dan celana yang akan mereka pakai di acara Fajrin.
Afkar sendiri yang mengatakan pada mereka bahwa keluarganya membutuhkan bantuan mereka untuk membawa kotak mahar, membuat otak para anggota BlackShield dan RedShield berpikir sebanyak apa mahar dari kakak laki-laki Neptunia. Bahkan kakak beradik Yilmaz mau pun Barra pun tidak tahu apa Mahar Fajrin untuk calon istrinya.
__ADS_1
“ kalian semua harus sudah berada di rumah abangku tepat pukul 8 pakai bus Shield dan dere... gå med meg (kalian.... berangkat bersamaku) “ ucap Afkar sambil menunjuk setiap pemain Shield.
Afkar memastikan bahwa ke 14 pemain Shield mendapatkan semua pakaian seragam dari Freya, Afkar melihat Nara yang memilih duduk di salah satu sofa yang tidak jauh dari ruang santai. Nara terlihat menggerakkan gerakkan kedua pergelangan kakinya, tidak hanya Afkar yang melihat Nara tapi Mari juga.
“ Nara... føler du noe ubehagelig (Nara.... apa kau merasakan sesuatu yang kurang nyaman)? “ pertanyaan Mari membuat Nara terkejut dan sedikit menarik kakinya.
“ Anklene mine gjør litt vondt når jeg står eller går for lenge (pergelangan kakiku terasa sedikit sakit kalau aku terlalu lama berdiri atau berjalan) “ ucap Nara yang kembali menggerak-gerakkan pergelangan kakinya.
Mari tersenyum mendengar ucapan Nara.
“ tilstanden din er fortsatt ganske bra ... selv om bena dine føles tunge for å støtte vekten ... men jeg kan se at bennervene dine ikke har blitt komprimert ... har du noen gang følt hevelser i ett ben eller kanskje begge deler ben? (kondisi kamu masih cukup bagus... meskipun kedua kakimu merasa berat menopang berat badanmu.... tapi aku melihat syaraf kaki kamu belum tertekan....... apa kamu pernah merasakan bengkak di salah satu kaki atau mungkin kedua kaki?) “ pertanyaan Mari membuat Nara berpikir sesaat.
“ mmmm...... Alhamdulillah inntil dette øyeblikk..... beina mine er ikke hovne i det hele tatt (mmmm...... Alhamdulillah sampai detik ini..... kakiku tidak mengalami pembengkakkan sama sekali) “ ucap Nara sedikit ragu.
Mari tersenyum mendengar jawaban Nara.
“ Selv om du senere føler at anklene, føttene eller hendene er hovne, er det normalt. Fra nå av, ikke spis mat som inneholder for mye salt, drikk mye, bruk komfortable sko og ikke ha for trange sokker, ikke sitt for lenge, prøv å stå eller gå en stund for å forbedre deg blodsirkulasjonen, og hvis du kan, tren hver morgen, til og med bare en morgentur eller kanskje en svømmetur. (kalau pun nanti kamu merasa pergelangan kaki, kaki atau pun tangan kamu mengalami pembengkakkan itu hal yang wajar. Mulai sekarang jangan makan makanan yang terlalu banyak mengandung garam, banyak minum, pakai sepatu yang nyaman dan jangan gunakan kaos kaki yang terlalu ketat, jangan terlalu lama duduk usahakan berdiri atau berjalan sebentar untuk memperlancar peredaran darah, dan kalau bisa setiap pagi lakukan olah raga meski pun hanya berjalan pagi atau mungkin berenang.) “ tanpa mereka sadari Afkar sudah berdiri di belakang mereka mendengarkan penjelasan Mari.
__ADS_1
“ sayang mau berenang? “ suara Afkar yang tiba-tiba membuat Mari dan Nara sedikit terkejut.
“ Astagfirullah mas..... mas suka sekali buat Nara terkejut “ ucap Nara sambil menengadahkan kepala dan tangan kirinya menarik tangan Afkar untuk duduk di sebelahnya.
“ må kostholdet til Nara endres (apa pola makan Nara harus di rubah)? “ tanya Afkar sambil meraih kaki kiri Nara dan dia letakkan di pangkuannya.
“ prøv ikke for mye salt (usahakan jangan terlalu banyak garam) “ ucap Mari sambil berdiri dari sofa.
Entah kenapa Mari paling malas melihat pasangan yang bermesraan, saat waktu istirahat bagi pemain Shield selesai. Barra menepuk bahu Afkar.
“ Ra...... mereka sudah menunggumu “ ucap Barra membuat Afkar segera berdiri.
Selepas istirahat siang, seluruh pemain Shield kembali berlatih termasuk D4rkC0d3 yang kali ini mendapat materi latihan yang berbeda dari Mserrano. D4rkC0d3 berlatih hingga pukul 5 sore karena Erhan tidak ingin makan malam tanpa kehadiran cucu-cucunya, jadi dengan sangat terpaksa Barra hanya membatasi latihan D4rkC0d3 hingga pukul 5. Beda seperti saat di Olso meski pun Nara sudah pulang bersama Afkar, kakak beradik Yilmaz tetap berlatih hingga pukul sepuluh malam.
Makan malam di kediaman Afkar kali ini berbeda dengan makan malam di malam sebelumnya, karena Fajrin harus bermalam di rumah Azkar hingga hari pernikahannya. Erhan melihat makan malam Nara yang sedikit berbeda dengan yang lain, dan Afkar melihat sorot mata Erhan yang hendak bertanya pada Nara. Tapi belum sempat Erhan bertanya, Afkar menjelaskan apa yang dia dengar dari penjelasan Mari pada Nara.
Selama 2 hari D4rkC0d3 berlatih keras di club house, karena pada hari ketiga mereka akan ikut ambil bagian di pernikahan Fajrin.
__ADS_1