
namun Ayaka sangat marah pada mamahnya dan menilai jika Lely lebih membela Sandra ketimbang dirinya yang notabene adalah anaknya.
Ayaka sudah jatuh cinta pada Aidan sejak ia masih duduk di sekolah menengah pertama.
cinta monyet yang menjadi obsesinya karena bukan hanya cinta yang ia pertaruhkan namun sebuah gengsi dan juga tujuan hidup.
Ayaka selalu ingin menjadi wanita nomor satu di negara itu.
Ayaka selalu ingin menjadi nomor satu dan hidup bergelimang harta.
ia melihat hanya ada yang cocok menjadi kandidat bersanding bersamanya.
sekalipun dua keluarga dibawah Aidan memiliki tuan muda yang terkenal tampan namun menurut Ayaka ketampanan Aidan di atas rata-rata begitu juga kekayaan keluarga lawrence yang berada di puncak piramid negara tersebut.
"sayang jangan pergi Mama mencurigai Aidan memiliki maksud lain.
ingat terakhir kali dia bertandang ke rumah kita dia mengabaikan mu dan langsung pergi mengejar Sandra"
"Mama ini tidak suka aku dikejar oleh Aidan jelas-jelas kini Aidan menyadari kesalahannya dan kembali mengejar ku.
apa Mama lebih suka dengan anak tiri Mama itu"
"bukan begitu sayang mama...."
"sudah lama aku akan jalan sekarang juga aku tak mau kencan pertamaku ini gagal hanya karena mendengar ocehan mama"
"Ayaka, Mama mengatakan ini karena mama khawatir kamu terluka dengan sikap Aidan yang hanya memanfaatkan mu saja"
"cukup mah semua orang mungkin bisa seperti itu tapi aku lihat tuan muda Lorenz itu bukan orang seperti itu Aku sudah terlambat,
Aku pergi"ucap Ayaka langsung masuk ke dalam mobilnya dan langsung tancap gas tak perduli teriakan Lely memanggilnya
Ayaka malah membunyikan suara musik kencang mengekspresikan hatinya yang ini sedang bahagia.
berkali-kali ia melihat di kaca spion riasan wajahnya ia tidak mau terlihat tidak sempurna di depan Aidan.
ayaka akan berusaha bagaimanapun untuk memikat Aidan.
__ADS_1
iya tak akan membiarkan Sandra kembali memiliki Aidan jika memang dahulu mereka memiliki hubungan Ayaka merasa percaya diri
ia merasa lebih cantik di bandingkan dengan Sandra.
Ayaka merasa sangat yakin Aidan memilihnya ketimbang Sandra Sebab Ayaka merasa iamemiliki kecantikan lebih dan juga kedudukan sosial yang lebih tinggi dari Sandra.
sementara di sebuah restoran Aidan sudah duduk menanti kedatangan ayah.
iya paling tidak suka menunggu sesuatu yang membuatnya sangat bosan.
namun demi mengetahui keberadaan Sandra Aidan berusaha menahan itu semua.
akhirnya yang ditunggu datang Ayaka datang dengan senyum lebar berjalan melenggak-lenggok mendekati Aidan
Ayah berusaha menampilkan senyum terbaiknya ia tak mau Ayaka curiga padanya.
Aidan harus menyembunyikan maksud dan tujuannya untuk mengadakan makan siang hari itu.
"Maaf tuan muda, aku terlambat"
"Tak masalah, aku juga baru saja sampai"ucap Aidan tersenyum manis.
Aidan berbohong Jika ia baru saja tiba.
hati Ayah kah yang naif bersorak bahagia.
ia mengira Aidan rela menunggunya karena Aidan tertarik padanya.
Aidan bangkit lalu menarik kursi mempersilakan Ayaka duduk.
tak lama pelayan datang dengan menu yang biasa dipesan oleh Ayaka membuat bola mata Ayaka berbinar senang.
Aidan memang sebelumnya mencari tahu Apa makanan favorit Ayaka dan itu tidak sulit sebab restoran yang sering didatangi Ayaka adalah salah satu restoran milik keluarga dari pihak suaminya Bibi, Ruth Lawrence
"bagaimana kau tahu makanan kesukaanku???"
"aku hanya menggunakan sedikit kekuasaanku untuk mengetahui apa yang kau suka dan tidak apakah kau senang????"
__ADS_1
"te..tentu saja"ucap Ayaka, wajahnya merah merona karena senang hatinya berbunga-bunga mendengar ucapan.
dalam hatinya memakai Lely yang terlalu sensitif dan berprasangka buruk pada Aidan.
nyatanya Aidan memang benar-benar tertarik padanya.
Akhirnya makan siang itu berjalan dengan lancar.
senyum terus merekah di bibir Ayaka, sementara hati Aidan sangat kesal ia harus menahan kekesalannya selama makan siang berlangsung.
"maafkan kelakuanku yang tidak sopan tempo hari.
aku hanya terkejut melihat seseorang yang kukenal ternyata berada di kediamanmu"
"sudahlah tuan muda aku sudah memaafkan mu sudah jangan bahas masalah itu lagi"
"aku tidak membahas aku hanya meminta maaf untuk sesuatu yang tidak seharusnya aku lakukan."
"tak apa aku sudah memaafkan mu"
"apa hubunganmu dengan kakak tirimu buruk sepertinya kalian sangat membenci Sandra
aku bisa mengerti mengapa kalian sangat membenci Sandra"
"Ya begitulah
aib keluargaku yang paling kelam.
kami sampai saat ini masih syok dengan kehadiran Sandra di keluarga kami.
Aku berharap dia tidak tinggal di kediaman kami agar aku dan mama tidak merasa sesak nafas melihat wanita kampung itu"
tanpa Ayaka sadari di balik meja tangan Aidan terkepal kencang karena mendengar ayah akan mengatakan Sandra sebagai wanita kampung.
"aku mengerti dan bisa memahaminya.
tapi kalian satu ayah"
__ADS_1
"tuan muda Lawrence aku tidak suka membahas wanita kampung itu bagaimana jika kita membahas tentang kita"
"Ide bagus" ucap Aidan menggerutu dalam hati