
"Van itu memang tidak terdeteksi, namun ada berapa mobil besar yang melintas, kemungkinan..."
"Apa kau curiga Van itu...."tanya Layla mengerti maksud Brian
"Tepat, periksa nomor polisi mobil itu dan kita akan menemukan mereka!!!!" ucap Brian.
"Biar aku lakukan" ucap Aaron masih meringis kesakitan, namun i mau menyombongkan kemampuannya dalam hal ini didepan
Bukan hal yang sulit menemukan plat mobil dan pemiliknya serta kemana mobil itu pergi,
"Binggo....
Perusahaan pindahan Athena"ucap Aaron melirik Layak berharap wanitabitu kagum dengan kemampuannya, namun Layla terlihat cuek
"Baik kita kesana, aku yakin kita akan mendapatkan informasi dari mereka"ucap Brian bangkit
"Aku ikut"
"Tidak Layla, tinggallah di kediaman, jika ada sesuatu kabari kami" ucap Brian.
jika Layla ikut malah akan menggangu konsentrasinya, sebab Layla dan Aaron tidak cocok dan sejak tadi mereka terus bertengkar kata-kata
"Baiklah, aku akan pulang ke mansion tepi pantai, tapi kemana Catty dan Kendrick????" tanya Layla mencari keberadaan dua orang itu
"Aku lihat Ken tadi pergi tergesa-gesa setelah menerima panggilan masuk" ucap Aaron yang melihat kepergian sahabatnya, namun ketiganya tak tahu jika Aidan kecelakaan
"Baiklah, layla kabari aku jika kau Memili info apapun yang penting, mungkin saja penculiknya menelpon, itu harapanku, tapi jika ini konspirasi yang di lakukan oleh Nina atau siapapun yang motifnya bukan uang, maka...
Kita harus siap dengan kemungkinan terburuk"
"Aku yakin Sandra bisa bertahan, tolong selamatkan saudariku" ucap Lyla menitikkan air mata, perkataan Brian membuatnya angat ketakutan, ia takut keselamatan Sandra terancam terlebih kini ia sedang hamil besar.
"Percayakan pada kami"
__ADS_1
"Jangan. Khawatir aku akan membawa Sandra pulang Dengan selamat" ucap Aaron untu k pertama kalinya terlihat serius
"Jaga diri kalian" ucap Layla, Brian dan Aaron memgaguk mantab, mereka segera menuju parkiran keduanya segera melajukan kendaraan mereka menuju perubahan jasa pindahan itu, di ikuti anak buah Ken, nak buah Brian dan juga anak buah Aaron.
Satu jam kemudian mereka sudah sampai di perusahaan jasa indahan,.resepsionis tak bisa berbohong, mereka takut akan pengaruh keluarga nomor tiga itu, resepsionis mengatakan jika mobil itu sudah kembali satu jam lalu, mereka segera menuju parkiran dan menemukan truck container tersebut sudah terparkir rapih,
"Cari supir truck mobil itu, dia pasti tahu kemana Van itu pergi, jika perlu lakukan seperti biasa untuk mendapatkan informasi dari mulutnya
"Baik ketua" ucap anak buah Brian langsung menyebar.
Sementara itu Aaron dan Brian langsung memeriksa ke dalam truck container itu.
Brian memeriksa semuanya dengan teliti, bahkan ia menggunakan alat deteksinya untuk mengetahui kemungkinan yang terjadi sla.van itu
"Mereka mengganti warna Van itu"
"Darimana kau tahu????" tanya Aaron takjub
"Ini.... Noda ini baru dan disana juga ada.
"Sial mereka lihai sekali"ucap Aaron memukul sendiri tangannya
"Ketua, kami menangkap seseorang yang mencurigakan"ucap anak buah Brian
"Dia, dia supir truck ini." ucap si resepsionis
"Nona, saya di sekap dan saya baru berhasil kabur" ucap pria itu dengan wajah pucat
"Tuan muda, pria ini kami tangkap karena berusaha pergi dari lokasi ini secara diam-diam"
"Dia,... Sialan kau yang mengirim orang menyekap ku kan???" geram si supir
"Aku tidak..."
__ADS_1
BUGHHHHH
Supir truck container tersebut langsung menghadiahkan bogem mentah pada pria itu
"Nona siapa pria itu??"
"Dia baru bekerja seminggu yang lalu , aku pikir...."
"Jadi benar dia yang membawa truck itu dan menyekap supir aslinya????"
"Ampun.....
Ampun....
Saya hanya di mintai tolong seseorang, dia berkata bahwa...."
si asisten supir truck container itu menjelaskan kejadiannya. Ia saja baru sadar mengapa ia melakukan itu dan membantu si supir membuka ikatannya sang supir masih dalam pengaruh tidak tahu menahu dan setelah ia siuman ia berusaha mencari tahu keadaan, ia berfikir jika perubahan mereka di satroni maling.
"Bagaimana ciri-ciri orang itu??" tanya Brian.
dalam hatinya menduga sesuatu
Si pria tersebut menjelaskan dengan detail ciri-ciri orang tersebut
"Ninaaaa....."ucap Aaron dan Brian bersamaan.
Mereka sangat yakin Nina sebab wanita kidal dengan rambut hitam sebahu dan mata sipit, di negara ini hanya sedikit yang memiliki ciri itu,, yang terpenting adalah Kalung yang Nina pakai, liontin KN
Entah bodoh atau terlalu percaya diri,
"Sungguh tuan, tolong ampuni saya, saya juga tak tahu apa yang baru saja saya lakukan" ucap pria itu ketakutan karena ia sangat mengenal siapa Aaron dan Brian.Dua kekuatan besar dari dua keluarga ternama
Ponsel Brian berbunyi, panggilan masuk dari Layla pria tampan itu segera mengangkatnya
__ADS_1
"Apaaaa???, baik kami sudah tahu dalangnya.
Jangan khawatir, kamui akan mencari Sandra walau harus ke lobang semut sekalipun" ucap Brian